وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
“Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra:79)
Shalat malam memiliki keutamaan yang sangat besar sehingga menjadi sangat penting bagi siapa pun yang menginginkan kesempurnaan iman.
Meneladani Etika Tidur Nabi
Menjadi ikhtiar yang top untuk bangun malam adalah meniru cara Nabi tidur: (1) Menghadap kiblat; a. Dengan cara terlentang pada tengkuknya, wajah, dan bagian lekuk kedua kakinya dihadapkan kiblat, cara yang demikian bagi pria mubah dilakukan dan makruh bagi wanita; b. Tidur dengan bertumpu pada tubuh bagian kanan sebagaimana orang yang meninggal diliang lahatnya. Tidur dengan cara ini dengan menghadapkan wajah dan tubuh bagian depan ke arah kiblat; (2) Memperbanyak zikir saat hendak tidur; (3) Tidur dalam kondisi suci dari hadas dan najis; (4) Tidur dalam kondisi mentaubati dosa; (5) Mempersiapkan alat-alat yang digunakan untuk membersihkan diri saat bangun tidur, seperti siwak, air dsb; dan (6) Berdoa. (Murâqil-‘Ubûdiyyah: 1-3).
Mengatur Pola Makan
Salah satu dari enam poin wasiat yang disampaikan oleh wali abdal kepada seorang saleh yang disebutkan dalam buku At-Tazkîrul-Musthafâ halaman 143 adalah:
من أكثر الأكل فلا يطمع في قيام الليل.
” Barangsiapa banyak makan, maka dapat dipastikan tidak akan bangun malam untuk ibadah.”
Membaca Amalan Ini
Disebutkan bahwa salah satu khasiat surah Al-Kahfi ayat 107-110 adalah untuk meminta kepada Allah agar dibangunkan pada saat tertentu pada malam hari. Bahwa barang siapa yang menghendaki bangun malam maka bacalah empat ayat terkahir surah al-Kahfi dan mintalah kepada Allah agar dibangunkan pada waktu yang dikehendaki.
Baca juga: Tips Agar Tubuh Tetap Fit Saat Berpuasa
Ketika sudah bangun dari tidur pada tengah malam, tidak jarang rasa kantuk masih mengikat mata. Sebagai solusi, Anda bisa mengambil faedah surah al-A’raf ayat 54-56 sebagaimana yang disebutkan dalam ad-Durrun-Nazhim fÎ Khawashil-Quranil-‘azhim hal. 54:
من قرأ ان ربكم الله الى قوله المحسنين وسأل الله ان ينفي عنه النوم نفاه عنه
“Barangsiapa yang membaca ayat “Inna rabbakumullâh” hingga “al-Muhsinîn” dan memohon kepada Allah agar tidak tidur, maka Allah akan menolaknya dari tidur.”
Lakukan Ini Pada Siang Hari
Termasuk faktor yang berpengaruh pada seseorang bisa bangun malam atau tidak adalah aktivitas pada siang hari. Berikut yang perlu dipertimbangkan: (1) Tidur siang atau tidur qailulah. Dengan begitu, rasa lelah seharian tidak akan terakumulasi pada malam hari. Selain itu, tidur siang bisa meningkatkan respon otak, meningkatkan kemampuan belajar, dan memperbaiki kemampuan koordinasi. Tak hanya itu, penelitian di Jepang juga menunjukan bahwa tidur siang selama 15 menit bisa mengurangi ketegangan dan stress (lebih lengkap shearcing di internet); (2) Banyak sekali referensi yang menyebutkan bahwa jika pada siang hari seseorang lebih cenderung berbuat maksiat, maka ia akan sulit bangun malam untuk beribadah. Maksiat yang dilakukan pada siang hari akan menghambat jasmani rohani untuk tergerak melakukan qiyâmul-lail.
Mempersiapkan Benda-Benda Ini
(1) Siapkan alarm super untuk membantu bangun malam. Bisa berupa alarm jam weker, alarm gawai, atau alarm makhluk hidup; keluarga, teman atau, orang-orang terdekat untuk membangunkanmu; (2) Handuk dan air, air dan alat semprot, balsem, atau apa saja diletakkan di dekat tempat tidur sebagai alat bantu melenyapkan rasa kantuk sehingga bisa merasa lebih fresh; dan (3) Benda apapun yang bisa menggugah semangat dan memotivasi untuk bangun malam, semisal ilustrasi Dajjal, sketsa setan, ilustrasi neraka, foto ulama, orang tua. Sesuai karakter dan kecenderungan masing-masing.
Baca juga: Tips Bertamu Di Rumah Allah
Istikamah
“Hasil tidak akan menghianati proses.” Kalam ciamik ini juga berlaku pada usaha siapa pun yang berkeinginan bangun malam. Konsistenlah dalam usaha. Maka apapun yang dinginkan kelak akan tercapai.
Berdoalah
Apapun yang diusahakan, Allah adalah penentu. Usaha batin dengan doa dan harap kepada Allah akan menjadikan power usaha zahir semakin kuat.
Terakhir, apapun tips yang disampaikan dalam tulisan ini, akan menjadi sia-sia jika tidak tertanam niat kuat untuk bangun malam. Pada dasarnya, niat kuat itulah yang paling menentukan siapa pun akan bangun malam atau tidak.
M Romzi Khalik/sidogiri




