Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: TOLERANSI DAN KEZALIMAN
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Editorial » TOLERANSI DAN KEZALIMAN
Editorial

TOLERANSI DAN KEZALIMAN

Redaksi
Last updated: 25 Oktober 2023 11:34 pm
Redaksi
Share
3 Min Read
Toleransi agenda bagi sebagian pihak
Toleransi agenda bagi sebagian pihak
SHARE

Dewasa ini “toleransi” tidak saja menjadi komoditas yang hot, melainkan juga menjadi agenda bagi sebagian pihak, sehingga tak heran jika kemudian ia dipropagandakan dan bahkan dipaksakan. Maka dari itu, toleransi yang semestinya menjadi sumber ketenangan malah menjadi pemantik kegaduhan. Di sini, memperbincangkan toleransi dengan kepala dingin dan kejernihan nalar menemukan relevansinya, dan karena itu penting dilakukan.

Mari kita mulai dari pemahaman terhadap hakikat toleransi itu sendiri. Dalam bahasa Arab, toleransi dibahasakan dengan “tasamuh”, di mana tasamuh didefinisikan dengan “merelakan hak atas dasar berbuat baik”. Artinya, kita sebenarnya memiliki hak yang menjadi beban dan mesti ditunaikan oleh orang lain kepada kita, namun kita merelakan hak itu dan membebaskan dia dari beban itu, karena kita berbuat baik kepadanya.

Baca Juga: Waria, Diskriminasi Dan Toleransi

Jika demikian halnya, maka toleransi bisa terlaksana jika dilakukan secara sukarela, dan tidak diwujudkan dengan paksaan. Begitu pula, toleransi dengan demikian hanya bisa berlaku dalam ranah akhlak dalam relasi sosial, dan tidak bisa ditetapkan sebagai hukum tetap yang harus diterapkan tanpa bisa ditawar, semisal hukum dalam jual beli dan transaksi keuangan yang lain.

Kesimpulan ini berkesuaian dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia, yang mendefinisikan toleransi dengan “bersikap toleran”. Sedangkan toleran diartikan “bersikap atau bersifat menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dan sebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri.”

Lalu apa jadinya jika toleransi dipaksakan, semisal dijadikan syarat dalam sebuah kontrak? Tentu dengan demikian telah terjadi kezaliman terhadap salah satu pihak. Karena toleransi adalah merelakan hak atas dasar berbuat baik, maka ia harus terjadi secara sukarela dalam ruang akhlak, bukan dipaksakan dalam kontrak yang mengikat. Karena jika saya punya barang seharga 10.000 lalu dipaksa harus menjualnya dengan harga 7.000 atas dasar toleransi kepada pembeli, berarti telah terjadi kezaliman pada saya. Lain halnya jika saya melakukan hal itu atas dasar sukarela.

Baca Juga: Islam Menjamin Toleransi

Logika itulah yang membikin kita harus mengoreksi pihak-pihak yang memaksakan toleransi, atau bahkan menerapkan toleransi tidak pada tempatnya. Karena selain tak bisa diterapkan dalam hukum pasti, toleransi juga tak bisa diterapkan dalam akidah. Toleransi dalam akidah adalah hal yang absurd, karena itu adalah wilayah keyakinan. Kita bisa bertoleransi dalam masalah keyakinan hanya jika kita tidak memiliki keyakinan itu. Nah, absurd, bukan? Karena itu toleransi tidak terletak pada akidah itu sendiri, melainkan terletak pada akhlak, yakni akhlak kita kepada orang yang berkeyakinan lain, atau memeluk agama yang berbeda dengan kita.

Itulah sebabnya kenapa pluralisme agama itu termasuk pemikiran yang jahat dan antitoleransi, kendati para pengusungnya bertopeng di balik toleransi. Karena setiap pemeluk agama dilarang meyakini kebenaran agama mereka masing-masing, tapi diminta mengimani absolutisme paham pluralisme agama!

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

PRESIDEN DARI PESANTREN

SPIRIT ISLAM YANG MEMERDEKAKAN

INSTING KEIBUAN DAN KIAMAT POPULASI

ZIKIR ALPAMU TIDAK SIA-SIA

TAREKAT DAN PERMASALAHAN UMAT

TAGGED:Media PesantrenMedia SidogiriSidogirimedia.comToleransi agenda bagi sebagian pihaktoleransi kezaliman

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article Syaichona Muhammad Kholil Bangkalan MAKAM & MASJID SYAICHONA KHOLIL BANGKALAN
Next Article wanita surga MENJADI SHALIHAH DENGAN DUA SYARAT
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d