Nama Pesantren: Pondok Pesantren Matsaratul Huda
Alamat: Jl. Kangenan Gg. Pesantren 1, Panempan, Kec. Pamekasan, Kab. Pamekasan
Tahun Berdiri: 1968 M
Pendiri: KH. Ahmad Syarqawi Miftahul Arifin
Pengasuh sekarang: Dr. KH. Kholilurrahman
Jumlah Santri: 450-an
Pendidikan: PAUD, TK Al-Quran, SD Islam, MTS, SMP, MA, SMK, Madrasah Diniyah
Pondok Pesantren Matsaratul Huda terletak di Dusun Taman Desa Kangenan, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Lokasi pesantren yang berada di pinggiran kota Pamekasan tersebut didirikan oleh KH. Ahmad Syarqawi Miftahul Arifin. Beliau mendirikan Pondok Pesantren Matsaratul Huda pada tahun 1968 M atau tahun 1389 H dengan memegang teguh sebuah kaidah al-muhafazhah ‘alal-qadim ash-shalih wal-akhdzu bil-jadid al-ashlah (memelihara hal-hal lama yang baik dan mengambil sesuatu yang baru dan kekinian yang lebih konstruktif).
KH. Ahmad Syarqawi Miftahul Arifin sendiri pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan. Selain itu, beliau juga melanjutkan pendidikan ke Pondok Pesantren Genggong Kraksan Probolinggo. Setelah dari dua pesantren tersebut, KH. Ahmad Syarqawi memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya dan mendirikan pesantren yang nantinya dikenal dengan Pondok Pesantren Matsaratul Huda.
Pada awal berdirinya, pengasuh memberikan izin kepada para santri yang mukim di pesantren untuk melanjutkan sekolah di luar. Salah satu alasan beliau adalah karena pada saat itu sarana pendidikan di pesantren belum memadai dan belum ada satupun lembaga pendidikan. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah santri pun dari tahun ke tahun semakin bertambah.
Setelah KH. Ahmad Syarqawi Miftahul Arifin wafat pada tahun 1990 M, kepemimpinan Pondok Pesantren Matsaratul Huda dilanjutkan oleh keponakan sekaligus menantu beliau, yaitu Dr. KH. Kholilurrahman, putra dari KH. Hasan Abd. Wafi Miftahul Arifin Paiton Kabupaten Probolinggo sampai sekarang.
JENJANG PENDIDIKAN
Pada tahun berikutnya, tepatnya 1991 M, Pondok Pesantren Matsaratul Huda mengalami kemajuan yang sangat pesat. Di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Matsaratul Huda (YP3M), pesantren menyelenggarakan lembaga-lembaga pendidikan formal dan nonformal semua jenjang antara lain; PAUD, TK Al-Quran, SD Islam, MTS, SMP, MA, SMK, dan Madrasah Diniyah.
Adanya lembaga pendidikan tersebut ternyata membawa pengaruh positif dan menarik minat masyarakat untuk memondokkan sekaligus menyekolahkan putra-putrinya ke Pondok Pesantren Matsaratul Huda. Santri yang mondok pun tidak hanya didominasi wilayah Pamekasan saja, tetapi dari berbagai daerah atau pulau seperti Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pulau Kangean, Pulau Masalembu, Pulau Mandangin, Indramayu, Kalimantan, Surabaya. Hingga kini, santri yang mukim di pesantren ini mencapai 450-an.
| BACA JUGA: NGAJI ILMU, NGAJI PERILAKU
Kegiatan lain (ekstrakurikuler) di Matsaratul Huda juga lumayan banyak. Kegiatan yang dimaksudkan untuk menopang dan mendorong kegiatan yang berada pendidikan formal maupun nonformal. Di antara kegiatannya adalah hadrah banjari, pencak silat, pelatihan dakwah, tilawah al-Quran, pengembangan bahasa Asing, dan kajian Aswaja.
KEGIATAN HARIAN SANTRI
Kegiatan santri Matsaratul Huda dimulai pada pukul 04.05 WIB. Pada jam tersebut para santri mempersiapakan diri untuk shalat Subuh berjamaah. Kegiatan ini berlokasikan di masjid pesantren dan diikuti oleh seluruh santri. Setelah wiridan Subuh, dilanjut dengan pembacaan ayat al-Hirzi dan surah munjiat yang dijadwal setiap hari. Sehabis itu, semua santri diwajibkan untuk mengikuti pengajian pagi di asrama sesuai dengan tingkatan masing-masing. Kitab yang dikaji seperti Bulughul-Maram dan Sullam Safinah.
Pada pukul 06.00-06.30 WIB, semua santri mengikuti kewajiban shalat Dhuha berjamaah. Baru setelah itu, ada waktu sekitar setengah jam untuk para santri mempersiapkan diri mengikuti sekolah di pendidikan formal. Biasanya mereka akan mengisi waktu tersebut dengan mandi, makan, dan yang lainnya. Pukul 07.00 WIB, para santri berkewajiban untuk mengikuti kegiatan sekolah sesuai jenjangnya masing-masing. Kegiatan ini berakhir pada pukul 11.50 WIB. Sepulang sekolah, semua santri langsung diarahkan ke masjid untuk mengikuti kegiatan berikutnya yang berupa shalat Zuhur berjamaah. Sesudah itu, ada kegiatan rutin yang dibina langsung oleh pengurus, yaitu bimbingan bahasa berupa muhadatsah dalam bentuk praktek yang dibagi sesuai lembaga atau jenjang sekolah masing-masing. Bimbingan dimaksudkan untuk menguji kesiapan santri berbicara di depan santri lain yang berbeda tingkatan dengannya. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Arab dan Inggris. Sebagaimana penuturan salah satu pengurus pesantren, Ust. Nofal, bahwa tujuan kegiatan ini untuk melatih mental serta menghilangkan nervous para santri berbicara di depan khalayak umum. Kegiatan berakhir pada pukul 12.45 WIB. Para santri kemudian dipersilahkan untuk beristirahat. Pukul 03.00 WIB, semua santri mengikuti shalat Ashar berjamaah. Kegiatan berikutnya adalah pengajian kitab sesuai tingkatan masing-masing. Santri di tingkat I’dadiyah mengikuti kursus Al-Miftah. Di tingkat Ula, pengajian kitabnya sesuai jadwal, mulai dari kitab Sullam Safinah, Nihayatul-Millah, dan an-Nashaih ad-Diniyah.
Pada pukul 05.00-05.30 WIB pembacaan Ratib al-Haddad atau Ratib al–Atthash sesuai jadwal. Setelah itu, shalat Maghrib berjamaah yang dilanjut dengan pembacaan ayat al-Hirzi. Baru kemudian kegiatan bimbingan al-Quran dengan dua konsep berbeda sesuai tingkatan; setoran dan tadarus. Santri yang dianggap kurang mampu dalam bacaan dan tajwidnya mengikuti konsep yang pertama (setoran), begitupun sebaliknya. Kegiatan ini berakhir sampai waktu Isya. Sehabis shalat Isya berjamaah, santri kelas 2 Ula ke atas diwajibkan mengikuti pengajian Tafsir Jalalain kepada pengasuh pada pukul 07.00-08.00 WIB. Setelah itu, semua santri berkewajiban untuk mengikuti sekolah di jenjang nonformal atau Madrasah Diniyah. Kegiatan berakhir pukul 10.00 WIB dan dilanjut dengan pembacaan nazam Maqshud atau Aqidatul-Awam selama 15-30 menit. Baru pada pukul 10.30 WIB, pengurus akan mempersilahkan para santri beristirahat untuk persiapan kegiatan berikutnya.






