Pada malam Kamis (25/10/1443), Pengurus Pusat Ikatan Alumni Santri Sidogiri melaksanakan acara halal bihalal antara seluruh jajaran pengurus harian, Kadiv, UPT dan anggota. Acara ini merupakan agenda tahunan PP IASS yang dilaksanakan setiap bulan Syawal yang dihadiri oleh seluruh elemen PP IASS, mulai dari Pengurus Harian IASS, Kadiv dan ketua UPT beserta seluruh anggotannya. Acara ini bertempat di Gedung IASS Pusat Kraton dan dimulai pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB. Dilaksanakannya acara halal bihalal ini menandakan kegiatan rutin Ikatan Alumni Santri Sidogiri akan segera dimulai.
Selain halal bihalal, acara ini juga diisi dengan pelantikan panitia Silatnas (Silaturrahim Nasional) Ikatan Alumni Santri Sidogiri yang ke-6. Didapuk sebagai ketua panitia Ust. Alil Wafa, kemudian Ust. H. Abdullah Faqih atau yang sering dipanggil dengan Gus Dulloh sebagai wakil ketua, sedangkan yang menjabat sebagai sekretaris adalah Ust. M. Jakfar Hadi, wakil sekretaris adalahUst. M. Zuhri dan yang menjabat sebagai bendahara adalah Ust. M. Mukhlas. Di bawah panitia inti ada 11 ketua seksi dan anggota pelengkap. Total panitia berjumlah 50 orang lebih. Seluruh panitia ini dilantik langsung oleh ketua Pengurus Ikatan Alumni Santri Sidogiri Mas Ahmad Sa’dullah Abdul Alim.
MUNDUR DUA TAHUN
Menurut Ketua Panitia Ust Alil Wafa, mestinya acara Silatnas ini dilaksanakan lima tahun sekali, sehingga Silatnas IASS yang ke-6 ini seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020, dua tahun yang lalu, namun karena pandemi Covid-19, acara Silatnas ke-6 ini baru bisa dilaksanakan pada tahun ini.
“Silatnas ke-6 ini agenda perlima tahunan sebenarnya, cuman untuk Silatnas kali ini acaranya mundur dua tahun karena adanya pandemi Covid 19 sehingga tidak bisa kami laksanakan di waktu yang seharusnya,” tuturnya.
| BACA JUGA : KEMBALILLAH PADA JANTUNG SALAF
Yang menarik dari Silatnas edisi kali ini adalah tema yang diusungnya, yaitu: Jihad Kultural Kaum Sarungan. Maksudnya, kita kaum sarungan: santri dan para alumni punya ranah perjuangan sendiri-sendiri, sesuai porsinya.
“Tema yang diusung Silatnas ke-6 ini adalah Jihad Kultural Kaum Sarungan, (tema) itu langsung dari koordinator IASS. Maksud dari tema tersebut adalah santri itu bisa berkiprah dengan ranahnya masing-masing, jadi punya medan perjuangannya sendiri, kemudian juga punya ladang perjuangannya sendiri, jadi itu tema yang diangkat Jihad Kultural Kaum Sarungan,” ungkap Ketua Pengurus Pusat HMASS ini.
ACARA DIGELAR SELAMA DUA HARI
Rencananya acara Silatnas kali akan diselenggarakan selama dua hari mulai 26 Dzul Qadah sampai 27 Dzul Qadah 1443 H. Di hari pertama, Ahad 26 Dzul Qo’dah akan diisi dengan dauroh ilmiyah, pelatihan pendampingan halal dan bakti sosial. Sedangkan puncak acara akan dilaksankan pada Senin 27 Dzul Qadah, dan pada malam harinya dilanjut dengan acara haul Hadratusysyaikh KH. Abdul Alim.






