4 SYABAN 694 H/19 JUNI 1295 M.
Munculnya bangsa Mongol mengagetkan Dunia. Di bawah komando Jengis Khan bangsa Mongol menjadi bangsa yang paling ditakuti pada saat itu. Mereka berhasil meruntuhkan dominasi Bizantium di barat dan Dinasti Abbasiyah di timur. Puncaknya pada 9 Shafar 656 H. atau 10 Februari 1258 M. tentara Mongol berhasil membumihanguskan Baghdad, Ibukota Abbasiyah.
Setelah kematian Jengis Khan, para penerusnya masih cukup kuat untuk para musuhnya, bahkan mereka berhasil memperluas kekuasaannya sampai dataran China. Di masa Kubilai Khan Dinasti mongol sampai pada puncaknya Wilayahnya mencangkup Hungaria sebelah barat, Korea sebelah timur dan Vietnam sebelah tenggara. Pasca kematian Kubilai Khan, Dinasti Mongol terbagi menjadi lima dinasti merdeka: China, Chagtai, Golden Horde, Ilkhan, dan Siberia.
Ilkhan, adalah salah satu cabang dari Dinasti Mongol yang didirikan Hulagu Khan. Ilkhan dalam bahasa Mongol berarti kepala suku, dalam makna khusus di kalangan Mongol disebut wakil dari pusat kekuasaan Khan Agung. Ilkhan menjadi terkenal di dunia Islam saat pemimpin mereka Ghazan Khan masuk Islam. Selain itu Ghazan Khan adalah pemimpin tersukses Dinasti Ilkhan, Dinasti Mongol yang berada di Persia.
GHAZAN KHAN MASUK ISLAM
Ghazan Khan lahir pada 5 Rabiul Awal 670 H. / 4 Desember 1271 M di Abaskun, sebuah kota pelabuhan Provinsi Mazandaran, Iran. Ketika ayahnya, Arghun, berkuasa, ia telah menjadi Ilkhan dalam usia 13 tahun, Ilkan merupakan gelar putra mahkota keturunan Hulagu Khan. Pada masa kecilnya ia banyak menghabiskan waktu dengan Abaga, kakeknya. Dia dididik dengan ketat dan mempelajari banyak bahasa. Tercatat dia menguasai 7 bahasa utama yaitu: Mongol, Mandarin, Arab, Persia, Latin, India dan Tibet. Mahmud Ghazan termasuk putra mahkota yang mempunyai ketajaman akal dan intelektual sehingga cepat memahami esensi dari pengajarannya.
Ghazan khan masuk Islam pada 19 Juni 1295 M atau 4 Syaban 694 H di usia 24 tahun, disertai 100.000 orang bangsa Mongol termasuk komandan, wazir, dan prajuritnya. Setelah masuk Islam, Ghazan mengubah nama depannya menjadi Mahmud Islam Ghazan, atau yang sering dikenal dengan Mahmud Ghazan. Penyebab masuk Islamnya Ghazan di antaranya karena jasa Jenderalnya Amir Nowruz yang membantu saat perang saudara melawan Baidu bin Tarqai bin Hulagu, yaitu jika ia memenangkan melawan Baidu, ia akan menerima Islam.
| BACA JUGA : NEGARA SEKULAR ITU NETRAL?
GEBRAKAN EKONOMI
Ghazan Khan naik tahta pada 17 Dzul Hijah 694 3 H. atau November 1295 saat berusia 24 tahun. Saat Ghazan naik tahta, negara dilanda krisis keuangan, kas negara kosong. Harta yang diperoleh berlimpah hasil penaklukan Baghdad dicuri oleh petugas negara, dan digunakan untuk berfoya-foya oleh pemimpin sebelumnya. Kemudian beberapa gebrakan dilakukan sehingga membawa Dinasti Ilkhan menjadi kokoh secara ekonomi. Salah satu contohnya adalah kebijakan untuk membantu para petani kecil yang tidak mampu membeli benih untuk kebun dan makanan untuk ternaknya, Mahmud Ghazan mewajibkan semua gubernur dan pemungut pajak agar menyisihkan uang pajaknya dengan jumlah tertentu untuk pembelian semua binatang yang digunakan tenaga, benih, dan keperluan pertanian lainnya dalam bukti dokumen, sehingga di seluruh provinsi terdapat daftar semua binatang yang dipakai, dan memperkuat perkebunan.
CATATAN KELAM
Mahmud Ghazam juga punya catatan kelam yaitu menjalin komunikasi diplomatik dengan Tentara Salib dalam melawan Dinasti Mamluk Mesir, padahal saat itu Dinasti Mamluk satu-satunya harapan Islam dalam perang VII. Hal inilah yang membuat ulama banyak mengecamnya, bahkan ada ulama yang memberanikan diri untuk datang pada Mahmud Ghazan dan menasihatinya:
“Anda mengklaim bahwa Anda adalahMuslim dan Anda memiliki banyak ahli Hadis, mufti, imam dan para ulama, tetapi Anda menyerang kami dan negara kami untuk apa? Meskipun ayah dan kakek Anda, Hulagu adalah kafir, mereka tidak menyerang kami dan mereka menepati janji mereka. Tapi kamu berjanji dan mengingkari janjimu.”
Terlepas dari kontroversi di atas, kita tidak bisa melupakan Mahmud Ghazan sebagai orang sangat berjasa dalam penyebaran Islam pada bangsa Mongol. Wallahu a’lam




