Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: JELAJAH ISLAM DI KANADA
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Dunia Islam » Rihlah » JELAJAH ISLAM DI KANADA
Rihlah

JELAJAH ISLAM DI KANADA

Khoiril Umam
Last updated: 26 Juni 2021 10:30 pm
Khoiril Umam
Share
3 Min Read
Jelajah Islam di Kanada
Jelajah Islam di Kanada
SHARE

Menurut Daood Hassan Hamdani, Muslim Kanada pertama adalah Agnes Love dan James love, pasangan muda dari Skotlandia. Mereka berdua berada di kawasan itu kira-kira 13 tahun sebelum Bapak Konfederasi, George Brown mendeklarasikan berdirinya Kanada (1867 M.). Kemudian pada tahun itu (1867 M.) sensus penduduk Muslim di sana sudah mencapai 13 orang.

1. Setelah umat Muslim di sana mencapai 700 barulah sebuah masjid bernama al-Jamia berdiri indah pada tahun 1938 yang kemudian menjadi bagian dari museum di Fort Edmunton Park. Selain menjadi pusat ibadah umat Muslim, masjid ini dijadikan tempat tinggal umat Muslim tunawisma saat cuaca mulai mendingin.

Populasi Muslim Kanada semakin hari semakin meningkat, utamanya setelah perang dunia II. Meskipun begitu, umat Islam masih menjadi kaum paling minoritas. Pasca penghapusan preferensi imigrasi Eropa pada akhir 1960-an, barulah umat Islam dari berbagai belahan dunia mulai masuk ke Kanada dalam jumlah yang signifikan. Migrasi besar-besaran masyarakat Muslim non-Eropa ke negara tersebut berlangsung selama dekade 1970-an.

Berdasarkan sensus Pemerintah Kanada, jumlah umat Muslim sebanyak 33 ribu (1971), 98 ribu (1981), 253 ribu (1991), 579.647 (2001), dan 783.700 (2006). Angka ini setara dengan 2,5 persen total penduduk Kanada.

2. cc. 10 kota tersebut adalah Ottawa, Montreal, Vancouver, Halifax, Windsor, Winnipeg, Calgary, Edmonton, Toronto, dan Ontario.

3. Selang setelah padatnya umat Muslim di sana, simbol-simbol Islam mulai diterima. Gadis-gadis Muslimah berkerudung pun banyak ditemukan di berbagai tempat, utamanya tempat ibadah dan belajar seperti perpustakaan. Bahkan, Konstitusi Kanada menjamin kebebasan warga negaranya untuk menjalankan urusan agama, persisnya pasal 2 (a) Canadian Charter of Rights and Freedoms (Piagam Hak Asasi dan Kebebasan Kanada).

4. Pasca teror di Perancis, Masjid As-Salam di kota Peterborough, Ontario, Kanada, dibakar oleh pelaku yang masih dicari oleh pihak yang berwajib. Motifnya diduga karena kebencian terhadap umat Muslim, sebab adanya dugaan serangan di Paris yang dilakukan oleh teroris Muslim. Dampaknya, interior di dalam masjid rusak parah. Diperkirakan lebih dari 1000 pemeluk Islam dari 50 keluarga di kawasan Peterborough tidak bisa beribadah dengan cara berjemaah karena tidak menemukan tempat. Mirisnya lagi, masjid tersebut tidak dapat direnovasi lagi.

5. Untungnya, pemerintah Kanada ikut membela terkait insiden pembakaran masjid ini, Justin Trudeau, Perdana Menteri Kanada mengatakan berjanji akan melindungi hak muslim dan aktivitas ibadah masjid di Kanada dari serangan kebencian setelah peristiwa teror Paris. Pemerintah Kanada berusaha memahami bahwa radikalisme juga mengorbankan umat Muslim di seluruh dunia, meski data fakta tidak menyatakan demikian.

Achmad Sudaisi/sidogiri

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

NARASI POLITIK KITA

KEGIATAN KEAGAMAAN DI TAHUN BARU ISLAM

KEGUGURAN DALAM KAITAN HUKUM FIKIH

MEREAKSI RADIKALISME SECARA RADIKAL

NARASI PEMIMPIN

TAGGED:majalah santriMajalah sidogiriMedia SidogiriSidogiriMediaSidogirimedia.com

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article Masjid Nurul Yakin Tanggerang MASJID NURUL YAKIN, TANGGERANG,
Next Article palestina rohingya dan kita PALESTINA, ROHINGYA DAN KITA
1 Comment 1 Comment
  • Khoiril Umam berkata:
    3 Agustus 2021 pukul 9:39 am

    5

    Balas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d