Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: WATHAN
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Kajian » SidoNesia » WATHAN
KajianSidoNesia

WATHAN

Redaksi
Last updated: 19 Agustus 2022 10:08 pm
Redaksi
Share
4 Min Read
WATHAN
WATHAN
SHARE

Bicara identik. Tidak salah bila ‘hadis’ Hubbul-Wathan minal-Iman identik dengan Banser. Tentu tidak lepas dengan mars Yalal-Wathan yang selalu menggema. Patriotik. Semangat gegap gempita.

Meski pada akhirnya, tetap ada pihak yang mempertanyakan ‘minal-Iman’ Banser tadi. Pertanyaannya pun tidak ujuk-ujuk. Muncul setelah sebagian mereka menjadi sekuriti gereja. Setelah sebagian mereka bukan lagi dari Muslim. Setelah sebagian mereka ‘terkesan’ memprovokasi perpecahan. Apakah masih minal-Iman? Lalu iman yang mana?

Ternyata. Dari redaksi (matan) ‘hadis’- nya saja, para ulama sudah tarik ulur. Terlebih substansinya.

Mayoritas ulama mengatakan Hubbul-Wathan minal-Iman bukanlah hadis. Melainkan pekataan ulama. Namun demikian, perkataan tersebut dinilai benar, karena sesuai dengan hadis Rasulullah.

عَن أنس أَن النَّبِي، صَلَّى الله علَيْهِ وَسَلَّمَ، كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ فَنَظَرَ إِلَى جُدُرَاتِ الْمَدِينَة أَوْضَعَ نَاقَتَهُ، وَإِن كَانَ عَلَى دَابَّةٍ حَرَّكَهَا مِنْ حُبِّهَا

Dari shahabat Anas, ketika Nabi datang dari suatu perjalanan, lalu melihat tembok Madinah, beliau mempercepat untanya, jika beliau menaiki hewan kendaraan, beliau menghelanya karena kecintaan beliau kepada kota Madinah (Umdatul-Qari, X/135)

Mengomentari hadis di atas, Imam al-Asqalani mengatakan: “Dalam hadis ini terdapat dalil keutamaan kota Madinah, dalil mencintai tanah air dan anjuran merindukannya.” (Fathul-Bari Syarh Shahih Bukhari, III/621)

Jadi, secara redaksi, mayoritas ulama mengatakan bukan hadis, akan tetapi substansinya benar. Syekh Abdurrahman as-Sakhawi (831-902 H.) dalam kitab beliau, al-Maqasid Al-Hasanah fi Bayani Katsirin Minal-Ahadits Al-Masyhurah fil-Alsinah, mengatakan: “Hadis Hubbul-Wathan minal-Iman, belum saya temukan sumbernya, tetapi makna pernyataan tersebut benar.”

Baca Juga: Beginilah Hubbul Wathan

Dalam beberapa dekade, perdebatan ‘hadis’ ini masih seputar redaksi, belum pada substansi. Hingga akhirnya, beberapa tokoh sekuler menggunakan hadis ini untuk memecah belah persatuan umat Islam. Maka mulai banyak ulama yang memperdebatkan substansinya.

Syekh Jamaluddin al-Qasimi (w. 1332 H.) dalam kitab Qawa’idut-Tahdits Min Fununil-Musthalahil-Hadits, mengatakan, bahwa Hubbul-Wathan minal-Iman merupakan salah satu hadis palsu terkenal, yang isinya menyesatkan dan berbahaya bagi persatuan Islam yang disatukan oleh ikatan keimanan.

‘Hadis’ ini akan mendorong umat Islam di Suriah merasa lebih mulia dibanding Mesir, dan seterusnya. Padahal, seharusnya umat Islam bersatu dalam ikatan keislaman, dan ikatan ini lebih didahulukan dibanding ikatan kesukuan. (Qawa’idut-Tahdits Min Fununil-Musthalahil-Hadits, 155)

Syekh Ali Al-Qari menyatakan bahwa arti al-wathan dalam ‘hadis’ Hubbul-Wathan minal-Iman mempunyai beberapa kemungkinan pengertian. Beliau tidak menerima mentah-mentah pernyataan ulama yang mengatakan makna ‘hadis’ tersebut hanya tanah air.

Beliau memberi catatan bahwa tidak ada korelasi antara cinta tanah air dan iman. Karena cinta tanah air juga dimiliki oleh orang-orang munafik seperti digambarkan dalam QS. an-Nisa: 66 (artinya):

“Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: “Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu”, niscaya mereka tidak akan melakukannya kecuali sebagian kecil dari mereka…”

Baca Juga: Merdeka Tanpa Bendera

Dan seandainya ‘hadis’ ini harus dipakai, maka banyak ulama yang merepresentasikan wathan bukan sebagai tanah air, melainkan akhirat.

Syekh Allan ash-Shiddiqi mengatakan: “Tanah air hakiki adalah akhirat yang tiada punya akhir, karena kehendak dan kuasa Allah, sebagaimana dijelaskan dalam hadis, “Wahai surga, kamu akan abadi tanpa kematian. Wahai neraka, kamu akan abadi tanpa kematian.” Sebagian ulama mengatakan, inilah yang dimaksud dengan ‘hadis’ Hubbul-Wathan minal-Iman (Dalilul Falihin Syarh Riyadhush-Shalihin, I/37).

Begitulah lika-liku hubbul Wathan minal-Iman. Di satu kondisi sangat bermanfaat guna membakar jiwa nasionalisme. Tapi di kondisi yang berbeda harus direpresentasikan berbeda pula, ketika logika sekuler mulai menunjukkan kenakalannya. Wallahu A’lam.

M. Muhsin Bahri/sidogiri

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

BAROMETER TAAT DAN MAKSIAT

HIJRAH DAN KEPEMIMPINAN UMAT

MASIH BINGUNG, NIKAH SAJA!

RAHMATAN LIL ALAMIN BUKAN TOLERANSI TANPA BATAS

TIGA TANGGA MAKRIFAT

TAGGED:Majalah PesantrenMajalah sidogiriSidogirimedia.com

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article SPIRIT ISLAM YANG MEMERDEKAKAN SPIRIT ISLAM YANG MEMERDEKAKAN
Next Article SIMPANLAH AIB KELUARGA: TRIK RUMAH TANGGA SAKINAH SIMPANLAH AIB KELUARGA: TRIK RUMAH TANGGA SAKINAH
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d