Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: MENGALIR
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Kajian » SidoNesia » MENGALIR
KajianSidoNesia

MENGALIR

Redaksi
Last updated: 20 Oktober 2022 10:53 pm
Redaksi
Share
4 Min Read
air zamzam yang mengalir
air zamzam yang mengalir
SHARE

Ini tentang sumber mata air semesta. Seperti diistilahkan oleh Syekh Alim Sukmana. Kakek buyutku sendiri. “Emang kakek itu keturunan Arab ya, Bi? Kok dipanggil syekh?” Suatu ketika aku bertanya pada Abi. “Itu karena kakek buyutmu alim dan sangat sepuh, Drun Badrun.”

“Oh…”

Kanjeng Rasul itu sumber mata air semesta. Pancarannya adalah inti kehidupan. Turunnya adalah kerahmatan. Dan alirannya adalah keberkahan.

Jasmani siapa yang bisa hidup tanpa tetesan-tetesan mata air semesta? Dan rohani siapa yang bisa hidup tanpa tetesan-tetesan syafaat Kanjeng Rasul?

“Cerita hikmah Syekh Alim kakek buyutku dimulai.”

Sumber mata air semesta tentu tidak bisa langsung dinikmati oleh setiap manusia. Butuh instrumen perantara menembus belantara, bahkan menembus luas samudera. Itulah dia sahabat Kanjeng Rasul. Ashhabi kan-nujum. Limaniq-tadaytum ihtadaytum.

Baca Juga: Tiba-Tiba Saja

Sahabat Kanjeng Rasul itu yang akan bertebaran membawa jutaan volume bah air semesta. Kuantitas mereka tidak banyak. Tapi jangan tanyakan kualitasnya. Satu sahabat saja mampu memberi minum satu negeri. Mereka hadir menjelma sumber mata air Zamzam, dinikmati orang Makkah dan dunia. Mereka hadir sebagai sumber mata air Nil di Mesir. Gangga di India. Dan Umbulan di Jawa. Kulluhum udul.

Generasi selanjutnya adalah tabiin. Jumlah mereka lebih banyak dari shahabat. Namun daya tampungnya kebih kecil dari mereka. Mereka tak ubahnya pabrik-pabrik air minum dalam kemasan. Mengemas ulang pancaran sumber mata air shahabat. Agar lebih mudah dipahami dan dikonsumsi. Untuk selanjutnya didistribusikan pada generasi salaf selanjutnya.

Generasi salaf itu adalah retail-retail besar semacam Toko Basmalah. Ehem…

“Mbah buyutku berdehem saat mendengus Basmalah. Sepertinya tenggorokan beliau gatal.”

Responsip aku ambilkan beliau segelas kecil Santri. “Ehem…” Gantian aku yang kegatalan.

Oke lanjut!

Generasi selanjutnya adalah retail-retail besar. Menyediakan berkarton-karton air mineral dalam berbagai ukuran. Ada yang besar. Ada yang kecil. Sesuai orang yang mau meminumnya. Maka karton-karton itulah pesantren-pesantren, ribath-ribath, majlis taklim-majlis taklim. Berbeda-beda ukuran. Macam-macam. Tapi isinya bersambung pada Kanjeng Rasul sang sumber mata air semesta.

Baca Juga: Fenomena Kiai Nyeleneh

Dari toko retail itu air kembali didistribusikan ke toko-toko yang lebih kecil. Yang ada di perempatan jalan. Di pintu gang. Hingga yang ada di ujung desa. Menyisir semua lokal dakwah. Toko itu adalah masjid-masjid, mushalla-mushalla, dan langgar-langgar diantara kerumunan.

Kemudian air diecer satu-satu. Menyebar ke rumah-rumah. Menyegarkan dahaga-dahaga. Melenyapkan gurat susah.

Beliau kembali terhenti sejenak. Sekadar meneguk beberapa mililiter kubik air.”

Tidakkah kau bayangkan bila air itu tidak sampai pada kita? Baik yang dikemas atau yang mengalir bebas di alam lepas?

Bagaimana nasib jutaan petani itu? Bagaimana susahnya mamak-mamak rumah tangga itu? Bagaimana pusingnya dinas perairan kota itu? Bagaimana?

Tidakkah kau bayangkan bila air itu sampai pada kita dalam keadaan keruh? Terkontaminasi nalar-nalar liar pipa rongsokan? Untuk membajak sawah sih iya. Tapi untuk konsumsi akal dan hati?

Belum lagi problematika si Pecinta Buta Syi’i. Yang mendaku pengikut setia ahlu bait Kanjeng Rasul. Apa pantas dia menghina para sahabat? Padahal dirinya belum tentu masuk setetes gelas ini.

“Mbah buyut mengangkat gelas Santri yang terminum seujung jari.”

Itu pun kalau setetes. Itu pun jernih. Hihih…

M. Muhsin Bahri/sidogiri

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

DI BALIK KELEMBUTAN SOSOK WANITA, BIDADARI UHUD PERISAI RASULULLAH

KEBIASAAN MEROKOK DI DUNIA

PERTEMPURAN SAGRAJAS: PERISTIWA BANJIR DARAH DI BUKIT BADAJOZ

MASJID NURUL YAKIN, TANGGERANG,

NARASI POLITIK KITA

TAGGED:air zamzam yang mengalirMajalah PesantrenMedia SidogiriSidogirimedia.com

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article tiga tangga makrifat TIGA TANGGA MAKRIFAT
Next Article maroko gerbang dakwah islam ke eropa MAROKO NEGERI INDAH YANG JADI GERBANG DAKWAH ISLAM KE EROPA
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d