Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: TAK ADA KATA KAFIR DI INDONESIA?
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Tabayun » TAK ADA KATA KAFIR DI INDONESIA?
Tabayun

TAK ADA KATA KAFIR DI INDONESIA?

Khoiril Umam
Last updated: 1 Maret 2022 2:28 pm
Khoiril Umam
Share
3 Min Read
Tak Ada Kafir Di Indonesia
Tak Ada Kafir Di Indonesia
SHARE

beberapa waktu yang lalu beredar pernyataan salah seorang tokoh masyarakat, bahwa para ulama telah mengkonsep sistem bernegara di Indonesia ini dengan mengambil dari konsep-konsep Islam. Misalnya, para ulama menyebut masyarakat dengan sebutan “rakyat” dengan mengadopsi dari kata “ra‘iyyah”. Nah, karena bangsa Indonesia ini secara keseluruhan sudah disebut ra’iyyah atau rakyat, maka tak ada lagi kata kafi r di Indonesia.

Bagaimana kita menanggapi pernyataan sedemikian?

Jawaban

Pertama, sebagai seorang tokoh masyarakat, seharusnya ia berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan-pernyataannya kepada masyarakat awam. Jangan sampai ia menyampaikan sesuatu yang bisa menimbulkan kontroversi, membingungkan masyarakat, atau membikin mereka harus bertanya ulang tentang apa yang sudah menjadi pemahaman mereka selama ini. Karena tokoh masyarakat itu adalah tempat masyarakat berlabuh. Jika pelabuhannya ternyata tidak aman, tentu ini akan sangat membahayakan.

Kedua, terkait dengan pernyataan tokoh itu, bahwa tidak ada kata “kafir” di Indonesia, karena Indonesia sudah memakai kata “rakyat” yang diadopsi dari kata “ra’iyyah”. Pernyataan ini juga masih ambigu dan mungkin dipahami secara berbeda-beda. Yang pertama, pernyataan itu bisa dipahami bahwa maksudnya, undang-undang dan hukum di negara kita ini menyamaratakan seluruh masyarakat Indonesia, tanpa melihat perbedaan agama mereka. Jadi secara hukum dan administrasi negara, mereka semua dikategorikan sebagai “rakyat” tanpa terkecuali, baik yang Muslim maupun yang non-Muslim.

Nah, jika pernyataan tokoh tadi kita pahami seperti itu, maka tentu tidak masalah. Yang bisa bermasalah itu adalah, jika pernyataan tadi dipahami sebagaimana pemahaman kedua berikut: bahwa di Indonesia ini sudah tidak ada orang kafir dalam pandangan agama Islam. Sebab negara sudah menyebut semua orang di negeri ini dengan sebutan “rakyat” yang diadopsi dari kata “ra‘iyyah”. Karena itu kita tak boleh menyebut orang-orang non-Muslim di Indonesia ini dengan sebutan “kafir”.

Pemahaman yang kedua ini tentu sangat fatal dan menyesatkan, dan bahkan bisa membahayakan akidah umat Islam. Sebab umat Islam wajib meyakini bahwa agama Islam adalah satu-satunya agama yang benar. Sedangkan agama di luar Islam adalah agama yang bathil. Orang-orang yang tidak memeluk agama Islam adalah orang-orang kafir yang diancam dengan neraka yang kekal di akhirat. Nah, jika ada orang Islam yang tidak meyakini bahwa non-Muslim itu kafir, maka ia telah menjadi kafir. Karena itu kita harus berhati-hati dalam masalah ini.

Di sini perlu ditambahkan, bahwa meyakini kekafiran orang-orang non-Muslim itu tidak berarti menutup ruang untuk berbuat baik kepada mereka di ranah sosial. Artinya Islam mengajarkan umat Islam untuk bersikap baik kepada siapa saja, termasuk kepada orang-orang non-Muslim, kendati dalam waktu yang bersamaan kita juga wajib berkeyakinan bahwa orang kafir itu berada pada jalan yang salah; agama yang dipeluknya adalah agama bathil yang tidak diridhai oleh Allah.

Baca juga: Kupas Tuntas Asal Kata Kafir

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

ISLAM ARAB ISLAM ABAL-ABAL?

PERIODE NABI PERIODE TERBAIK

JIKA SENYUM ITU IBADAH…

AGAMA VS KEMANUSIAAN

Pilih al-Quran atau Pancasila?

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article Perang Pemikiran Di Era Digital PERANG PEMIKIRAN DI ERA DIGITAL
Next Article Menggugat Paham Relativisme Tafsir Al-Quran MENGGUGAT PAHAM RELATIVISME TAFSIR AL-QURAN
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d