Memiliki nama ilmiah Curcuma Xanthorrhiza. Dalam bahasa Sunda, temulawak dikenal sebagai koneng gede. Memiliki bentuk seperti silinder dengan diameter 6 cm. Umumnya, tanaman ini memiliki kulit yang berwarna kuning muda. Bagian dalamnya berwarna jingga kecokelatan. Tumbuhan ini biasanya banyak tumbuh di padang alang-alang dan tanah-tanah kering. Namun saat ini, temulawak banyak dibudidayakan sebagai tanaman herbal rumah.
Tanaman yang masih kerabat dekat dengan kunyit ini merupakan tanaman herbal asli Indonesia yang banyak ditemukan terutama di sepanjang pulau Jawa, Bali, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Selatan. Kerap dimanfaatkan untuk mengobati berbagai masalah kesehatan, mulai dari kurang nafsu makan, gangguan lambung, diare, demam, radang sendi, hingga kanker.
Manfaat-manfaat tersebut sebenarnya sudah sejak lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Berkat kandungan berbagai senyawa alami di dalamnya, tanaman berkhasiat ini secara turun-menurun telah digunakan sebagai jamu atau obat herbal tradisional.
Tak hanya sebagai obat herbal, akar temulawak juga sering digunakan sebagai pewarna makanan, bumbu masakan, dan bahan campuran dalam produk kosmetik. Di Indonesia sendiri, temulawak biasanya dikonsumsi dalam bentuk kering atau bubuk, berupa jamu atau teh herbal. Tanaman ini juga banyak diproduksi dalam bentuk suplemen. Mari kita simak manfaat apa saja yang terkandung dalam temulawak bagi kesehatan tubuh berikut ini!
MEMPERKUAT IMUNITAS TUBUH
Salah satu manfaat utama temulawak adalah memperkuat daya tahan tubuh. Manfaat ini berasal dari beragam nutrisi serta antioksidan yang dapat membantu kinerja sel darah putih dan produksi antibodi. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, tubuh akan lebih kuat melawan berbagai kuman dan virus penyebab penyakit. Daya tahan tubuh yang kuat juga bisa membuat Anda jarang sakit.
MEREDAKAN GANGGUAN PENCERNAAN
Minuman herbal atau jamu yang terbuat dari temulawak juga cukup dikenal manfaatnya untuk meringankan gejala gangguan pencernaan, seperti diare, sakit perut, dan sembelit. Sebuah penelitian juga menyebutkan bahwa temulawak memiliki potensi manfaat untuk mengobati radang lambung.
| BACA JUGA: PENAKLUKAN KOTA BELGRADE
MENGATASI MASUK ANGIN
Perut kembung akibat masuk angin memang seringkali tidak disadari oleh tubuh. Umumnya, masuk angin disertai dengan rasa mual dan muntah. Untuk itu, jika sewaktu-waktu Anda masuk angin, Anda bisa menjadikan temulawak sebagai obat herbal alternatif. Temulawak mampu mengatasi masuk angin karena adanya kandungan vitamin B6 pada tanaman tersebut.
MENURUNKAN RISIKO PENYAKIT KANKER
Temulawak memiliki efek antioksidan, dan antikanker yang cukup kuat. Beberapa riset menyebutkan bahwa ekstrak temulawak dapat mengendalikan, mencegah, dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker hati. Kandungan antioksidan dalam temulawak dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan sehingga mampu menghambat pertumbuhan pembuluh darah yang mengakibatkan kanker.
Berikutnya, bagi Anda yang masih kebingungan untuk mengonsumsi temulawak, Anda bisa mencoba beberapa trik mengolah dan meracik temulawak dengan mudah dan praktis berikut ini:
JAMU TEMULAWAK
Pembuatan jamu temulawak sangat mudah sekali. Pertama, Anda bisa haluskan temulawak terlebih dahulu dengan 200 ml air. Di proses ini Anda bisa menambahkan kunyit. Kedua, masukkan temulawak ke dalam panci beserta sedikit gula, kemudian didihkan hingga gula larut. Angkat dan dinginkan. Saring air rebusan ke dalam gelas. Terakhir, sajikan temulawak yang sudah direbus. Jamu temulawak bisa dikonsumsi ketika hangat maupun dingin.
TEH TEMULAWAK
Didihkan 800 ml air, lalu masukkan temulawak. Aduk hingga larut dankecilkan api. Selang beberapa menit, matikan api dan tambahkan setengah sendok bubuk kayu manis, aduk kembali. Berikutnya saring teh temulawak ke dalam gelas dan tambahkan madu sebagai pemanis. Aduk rata. Sajikan selagi hangat.




