MILAD FATIMAH KERAP MENGUNDANG KONTROVERSI
Ada satu hal menarik terkait hari-hari besar Syiah. Dalam beberapa momen, hari-hari bahagia (seperti hari lahir para imam) biasanya disusul dengan hari-hari kesedihan (hari wafat). Contohnya, hari lahir Sayidah al-‘Aqilah Zainab binti Ali (5 Jumadal Ula), disusul dengan hari wafatnya Sayidah Fathimah az-Zahra (10 Jumadal Ula). Pada dua hari pertama Rajab, pemeluk Syiah merayakan hari lahir Imam Muhammad al-Baqir dan Imam Ali al-Hadi, lalu disusul hari wafat Imam Ali al-Hadi keesokan harinya di tanggal 3.
Kemudian pada 15 Ramadan yang diperingati sebagai hari lahir Imam Hasan bin Ali, segera disusul dengan peringatan tragedi penusukan Imam Ali bin Abi Thalib oleh Ibnu Muljam 4 hari kemudian. Kajian berikut akan mengulas hari-hari penting bagi umat Syiah pada triwulan kedua kalender hijriah (Jumadal Ula s.d Syaban).
JUMADAL ULA
2 Jumadal Ula, hari wafat Imam Jakfar ash-Shadiq, imam ke-6 Syiah. Beliau wafat tahun 148 H di Madinah pada masa Khalifah Abu Jakfar al-Manshur (menjabat 136-158 H). Menurut Syiah, hampir semua imam mereka wafat karena diracun oleh para khalifah, baik dari Daulah Umayah maupun Abbasiyah. Satu hal yang jelas menggambarkan watak keberagamaan mereka yang berseberangan dengan Ahlussunah wal Jamaah.
5 Jumadal Ula, hari lahir Sayidah al-‘Aqilah Zainab binti Ali bin Abi Thalib. Beliau lahir di Madinah tahun ke-5 H dan merupakan anak ke-3 pasangan Imam Ali dan Sayidah Fathimah setelah Sayidina Hasan dan Husain.
10 Jumadal Ula, Perang Jamal antar kubu Sayidah Aisyah, Thalhah bin Ubaidillah dan az-Zubair bin Awam yang menuntut qishash atas terbunuhnya Khalifah Utsman, melawan kubu Imam Ali bin Abi Thalib yang didukung pasukan Kufah. Meski tidak diperingati secara khusus, namun peristiwa yang terjadi di Basrah tahun 36 H ini memiliki dampak yang sangat besar terhadap sejarah umat Islam secara umum, karena akan merembet kepada peristiwa-peristiwa besar lainnya, seperti Perang Shiffin, Tahkim, Perang Nahrawan, hingga perpecahan umat di era Umayah dan Abbasiyah. Setidaknya demikian menurut Muhamad Jawad Mughniyah, tokoh Syiah kontemporer asal Lebanon (1904-1979). Padahal jika ditelusuri lebih mendalam, semua tragedi yang menimpa umat Islam semenjak masa Imam Ali–termasuk Perang Jamal sekalipun, adalah dampak dari pemberontakan yang menyebabkan Khalifah Utsman terbunuh. Ijtihad yang berbeda dalam merespon peristiwa inilah yang menyeret umat Islam ke dalam perpecahan yang tak berkesudahan.
13 Jumadal Ula, hari wafat Sayidah Fathimah, dua bulan setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam wafat. Dalam pandangan Ahlussunah, beliau wafat karena kesedihan yang mendalam atas wafatnya Baginda Rasul.
Akan tetapi menurut Syiah, kesedihan Sayidah Fathimah tidak semata-mata disebabkan wafatnya sang ayahanda; akan tetapi lebih karena konspirasi jahat para shabahat yang merebut imamah sebagai haknya Imam Ali, perampasan atas tanah Fadak oleh Khalifah Abu Bakar, dan teror yang dilakukan oleh Umar bin Khaththab.
Meski beliau wafat tanggal 10 Jumadal Ula, tapi peringatan hari syahid beliau mengikuti tanggal beliau dimakamkan, yaitu 13 Jumadal Ula dan digelar selama 3 hari berturut-turut dengan rangkaian acara penuh ratap dan duka.
JUMADAL AKHIRAH
3 Jumadal Akhirah, hari wafat Sayidah Fathimah versi Ahlussunah serta mayoritas Syiah Iran yang mengikuti riwayat Ibnu Thawus (589-664 H).
13 Jumadal Akhirah, hari wafat Ummul Banin Fathimah binti Hizam al-Kilabiyah (wafat tahun 64 H). Ibunda dari 4 putra Sayidina Ali yang wafat di Karbala, yaitu Abbas, Abdullah, Jakfar dan Utsman. Beliau adalah istri ke-3 Sayidina Ali setelah Sayidah Fathimah dan Khaulah binti Jakfar al-Hanafiyah (ibunda Muhammad bin al-Hanafiyah). Menurut pendapat lain, beliau merupakan istri ke-4 setelah Khaulah dan Umamah binti Abil Ash (putri Sayidinah Zainab binti Rasulillah). Ummul Banin berasal dari Bani Kilab bin Rabiah bin Amir, salah satu klan Bani Amir bin Sha’sha’ah dari Hawazin. Dalam tradisi Syiah, beliau sengaja disebut Ummul Banin (daripada nama aslinya, Fathimah) agar putra-putri Sayidah Fathimah tidak bersedih apabila mendengar nama ibundanya disebut.
20 Jumadal Akhirah, peringatan Milad Sayidah Fathimah. Penghulu wanita surga ini lahir pada tahun ke-5 kenabian. Kelahirannya diperingati secara meriah di seluruh penjuru dunia, tidak hanya di negeri mayoritas Syiah. Di Indonesia, acara ini termasuk satu dari empat acara yang paling besar selain Peringatan Karbala, Arbainiyatul Husain, dan Idul Ghadir (18 Dzul Hijah). Setiap tahun acara Milad Fathimah selalu memantik kontroversi karena mendapat penolakan keras dari kelompok Salafi dan sebagian Aswaja.
| BAC JUGA: SYIAH DAN HARI-HARI BESARNYA (3)
RAJAB
1 Rajab, hari lahir Imam ke-5 Syiah, Muhammad al-Baqir bin Ali as-Sajjad. Lahir tahun 57 H di Madinah. Nasab beliau sempurna karena menggabungkan dua jalur nasab Ahlul Bait: ayahnya adalah Ali bin Husain dan ibunya adalah Fathimah binti Hasan. Ketika Sayidina Husain dan keluarganya dibantai di Karbala tahun 61, Muhammad al-Baqir ikut serta dalam rombongan dalam usia 4 tahun.
2 Rajab, hari lahir Imam ke-10 Syiah, Ali al-Hadi bin Muhammad al-Jawad. Lahir tahun 212 H di kota Madinah. Namun yang masyhur beliau lahir tanggal 15 Dzul Hijah.
3 Rajab, hari wafat Imam Ali al-Hadi, tahun 254 di Samarra Irak, yang saat itu menjadi ibukota Daulah Abbasiyah.
10 Rajab, hari lahir Imam ke-9, Muhammad al-Jawad bin Ali ar-Ridha. Lahir tahun 195 H di Madinah.
13 Rajab, hari lahir Imam Ali bin Abi Thalib. Lahir di dalam Kakbah 23 tahun sebelum hijrah.
15 Rajab, hari wafat Sayidah Zainab binti Ali. Usai tragedi Karbala, Sayidah Zainab memilih tinggal di Damaskus hingga wafat pada tahun 62 H. Tempat tinggal beliau dan kebutuhan lainnya dijamin oleh Khalifah Yazid bin Muawiyah.
24 Rajab, peristiwa Fathu Khaibar tahun 7 H. Sangat kontras bila dibandingkan dengan sumber- sumber Ahlussunah yang menyebutkan bahwa penaklukan Khaibar terjadi pada Muharam 7 H (versi Ibnu Ishaq dalam Sirah-nya), Shafar atau Rabiul Awal 7 H (al-Waqidi dalam Maghazi-nya), Jumadal Ula 7 H (Ibnu Sa’ad dalam ath-Thabaqat al-Kubra), atau Muharam 6 H (menurut Ibnu Syihab az-Zuhri dan Malik bin Anas). Fathu Khaibar adalah salah satu momen dimana peran Sayidina Ali sangat menonjol dibandingkan shahabat-shahabat lainnya. Jadi wajar apabila kisah Perang Khaibar sangat penting bagi pemeluk Syiah, berbeda dengan perang-perang lain yang menonjolkan peran shahabat-shahabat lainnya.
25 Rajab, hari wafat Musa al-Kazhim. Wafat tahun 183 H di Bagdad dan dikebumikan di kompleks Masjid Kazhimiyah di Bagdad.
Dan terakhir 27 Rajab, hari dimana pemeluk Syiah mengenang tiga momen sekaligus, yaitu
-Idul Mab’ats, hari penobatan Nabi Muhammad sebagai utusan Allah;
-Peristiwa Isra Mi’raj tahun ke-10 dari kenabian; dan
-Keberangkatan Imam Ali menuju Yatsrib, menyusul rombongan shahabat muhajirin yang lain.
SYABAN
Bulan ini dikenal sebagai Syahrul Mawalid di kalangan Syiah, sebab banyak tokoh-tokoh penting mereka yang lahir di bulan ini. Sebut saja Imam Husain bin Ali bin Abi Thalib (3 Syaban 4 H), Abul Fadhal Abbas bin Ali (4 Syaban 28 H), Imam Ali as-Sajjad bin Husain (5 Syaban 38 H), Ali Akbar bin Husain (11 Syaban 33 H), dan hari lahir Imam ke-12 Syiah Imamiyah, yaitu Muhammad bin Hasan al-Hujjah al-Mahdi (lahir 15 Syaban 255 H di Samarra Irak).
Secara khusus, kelahiran Imam Mahdi yang bertepatan dengan Nishfu Syaban diperingati dengan serangkaian zikir khusus dan puasa, sehingga lebih sakral daripada kelahiran imam-imam lainnya.
Adapun bagi Ahlussunah, Nishfu Syaban adalah momen ketika amal perbuatan manusia dalam setahun dilaporkan kepada Allah, sesuai hadis riwayat Imam Nasa’i dan Imam Ahmad bin Hanbal. Oleh karena itu dianjurkan memperbanyak istigfar serta melakukan puasa dan amal-amal kebaikan lain. Dalam kaitannya dengan sosok al-Mahdi, Ahlussunah tidak memiliki agenda peringatan khusus karena pandangan dasarnya sudah jauh berbeda.
Kemudian pada tanggal 25 Syaban, sebagian kelompok Syiah merayakan hari Maulid Nabi Isa alaihissalam. Nabi Isa mendapat tempat khusus di kalangan pengikut Syiah karena di akhir zaman kelak, Nabi Isa akan bahu-membahu berjuang bersama Sang Mahdi al-Muntazhar.
Bersambung.




