Menu makan Rasulullah dan shahabat;

Roti

  • Facebook
  • Twitter
  • Gmail

Roti adalah salah satu menu makanan Rasulullah. Roti yang paling sering dikonsumsi Rasulullah adalah roti yang terbuat dari gandum. Rasulullah juga pernah mengonsumsi roti yang dicampur dengan samin (mentega yang terbuat dari lemak hewani yang dimurnikan).

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah menganjurkan untuk mengonsumsi roti dengan anggur, hidangan tersebut oleh Nabi disebut dengan “Murâzamah”. (Lihat, Ihya ‘Ulumidîn, II/577).

Makanan Manis

Menu Makan Rasulullah
  • Facebook
  • Twitter
  • Gmail
Menu Makan Rasulullah

“Rasulullah menyukai makanan manis dan madu…”

Hadis di atas menunjukkan bahwa Rasulullah menyukai makanan manis. Imam al-Qastalani menyebutkan bahwa makanan manis yang disenangi Nabi adalah “majî’” (kurma yang diuli dengan susu). Ada pula ulama yang menyatakan bahwa yang disukai Nabi adalah setiap makanan manis secara umum.

Baca Juga; Menu Makan Rasulullah dan Shahabat (1)

Madu

Menu Makan Rasulullah
  • Facebook
  • Twitter
  • Gmail
Menu Makan Rasulullah

“Rasulullah menyukai makanan manis dan madu…”

Dalam hadis sahih di atas disebutkan dengan tegas bahwa Rasulullah menyukai madu. Imam an-Nawawi menyebutkan bahwa penyebutan kata “al-‘asl” (madu) setelah kata “al-h alawâ” (makanan manis) adalah menunjukkan kemuliaan dan keistimewaan dari madu itu sendiri. Sebab madu adalah termasuk kategori makanan manis, namun disebutkan secara khusus dalam hadis di atas.

Imam Ibnu Baththal menukil pernyataan ulama bahwa hadis di atas menunjukkan khasiat yang terkandung dalam madu yang tidak diragukan lagi, oleh sebab itu amat baik untuk dikonsumsi.

Dalam riwayat lain Rasulullah menyebutkan bahwa madu juga berfungsi sebagai obat:

عن ابن عباس عن النبي صلى الله عليه وسلم قال الشفاء في ثلاثة في شرطة محجم او شربة عسل او كية بنار وانا انهى امتي عن الكي (رواه البخاري)

Sabda Rasulullah di atas selaras dengan ilmu kesehatan kekinian yang menyatakan bahwa madu mampu mengobati dan meredakan berbagai macam penyakit.

(Lihat, al-Minhâj Syarhu Shahîh Muslim bin al-Hajjâj, X/ 77; Syarhu Shahîhil-Bukhârî li Ibni Baththâl, VI/60)

(Lihat, ‘Aunul-Ma’bud Syarhu Sunan Abî Dâud, X/127; al-Minhâj Syarhu Shahîh Muslim bin al-Hajjâj, X/77)

M Romzi Khalik/sidogiri