Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: SAYIDAH UMMU SULAIM BINTI MALHAN, KETEGUHAN HATI YANG MENGINSPIRASI
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Jeda » Muslimah » SAYIDAH UMMU SULAIM BINTI MALHAN, KETEGUHAN HATI YANG MENGINSPIRASI
Muslimah

SAYIDAH UMMU SULAIM BINTI MALHAN, KETEGUHAN HATI YANG MENGINSPIRASI

Redaksi
Last updated: 20 Juni 2021 2:15 pm
Redaksi
Share
5 Min Read
sayidah Ummu sulaim
sayidah Ummu sulaim
SHARE

Pernahkah Anda mendengar nama Ummu Sulaim binti Malhan? Bisa dibilang beliau merupakan sosok muslimah dengan keimanan teguh yang banyak mengajarkan keteladanan iman lebih dari kaum pria saat ini. Ya, Ummu Sulaim adalah istri Malik bin Nadhar atau ibu kandung dari Shahabat agung Anas bin Malik.

Tatkala cahaya kenabian mulai menerangi kota Madinah yang ketika masih bernama Yatsrib, Ummu Sulaim termasuk personal dari kalangan Anshar (julukan bagi penduduk Madinah yang berkenan menerima kedatangan para Muhajirin yang eksodus dari kota Makkah) yang memeluk Islam di masa-masa awal hijrahnya Rasulullah.

Batu sandungan pertama yang beliau hadapi ialah penolakan dari suaminya sendiri, Malik bin Nadhar. Malik yang baru datang dari bepergian jauh dibuat penuh heran karena mendapati istrinya telah mengganti keyakinan turun-temurun leluhurnya dengan agama baru yakni Islam. Ia terkejut, mengapakah Ummu Sulaim dengan mudahnya dipengaruhi oleh orang yang baru terkenal seperti Muhammad!

Malik bin Nadhar mulai naik pitam ketika suatu hari ia bersama istri dan anak semata wayangnya berjalan beriringan. Tanpa disangka, Ummu Sulaim menuntun Anas kecil agar melafalkan kalimat iman, “Katakanlah, La Ilaha Illallahu (tiada tuhan selain Allah). Katakanlah, Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullahi (aku bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah).” Ternyata Anas kecil mau menirukan perkataan ibunya tanpa merasa dipaksa.

Demi mendengar istri tercintanya berkata demikian, Malik lantas menghardik: “Janganlah engkau merusak keyakinan (agama) anakku!” Yang ternyata disambut dengan jawaban tegas dan lugas oleh Ummu Sulaim: “Aku tidak merusak keyakinannya, akan tetapi aku mendidik (Anas) dan memperbaiki (agama)-nya.”

Perseteruan pasutri yang asalnya begitu mesra itu tak dapat dihindari. Pada akhirnya Malik minggat dari rumah kediamannya seraya bersumpah tidak akan kembali selama sang istri tidak mau merubah keyakinannya seperti di awal mula saat menjadi penyembah berhala. Singkat cerita, beberapa waktu kemudian Ummu Sulaim mendengar kabar bahwa suaminya telah tewas dibunuh dan jasadnya tidak bisa dipulangkan ke rumah duka.

Sebagai Muslimah yang tegar dan tak mau menyia-nyiakan kesempatan hidup, Ummu Sulaim kemudian mendatangi Rasulullah. Dengan perasaan rindu bercampur malu, ia mengutarakan maksudnya hendak menitipkan sang buah hati, Anas bin Malik untuk diperkenankan menjadi khuddam yang membantu mengurusi kebutuhan Rasulullah. Beliau tidak keberatan dan sejak saat itulah Anas tinggal bersama keluarga besar Rasulullah.

Sejarah emas mencatat, Anas adalah pemuda pertama yang mengabdikan diri sepenuhnya kepada Rasulullah. Tentunya ini merupakan kebanggaan teristimewa yang di dapat keluarga Ummu Sulaim. Berkat keteguhan iman ibunda, anak semata wayangnya kemudian mendapat kedudukan istimewa dalam keluarga terindah yang ada saat itu.

Cobaan kedua datang menghampiri. Ummu Sulaim menjadi perbincangan penduduk kota Madinah, lantaran keteguhan hati serta kekuatan mentalnya menghadapi cobaan hidup sendirian, meski harus merawat dan membesarkan anak semata wayang pasca ditinggal mati oleh sang suami. Salah satu diantara yang selalu memperhatikan Ummu Sulaim ialah seorang jutawan bernama Abu Thalhah. Setelah berpikir matang, Abu Thalhah memberanikan diri untuk melamar Ummu Sulaim.

Tentu saja maksud kedatangan Abu Thalhah ditolak mentah-mentah oleh Ummu Sulaim, karena calon pengantin pria berbeda keyakinan dengan yang si wanita. Meski demikian, Ummu Sulaim tetap santun menyatakan penolakannya. “Orang seperti engkau memang tidak pantas ditolak, wahai Abu Thalhah. Hanya saja engkau seorang musyrik (penyembah banyak tuhan), sedangkan aku adalah Muslimah, sehingga tidak baik bagiku menerima lamaranmu.” kata Ummu Sulaim tegas.

“Sesungguhnya aku tidak menginginkan emas maupun perak, wahai Abu Thalhah. Aku hanya ingin engkau memeluk agama Islam.” Perkataan Ummu Sulaim ini pastinya keluar dari hati super murni yang hanya mengharap ridha ilahi, tidak sekedar demi tumpukan harta duniawi. Yang menginspirasi, Abu Thalhah telah dituntun oleh Ummu Sulaim untuk memeluk Islam tanpa merasa dipaksa.

Maka, tidak mengherankan saat Rasulullah berkumpul bersama para shahabat kemudian melihat sosok Abu Thalhah dari kejauhan, beliau begitu gembiranya dan langsung berkata: “Telah datang kepada kalian Abu Thalhah yang di kedua matanya tampak cahaya Islam.”

Inilah cahaya keimanan yang benar, bermula dari perasaan cinta yang memuncak dari sosok muslimah teladan. Dari sini, sejatinya Abu Thalhah sedang menimba hikmah keimanan dari calon istrinya sendiri, Ummu Sulaim. Terkait hal yang sangat positif ini, anak semata wayang Ummu Sulaim ikut mengomentari pula, “Aku belum pernah mendengar seorang wanita pun yang paling mulia maharnya sebagaimana Ummu Sulaim, karena maharnya adalah Islam!”

Perkataan Shahabat Anas bin Malik ini bisa dimaklumi, sebab Ummu Sulaim adalah wanita Muslimah pertama yang berhasil menggaet pria non-Muslim agar mau memeluk Islam dengan mahar pernikahan. Sangat luar biasa indahnya keluarga yang demikian ini! Wallahu a’lam.

Salman Alfarisi/sidogiri

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

MUSLIMAH DAN VIRUS MERAH JAMBU

MUSLIMAH ANTI GALAU

SAAT WANITA MELAKUKAN AKSI TUTUP MULUT

FATAMORGANA KETAMPANAN PRIA

AGAR CINTA SELALU BERSEMI

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article Belajar Pada Peristiwa Kematian BELAJAR PADA PERISTIWA KEMATIAN
Next Article Etika Makan Nabi dan Shahabat ETIKA MAKAN NABI DAN SHAHABAT (4/HABIS)
2 Comments 2 Comments
  • Khoiril Umam berkata:
    20 Maret 2021 pukul 7:19 am

    5

    Balas
  • Anonim berkata:
    10 Juli 2021 pukul 9:21 pm

    0.5

    Balas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d