Bukan hanya kaya akan seni dan budayanya saja, Indonesia juga kaya akan rempah-rempah yang bisa diproses menjadi jamu atau obat herbal. Tradisi minum jamu ini diperkirakan sudah ada sejak 1300 M dan masih bertahan hingga sekarang. Berbeda dengan obat-obatan modern yang berbentuk kapsul, tablet, atau sirup yang umumnya mengandung efek samping, jamu bebas dari efek samping. Berikut ini adalah beberapa jamu yang ada di Indonesia beserta cara mengolahnya:
Brotowali
Brotowali (tinospora crispa) adalah salah satu tanaman yang banyak ditemukan di Asia Tenggara dan India bagian timur laut. Meskipun rasanya pahit, brotowali dikenal memiliki banyak khasiat, di antaranya adalah untuk obat diabetes militus. Bahan yang perlu disiapkan untuk mengolah brotowali menjadi obat diabetes militus adalah 6 cm batang brotowali, 1/3 genggam daun kumis kucing, 1/3 genggam daun sambiloto, dan 3 gelas air. Sedangkan cara membuatnya, pertama, bahan-bahan tersebut dipotong-potong dan dicuci bersih. Lalu semuanya direbus dengan 3 gelas air tadi dan biarkan sampai mendidih hingga tersisa 2 gelas. Biarkan hingga dingin, kemudian saring dan jamu tersebut siap dikonsumi 1 gelas setelah makan sebanyak 2 kali sehari.
Daun pepaya
Sebagian orang mungkin tidak menyukainya karena rasanya yang pahit, tetapi dibalik itu banyak khasiat yang terkandung dalam daun papaya. Membantu proses pencernaan, menambah nafsu makan, mencegah masuk angin adalah di antara khasiat jamu daun pepaya. Cara meracik jamu ini cukup mudah, pertama, siapkan 2 lembar daun pepaya yang dipetik nomor tiga dari pucuknya, lengkuas merah seukuran 2 jari tangan, temu ireng yang sudah tua seukuran 3 jari tangan, 3 siung bawang putih, 10 biji kedawung yang telah dibakar dan dikupas, 1 sendok teh kayu angin, dan 1/4 sendok teh garam dapur. Setelah bahan-bahannya siap, tumbuk semua bahan hingga lembut lalu tambahkan 5 gelas air dingin matang. Jamu ini bisa diminum 1 kali sehari setelah makan.
| BACA JUGA : GELIAT INTELEKTUAL ANDALUSIA
Cabe puyang
Cabe puyang memiliki khasiat mengurangi pegal-pegal, menghilangkan nyeri pinggang, mengobati panas dingin dan demam menggigil, hingga mencegah anemia. Bahan yang diperlukan untuk meracik jamu cabe puyang adalah 8 biji cabe puyang, 3 ons temulawak, 3 ons temu ireng, 2 ons jahe, 400 gram kunyit, 1/4 sendok teh merica, 1 buah asam jawa ukuran sedang, 1 ruas kunci, kudu, daun adas, pulosari, kedawung, dan keningar secukupnya. Tambahkan juga gula merah yang dicampur gula putih. Cara meraciknya, tumbuk bahan-bahan tadi dan campurkan ke dalam air mendidih, lalu tunggu 3-5 menit. Setelah itu dinginkan dan saring hingga ampasnya tidak tersisa.
Uyup-uyup
Jamu uyup-uyup cocok untuk ibu-ibu yang ingin melancarkan ASI, melancarkan sistem pencernaan, dan menghangatkan badan. Bahan yang diperlukan untuk meracik jamu ini mudah ditemukan: kencur 3 rimpang berukuran sedang, temulawak sebesar 2-3 cm, kunyit 5 cm, asam jawa 1 bungkus kecil, gula aren 1 sendok makan munjung, dan 1 gelas air panas. Setelah semua bahan tersedia, langkah pembuatannya tinggal kupas bersih kunyit, kencur, dan temulawak, lalu dicuci hingga bersih dan diiris tipis-tipis. Langkah selanjutnya campur semua bahan ke dalam gelas, seduh dengan air panas, lalu aduk sampai rata. Setelah dingin, untuk mendapatkan khasiat jamu ini bisa diminum secara teratur.







