Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: URGENSITAS TASAWUF DI ERA FITNAH
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Kajian » Kajian Resensi » URGENSITAS TASAWUF DI ERA FITNAH
KajianKajian Resensi

URGENSITAS TASAWUF DI ERA FITNAH

Redaksi
Last updated: 18 Desember 2021 7:54 pm
Redaksi
Share
4 Min Read
Urgensitas Tasawuf di era Fitnah
Urgensitas Tasawuf di era Fitnah
SHARE

Berbicara tasawuf berarti berbicara tentang penjernihan hati. Tentang bagaimana seseorang menjalani alur kehidupan sekiranya terus menanjak di dalam kebaikan dan perbaikan amal hari demi hari. Berbicara Tasawuf tidak bisa terlepas dari pembahasan mengenai konsep dan praktik. Nah, sekarang kita tinggalkan pembahasan mengenai konsep, dengan membiarkannya menjadi materi perdebatan yang tak berkesudahan. Di sini kita akan mengulik lebih dalam tentang Tasawuf sebagai amaliyah. Lebih-lebih di zaman akhir seperti ini. Relevankah nilai-nilai Tasawuf untuk terus dijadikan landasan amal di tengah carut marut huru hara akhir zaman? Anda segera mendapat jawabannya di buku ini.

Buku yang ditulis dengan penuh keikhlasan tentu lebih mendapatkan tempat dihati penikmatnya. Selayaknya Karya-karya Habib Abdullah al-Haddad lainnya, buku yang kita kupas saat ini sarat akan pesan moral yang baik untuk dijadikan prinsip mengarungi kehidupan. Sekali lagi, lebih-lebih di era seperti sekarang, di mana krisis keteladanan terus menggerus nilai ajaran salaf untuk tampil sebagai percontohan bagi generasi mendatang. Terbagi menjadi 12 pembahasan, masing-masing memiliki pokok pembahasan yang penting untuk dikaji.

Pembahasan awal tentang ketakwaan. Takwa merupakan landasan awal penerapan ilmu tasawuf. Hal yang senantiasa diwasiatkan oleh Allah kepada generasi awal maupun generasi akhir. Takwa adalah. Dalam buku ini dijelaskan, bahwa di antara malaikat-malaikat ada yang tak henti-hentinya bersujud, bertasbih dan menyucikan Allah. Meski demikian kelak di hari kiamat, malaikat-malaikat itu berkata: “Maha suci Engkau, Aku belum mengenali-Mu dengan sebenar-benarnya, ku belum menyembah-Mu dengan sebenar-benarnya.” Di sisi lain kita melihat dari keteladanan Rasulullah, dengan stadium ketakwaan paling paripurna di antara makhluk sejagad raya. Kendati demikian Rasulullah senantiasa memperbaiki interaksi ketakwaan terus menerus. Hal ini bisa dilihat dari untaian bait-bait munajat yang beliau panjatkan yang sepantasnya hal itu diucapkan oleh hamba hina selain Rasulullah.

Setelah mengupas perihal ketakwaan, buku ini berbicara banyak tentang amal-amal yang difardukan. Seperti shalat misalnya. Pentingnya menjaga adab di dalam shalat juga termasuk keteladanan salaf yang perlu dilestarikan. Berangkat lebih awal bahkan sebelum masuk waktu adalah termasuk keutamaan. Suatu keterangan menyebutkan: “Di antara tanda-tanda orang yang lalai adalah berangkat menuju tempat shalat setelah adzan di kumandangkan. Karena sejatinya adzan adalah penginat bagi mereka yang lupa dan lalai.”

Selanjutnya, buku ini berbicara tentang hal-hal yang membuat orang celaka, dan hal-hal yang membuat orang selamat. Di sinilah bagian paling esensial dari kajian Tasawuf yang mesti digencarkan dewasa ini. Menjaga perut dari makanan haram dan syubhat, menjaga mulut dari ucapan kotor dan keji, menjaga kelamin dari zina dan yang paling penting menjag hati dari penyakit-penyakit hati. Di zaman yang menjunjung tinggi kebebasan berekspresi, ruh Tasawuf amat perlu ditingkatkan dalam jiwa seseorang. Jika tidak, ancaman jatuh ke lembah penistaan bukan menjadi isapan jempol belaka.

Abdullah bin Umar berkata: “Seandainya kalian shalat hingga (tubuhmu melengkung) seperti busur, dan seandainya kalian berpuasa hingga (kurus) laksana benang gitar, hal itu tidak akan di terima kecuali dengan sifat wara’.” Ibnu al-Mubarak berkata: “Menolak satu dirham dari perkara syubhat lebih disukai oleh Allah dari pada sedekah ratusan ribu dirham.” Al-Imam Sufyan as-Sauri mengatakan: “Orang yang bersedekah dengan perkara haram ibarat mencuci pakaian dengan kencing.” Dan termasuk pola pikir yang salah jika seseorang menganggap boleh bermuamalah dengan perkara syubhat dan haram lantaran kita hidup di zaman yang tidak ada perkara halal kecuali sedikit.

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

MENGENAL LIBERALISME: BERAWAL DARI SEJARAH YANG SALAH

WATHAN

SERAMBI MASJID DALAM KAITAN WANITA HAID

DUA JUMATAN DALAM SATU DESA

RUJUKAN MONUMENTAL PARA AHLI JADAL

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article MUDIK KE POSISI SYARIAH
Next Article AGAR LEBIH DEKAT DENGAN ALLAH
1 Comment 1 Comment
  • Khoiril Umam berkata:
    9 Agustus 2021 pukul 10:54 pm

    5

    Balas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d