Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: MAKAM SESEPUH WALI SONGO YANG DITEMUKAN DI ATAS TAMBAK
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Liputan » MAKAM SESEPUH WALI SONGO YANG DITEMUKAN DI ATAS TAMBAK
JelajahLiputan

MAKAM SESEPUH WALI SONGO YANG DITEMUKAN DI ATAS TAMBAK

Redaksi
Last updated: 10 Juni 2022 6:06 am
Redaksi
Share
5 Min Read
MAKAM SESEPUH WALI SONGO YANG DITEMUKAN DI ATAS TAMBAK
MAKAM SESEPUH WALI SONGO YANG DITEMUKAN DI ATAS TAMBAK
SHARE

Barangkali karena minimnya budaya tulis menulis bangsa kita, sehingga sejarah bangsa ini kerap menjadi perselihan dan terkesan kontrakdiktif. Sejarah bangsa ini lebih familiar sampai kepada anak bangsa melalui budaya tutur, yang disampaikan secara turun temurun oleh nenek moyang kita sebagai pelaku sejarah. Belum terkodifikasikan dengan baik.

Iya itulah uniknya. Jika sejarah sama sekali tidak memunculkan kontrakdisi, maka sosok sejarawan tidak akan pernah dilahirkan dalam peradaban keilmuan. Layaknya penjajahan telah terbukti banyak melahirkan pahlawan untuk bangsa ini. Maka masa lalu telah memunculkan lembaga penelitian dan sejarawan.

Salah satu buktinya ialah sejarah berdirinya kota Semarang. Jika pada Edisi 143, Masjid Agung Semarang dalam sejarah diyakini sebagai satu-satunya masjid di Indonesia yang mengumumkan kemerdekaan Indonesia secara terbuka. Hanya selisih beberapa saat setelah peristiwa Proklamasi yang dibacakan oleh Bung Karno dan Bung Hatta di Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta Pusat pada Hari Jumat 10.00 Wib. Tepat pada tanggal 9 Ramadhan 1364 H. Dan telah dipaparkan bagaimana peran Pangeran Pandanaran sebagai pencetus kota Semarang, Maka sedikit berbeda dengan apa yang disampaikan oleh budayawan, Djawahir Muhammad. Sejarawan kota Semarang ini dalam pementaskan teatrikalnya telah menyebutkan nama Syaikh Jumadil Kubro, sebagai pendiri kota semarang berdasarkan Serat Kandaning Ringgit Purwa.

Baca juga: Sejarah Islam Di Sisilia

Pada Rabu, 31 Oktober 2018 setelah puas menunggu takmir Masjid Kauman Semarang, saya menyempatkan diri menuju ke pesarean Syekh Jumadil Kubro yang terletak di Jl. Yos Sudarso No. 1 Terboyo Kulon, Kec. Genuk, Semarang. Makam keramat ini berlokasi di samping kiri jalan sekitar 500 meter menuju Tol Tanjungmas – Srondol yang menghubungkan kota Semarang – Jogja.

Syekh Jumadil Kubro diyakini sebagai bapak para Wali Songo. Karena hampir dari semua Wali Songo merupakan cucu dan cicit dari shahibul maqam. Konon Syaikh Jumadil Kubro yang dimakamkan di tempat ini memilki nama Jamaluddin al-Husain al-Akbar. Makam ini masih belum begitu memiliki fasilitas secara lengkap karena memang berada di lokasi yang agak sempit, di tengah lalu lalang proyek yang sedang berlangsung.

MAKAM SESEPUH WALI SONGO YANG DITEMUKAN DI ATAS TAMBAK
Pintu masuk Masjid

Menurut sejarah tutur warga setempat makam ini ditemukan di tengah-tengah tambak sekitar pada tahun 1970. Karena pada saat itu, kawasan makam –yang kini merupakan wilayah Kelurahan Terboyo Kulon– berupa rawa dan tambak. Bentuk makam pun hanya berwujud gundukan tanah dengan dua patok dari kayu dengan panjang empat meteran. Konon, menurut cerita, makam Syaikh Jumadil Kubro ditutup dengan perahu.

‘’Makam ini tertutup dengan perahu. Jarak empat meter itu adalah panjang perahu yang dibalik. Sementara patok itu merupakan cukrik perahu. Bukan tinggi badan Syaikh Jumadil Kubro,’’ ungkap salah seorang saat kami konfrimasi kenapa ukuran makamnya panjang sekali. Bahkan hampir menyamai 3 ukuran makam orang dewasa di Indonesia pada umumnya.

Tepat di samping makam ada sebuah pohon besar yang dibiarkan tumbuh menjulang menembus atap, menyembul pada samping masjid yang berada di lantai II bangunan makam. Dalam catatan yang terukir pada batu marmer, makam Syaikh Jumadil Kubro diresmikan pada hari Kamis Pahing, 26 Fabruari 1998 M. oleh Walikota Semarang Kol. H. Soetrisno Suharto.

MAKAM SESEPUH WALI SONGO YANG DITEMUKAN DI ATAS TAMBAK
Catatan silsilah

Hebatnya, walau Yayasan Makam Syaikh Jumadil Kubro baru berbadan hukum pada April 2014 M. dan masih proses pembangunan, tepat di pintu masuk telah tersedia berbagai roti aneka rasa dan minuman dingin sebagai pelepas dahaga para peziarah di tengah panasnya metropolitan. “Manggah-manggah para pezaiarah silakan ambil. Semua gratis!,” tutur lembut penjaga makanan yang saya kira itu adalah dagangan untuk diperjual belikan. Ternyata kata Miftahul Umam, Mahasiswa UIN Wali Songgo Semarang, yang mengantarkan saya ke lokasi, semua itu memang disediakan gratis untuk para peziarah selama jam buka.

Penting untuk diketahui nama “Jamaluddin al-Husain al-Akbar” yang diyakini sebagai shabibul makam ini, masih dipersangsikan. Mengingat di Sulawesi dan Mojokerto Jatim, juga ada makam Syaikh Jumadil Kubro dengan nama serupa. Bisa jadi Syaikh Jumadil Kubro merupakan sebuah julukan kepada pemuka agama sebelum masa Wali Songo. Namun bagaimanapun itu, yang jelas bisa dipastikan shahibul makam ini telah menjadi magnet bagi peziarah yang datang dari pelosok daerah. Sebagai bukti kekaramahan dan keikhlasan pada masa hidupnya. Dan sejarah berdirinya kota Semarang sebagai titik sentral Pulau Jawa tak lepas dari peran berkembangnya Islam di Bumi Nusantara.[

Muh. Kurdi Arifin/sidogiri

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

PENGOBATAN ALAMI DAN SYAR’I (1)

MOMENTUM BAGI SANTRI UNTUK BERKIPRAH

YANG TERSISA DARI BAITUL HIKMAH

AKIDAH AHLUSUNAH TERHADAP SHAHABAT RASULULLAH #2 LARANGAN MENGHINA DAN MENCELA

DUA JUMATAN DALAM SATU DESA

TAGGED:Sidogirimedia.com

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article KONTEKS PENOLAKAN IMAM SYAFII TERHADAP ILMU KALAM KONTEKS PENOLAKAN IMAM SYAFII TERHADAP ILMU KALAM
Next Article 10 JUNI 1947 PERJUANGAN MENDAPAT PENGAKUAN INTERNASIONAL 10 JUNI 1947 PERJUANGAN MENDAPAT PENGAKUAN INTERNASIONAL
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d