Pada saat ini, sudah terdapat sekitar enam DKS yang tersebar di sejumlah daerah, Bekasi, Surabaya, Lumajang, Kalimantan, Sidoarjo dan Jember. Dua di antaranya masih dalam proses penyelesaian pembangunan, yaitu Sidoarjo dan Jember.
Pada DKS yang berada di Kabupaten Jember, tepatnya di Krajan Lor, Balung Kulon, Balung, Jember dapat dibilang unik dan menarik. Pasalnya, bangunan ini berbeda dengan DKS pada umumnya, yaitu dirancang dengan bentuk bangunan yang cukup bagus dan indah.
Mulanya, bangunan ini adalah milik H. Syamsul Arifin Kholil seorang simpatisan Sidogiri yangkemudian dihibahkan pada Pondok Pesantren Sidogiri. Ia mendirikan bangunan yang cukup besar tersebut awalnya sebagai tempat pengajian dan semacamnya untuk masyarakat sekitar. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, ia berkeinginan jika bangunan yang berdiri di atas lahan sekitar satu hektar itu difungsikan sebagai lembaga pendidikan Islam. Maka, pada Senin (21/03/2022) dilakukanlah penyerahan tanah dan bangunan oleh H. Syamsul Arifin Kholil kepada KH. Bahruddin Thoyyib selaku Ketua Umum Pondok Pesantren Sidogiri untuk dijadikan Darul Khidmah Sidogiri.
| BACA JUGA : JIHAD KULTURAL KAUM SARUNGAN
Hal yang unik dan menarik dari DKS Jember ialah bentuk bangunannya yang terbilang megah dan mewah. Bahkan, setiap kamar dari gedung DKS tersebut direncanakan akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, seperti tempat tidur bagi setiap orang, AC, lemari dengan kapasitas besar dan sebagainya.
“Banyak orang yang menganggap pondok itu kumuh, kotor, jorok. Orang mondok mau jadi apa sebab masa depannya suram, yang dipelajari tidak sesuai zaman. Makanya, saya kemudian berpikir, tidak apa-apa jika orang menganggap demikian, tetapi saya ingin memuliakan orang yang mencari ilmu agama. Sebab, anak-anak yang mencari ilmu agama merupakan generasi emas, mereka yang nantinya akan melanjutkan perjuangan dalam membela agama dan negara,” ungkap H. Syamsul Arifin Kholil saat ditemui di kediamannya.
Dari sinilah, pengurus Pondok Pesantren Sidogiri menilai bahwa Darul Khidmah Sidogiri yang berada di Jember merupakan DKS khusus, baik dari segi bangunan, fasilitas dan peserta didik yang nantinya belajar di tempat tersebut.
Mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan di DKS-Khusus Jember itu sama seperti DKS pada umumnya, yaitu mengacu pada sejumlah kegiatan yang ada di Pondok Pesantren Sidogiri, penanaman nilai-nilai spiritual dan keilmuan agama Islam meliputi shalat berjamaah dan shalat sunah rawatib, pengajian al-Quran, pembelajaran kitab kuning, pembacaan zikir dan shalawat, jam belajar dan lain sebagainya




