Berpuasa adalah salah satu cara untuk melakukan proses detoksifikasi atau pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh. Namun proses detoksifikasi ini tidak akan maksimal jika tidak diimbangi dengan penerapan gaya hidup sehat selama puasa.

Itu sebabnya asupan makanan saat sahur dan berbuka serta kebiasaan yang dilakukan selama puasa sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini dilakukan agar Anda tetap sehat dan fit saat puasa.

Berikut ini beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan selama bulan ramadan agar tubuh tetap fit saat puasa:

  1. Jangan lewatkan sahur

Cara paling sederhana untuk tetap fit saat puasa adalah jangan pernah lewatkan sahur. Sama seperti sarapan pagi, sahur adalah bagian terpenting untuk menambah asupan energi selama seharian sampai tiba waktu berbuka. Makanlah yang dianjurkan saat sahur adalah makanan yang kaya karbohidrat kompleks, serat dan protein.

  • Penuhi kebutuhan cairan

Sebagaian besar tubuh kita terdiri dari air, dan kita membutuhkan jumlah yang sama dengan air yang terbuang saat kita berpuasa. Minumlah setidaknya 8-12 gelas air putih sehari. Anda bisa memenuhi cairan tersebut saat berbuka puasa hingga saat sahur agar membantu tubuh tetap terhidrasi.

Selain itu, ada baiknya Anda menghindari kopi dan minuman yang berkafein lainnya. Pasalnya, kafein bersifat diuretik yang membuat kita lebih sering buang air kecil, sehingga cairan dalam tubuh cepat hilang.

  • Tidak berlebihan saat berbuka

Selama Ramadan, waktu yang paling dinanti adalah waktu berbuka. Namun sayangnya banyak orang yang berlebihan ketika menyantap hidangan berbuka. Langsung memakan banyak makanan saat berbuka akan membuat perut kembung dan begah. Itu sebabnya berbuka puasalah dengan makan secukupnya.

Anda bisa makan secara bertahap, saat berbuka makanlah makanan yang ringan seperti salad buah, es buah, kurma, atau air putih saat Azan dan baru makan besar saat selesai salat Maghrib.

  • Hindari makanan berminyak

Menu gorengan untuk berbuka puasa memang menggoda sekali. Namun makanan berminyak akan membuat sel darah merah menggumpal sehingga menyebabkan aliran oksigen menjadi berkurang hingga 20 persen. Akibatnya Anda akan mengantuk pada siang hari.

  • Mengurangi makanan dan minuman yang manis

Anda juga diharuskan mengurangi minuman dan makanan manis serta produk olahan. Makanan atau minuman manis memang penting dikonsumsi saat berbuka untuk menormalkan gula darah. Hanya saja, Anda harus memperhatikan porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi, apalagi jika rasa manis tersebut terbuat dari gula.

Baca juga: KIat-Kiat Sebelum Berolahraga

Jika ingin makanan/ minuman yang manis, Anda bisa minum susu rendah lemak namun tinggi serat dan protein sebagai pengganti minuman manis tinggi kalori.

Perlu disadari, minuman dan makanan manis yang dikonsumsi secara rutin selama bulan Ramadan jutru akan menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas.

  • Olahraga dan aktivitas fisik

Puasa bukan jadi halangan untuk melakukan aktivitas fisik. Anda bisa melakukan olahraga dengan intesitas ringan sampai setelah berbuka puasa, saat tubuh sudah terpenuhi asupan energinya. Lakukan olahraga selama 30 menit dengan jalan kaki, bersepeda, jogging ataupun latihan lain yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Waktu yang dianjurkan untuk berolahraga saat puasa adalah sehabis sahur atau setelah berbuka. Berolahraga di siang hari saat puasa berpotensi menyebabkan kelelahan kronik yang bisa berujung pada dehidrasi atau kekurangan cairan.

  • Tidur yang cukup

Selain memerhatikan asupan makanan, pengaturan pola tidur juga merupakan hal yang penting. Mengantuk selama puasa bukanlah disebabkan karena tidak makan dan minum seharian, melainkan karena Anda tidak memiliki waktu tidur yang cukup.

Fauzan Imron/sidogiri

Baca juga: Menteri Pemuda dan Olahraga Resmikan Funbike Sepeda Santri

Spread the love