Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: BARAT PUN MENGAKUI KEAGUNGANNYA
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Kajian » SidoNesia » BARAT PUN MENGAKUI KEAGUNGANNYA
KajianSidoNesia

BARAT PUN MENGAKUI KEAGUNGANNYA

Khoiril Umam
Last updated: 11 Desember 2021 11:41 am
Khoiril Umam
Share
4 Min Read
Barat Pun Mengakui Keagungannya
Barat Pun Mengakui Keagungannya
SHARE

Ingatkah pada suatu malam, di mana Tasik Sava yang dianggap mulia itu teggelam ke dalam tanah, Di Negeri Persia api sesembahan bangsanya yang tidak pernah padam selama hampir seribu tahun padam dengan sendirinya, Berhala-berhala di sekitar Kakbah tiba-tiba hancur berantakan. Selain itu di waktu yang sama mahligai Kisra beserta empat belas tiang serinya runtuh. Malam itu adalah malam kelahiran Muhammad bin Abdillah. Nabi mulia dari tanah Arab yang selanjutnya menjadi reformis dunia. Kelahirnya menjadi perbincangan penghuni bumi; tumbuh-tumbuhan, hewan serta para penghuni langit.

Kejadian itu disebut dengan irhas. Sebuah peristiwa menakjubkan yang hanya bisa disaksikan oleh manusia normal dan hanya terjadi kepada Baginda Nabi. Dinyatakan ‘hanya bisa disaksisakan oleh manusia normal’, Sebab, masih banyak hal yang tidak kasat mata yang tidak bisa disaksikan oleh manusia pada umumnya.

Kita tahu bahwa di dalam al-Quran sering kali kita dapati Allah menyerukan nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad langsung dengan nama-nama mereka, seperti, “Ya Adam” (QS. 2:33, 35), “Ya Musa”(QS. 5:22, 24), “Ya Ibrahim” (QS. 19:46) dan “Ya Isa” (QS. 3:55). Bedahalnya dengan Nabi Muhammad, Allah tidak menyerukan namanya kecuali dengan gelar kehormatan baginya, seperti, “Ya Ayuhan-Nabi” atau “Ya Ayyuhar-Rasul”. Bahkan tidak jarang Allah memanggilnya dengan panggilan mesra. Seperti, “Ya Ayyuhal-Muzammil” atau “Ya Ayuhal-Muddatstsir”.

Sejarah adalah saksi terbaik dalam kehidupan manusia, sehingga setiap kali ada distorsi sejarah, akan segera ditemukan kebohongannya. Nabi Muhammad di mata para sejarawan Muslim ataupun non-Muslim sekalipun diakui sebagai manusia teragung di sepanjang sejarah kemanusiaan. Bahkan, tak pelak, jika kemudian Nabi Muhammad menjadi simbol keadilan dunia.

Sebagaimana kesimpulan para pakar Barat terhadap keagungannya. Seperti, Thomas Carlyle dalam bukunya One Heroes, Hero Worship And The Heros In History yang menggunakan karakter kepahlawanan (heroisme) sebagai tolok ukurnya. Demikian pula Will Durant dalam The Story of Civilization In The Word dengan tolak ukur “hasil karya” Nabi. Marcus Dodds dalam Muhammad, Budha and Christ, dengan tolok ukur “keberanian moral”-nya. Nezmeluke dalam Muhammad ar-Rasul waal-Risalah dengan tolok ukur “metode pembuktian sejarah”. Dan sederatan pakar lainnya.

Jika saja dari umatnya, ada yang mengaku mencintanya melebihi apapun juga tentu tidak seujung kuku pun dapat melampawi kecintaannya pada umatnya. “Ummati, ummati, ummati..”. Pekiknya di tengah rasa sakit di penghujung ajalnya. “Ummati, ummati, ummati..”. Sekali lagi ia serukan kata itu di saat semua orang mengatakan “Nafsi, Nafsi” (diriku, diriku) di hari pembangkitan kelak. Bayangkan siapa dia yang rela menitikkan air matanya demi seorang umat yang tak kian mengingatnya. Setetes air mata yang jatuh dari pelupuk mata mulianya tidak akan pernah sebanding dengan lautan air mata manusia yang membasahi bumi untuknya.

Baca juga: Membangunkan Nyali Hijrah

Kendati demikian, mencintainya adalah sebuah kelaziman bagi umatnya, tidak sekadar di lisan tetapi juga dengan perbuatan. Sebab, sebagiamana dijelaskan di edisi sebelumnya, bahwa di antara tanda-tanda cinta adalah, berperangai dengan perangai sang kekasih. Oleh karena itu, tidak berlebihan kiranya jika ada sebuah ungkapan “Orang yang mencintai Nabi Muhammad dengan cinta yang sesungguhnya adalah sebuah pertanda orang itu akan menjadi sosok yang memiliki pekerti yang baik”. Sebab bagaimanapun juga Nabi Muhammad adalah seorang yang diakui dunia sebagai seorang yang memiliki pekerti yang luhur penuh kasih sayang dengan siapapun itu bahkan kepada orang kafir sekalipun.

Sanusi Baisuni

Baca juga: Kemudahan Dalam Kesulitan Syariah

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

SOLUSI MEMULIHKAN MINDSET FIKIH PRIORITAS

CALON PEMIMPIN YANG SESUNGGUHNYA

BIMA RISTAN: EMBRIO RUMAH SAKIT MODERN

TOLERANSI DAN ISU MEMECAH BELAH NKRI

MENEPIS HUJAH SESAT WAHABI

TAGGED:Majalah Pesantrenmajalah santri

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article membangunkan Nyali Hijrah MEMBANGUNKAN NYALI HIJRAH
Next Article Jangan Semua 'Pindah' Disebut Hijrah JANGAN SEMUA ‘PINDAH’ DISEBUT HIJRAH
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d