Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: MENERKA PELOPOR PERINGATAN MAULID NABI
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Jeda » Kilas Balik » MENERKA PELOPOR PERINGATAN MAULID NABI
JedaKilas Balik

MENERKA PELOPOR PERINGATAN MAULID NABI

Redaksi
Last updated: 10 Oktober 2022 7:30 pm
Redaksi
Share
4 Min Read
menerka pelopor peringatan maulid nabi
menerka pelopor peringatan maulid nabi
SHARE

Setiap tanggal 12 Rabiul Awal, umat Islam seluruh dunia antusias dan bersuka cita merayakan Maulid Nabi Muhammad. Ada beragam cara yang diekspresikan oleh masyarakat dalam menghormati hari kelahiran Nabi Muhammad, sesuai adat dan budaya masing-masing.

Sejarawan Muslim berbeda pandangan mengenai sosok yang pertama kali memperingati Maulid Nabi. Pendapat yang paling masyhur dan disepakati oleh para pengkaji sejarah menyatakan bahwa Sultan Muzhaffaruddin Gakbari (lebih dikenal sebagai Sultan al-Muzhaffar), Raja Irbil (sekarang masuk wilayah Irak), adalah pelopor peringatan maulid pada awal abad ke-7 Hijriyah. Pendapat ini didukung oleh pakar sejarah seperti Ibnu Khallikan, Sibth Ibnul-Jauzi, Ibnu Katsir, al-Hafizh al-Sakhawi, al-Hafizh as-Suyuthi dan lainnya.

Sultan al-Muzhaffar disebut-sebut memiliki perhatian yang begitu besar terhadap perayaan Maulid Nabi. Konon, perayaan maulid merupakan usaha mengimbangi maraknya perayaan natal yang dilakukan oleh kaum Nasrani di daerah kekuasaan Sultan al-Muzhaffar. Beliau menyembelih ribuan kambing dan unta sebagai hidangan bagi semua rakyat dan para ulama yang hadir.

Ibnu Katsir memberikan kesaksian, “Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan Maulid Nabi pada bulan Rabiul Awal. Dia merayakannya secara besar-besaran. Dia adalah seorang yang berani, pahlawan, alim dan seorang yang adil–semoga Allah merahmatinya.”

Baca Juga: Maulid Diantara Bidah Dan Maslahah

Sementara itu, sebagian sejarawan mengatakan bahwa yang pertama mengadakan Maulid Nabi adalah Sultan Shalahuddin al-Ayyubi. Pendapat ini merujuk pada sejarah Perang Salib kala itu. Disebutkan bahwa pada masa Sultan Shalahuddin, perayaan maulid diadakan untuk membangkitkan semangat pasukan Islam yang mulai padam dalam menghadapi pasukan Salib.

Sultan Shalahuddin menilai bahwa peringatan Maulid Nabi mampu membangkitkan kembali semangat juang pasukan Islam. Sebab dalam peringatan maulid diungkapkan kegigihan Rasulullah dan para shahabat dalam menghadapi serangan kaum kafir. Usaha mengenang perjuangan Rasulullah melalui medium perayaan maulid tersebut dianggap mampu mengembalikan semangat juang pasukan.

Pendapat bahwa Sultan Shalahuddin adalah ‘orang pertama’ yang merayakan Maulid Nabi ini dapat dibenarkan jika yang dimaksud adalah ‘pertama menghidupkan kembali tradisi yang telah lama mati dan membebaskan dari kepentingan politik’. Untuk diketahui, para sejarawan ada yang berpendapat bahwa maulid sudah pernah dirayakan sebelumnya. Namun saat itu maulid masih dipenuhi kepentingan pribadi dan politis, akhirnya banyak ulama yang menentang pelaksanaannya.

Al-Imam as-Suyuthi dalam al-Hawi lil-Fatawi berpendapat bahwa gagasan menghidupkan kembali peringatan maulid bukan semata-mata berasal dari Sultan Shalahuddin, melainkan usulan dari saudara iparnya, Muzhaffaruddin di Irbil, Irak. Jadi anggapan bahwa Sultan Shalahuddin adalah pelopor perayaan maulid dirasa kurang tepat. Untuk itulah, dapat disimpulkan bahwa Sultan al-Mudzaffar orang pertama yang melaksanakan peringatan Maulid Nabi.

Baca Juga: Bermaulid Di Detak Jantung Kita

Sumber lain menjelaskan bahwa perayaan Maulid Nabi sebenarnya diprakarsai oleh pemerintahan beraliran Syiah yakni Dinasti Fatimiyyun. Syekh ‘Ali Mahfuzh dalam kitab al-Ibda’ fi Madharil-Ibtida’ (hal. 251) mengatakan bahwa perayaan maulid pertama kali digelar oleh ‘Ubaidiyyun (Fatimiyyun). Pendapat ini sebenarnya semakin menguatkan pandangan sejarawan bahwa Sultan Shalahuddin bukan pelopor perayaan maulid, tetapi sosok yang ‘menghidupkan kembali’ dan membersihkan dari kepentingan pribadi.

Ahmad bin ‘Abdul Halim al-Harani menguatkan, “Negeri Mesir kemudian ditaklukkan oleh raja yang berpegang teguh dengan Sunah yaitu Shalahuddin. Dia yang menampakkan ajaran Nabi yang sahih di kala itu, berseberangan dengan ajaran Rafidhah (Syi’ah). Pada masa dia, akhirnya ilmu dan ajaran Nabi semakin terbesar luas.”

Ada banyak ulama yang menganggap baik dan mendukung perayaan Maulid Nabi sebab mengandung hal-hal positif di dalamnya. Namun, tak sedikit yang melarangnya karena dianggap bid’ah terlarang.

N. Shalihin Damiri/sidogiri

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

Bunga Violet, Si Cantik yang Kaya Khasiat

SAAT ANAK MENGELUHKAN PASANGAN HIDUPNYA

KEDAHSYATAN MAULID SYARAFUL ANAM

BAHAYA TOPENG IKHTILAF

JEJAK KHILAFAH UMAR BIN AL-KHATHTHAB; JEJAK PARA PERWIRA MEREBUT NEGERI SURIAH

TAGGED:dunia antusias dan bersuka cita merayakan MaulidMajalah PesantrenMajalah sidogiriMedia Sidogirimemperingati maulid nabimenerka pelopor peringatan maulid nabimerayakan Maulid Nabi MuhammadSidogirimedia.com

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article meneladani akhlak baginda nabi MENELADANI AKHLAK BAGINDA
Next Article penikmat kopi KOPI LUWAK
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d