Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: PERIODE NABI PERIODE TERBAIK
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Tabayun » PERIODE NABI PERIODE TERBAIK
Tabayun

PERIODE NABI PERIODE TERBAIK

Redaksi
Last updated: 28 Juli 2022 8:31 pm
Redaksi
Share
3 Min Read
PERIODE NABI PERIODE TERBAIK
PERIODE NABI PERIODE TERBAIK
SHARE

Ada seorang tokoh Islam menulis di akun Twitter-nya, seperti ini: “Apanya yang waras jika cara hidup 1.400 tahun yang lalu di sejengkal tanah purba hendak diterapkan hari ini di seluruh muka bumi?”

Sebagai tulisan singkat, tentu pernyataan tersebut sangat bias dan tidak begitu jelas apa maksudnya dan siapa yang dituju, meski sudah sangat lumrah jika angka 1.400 mengarah pada periode kehidupan Nabi. Bagaimana kita menyikapinya pernyataan seperti itu?

Jawaban

Pertama, seorang tokoh yang menulis atau berbicara di sosial media, hendaknya menulis atau berbicara dengan jelas dan lugas, untuk memberikan petunjuk kepada umat terkait persoalan yang masih samar-samar bagi mereka atau untuk menjawab problem keumatan yang terjadi secara merata. Sehingga dengan demikian, umat menemui jalan terang yang mudah untuk dilalui.

Baca Juga: Apakah Nabi Pernah Sesat?

Jika seorang tokoh justru menulis sesuatu yang bias, tidak dimengerti oleh kebanyakan orang, padahal sosial media adalah media global yang bisa diakses oleh siapa saja, apalagi tulisan yang membikin orang bingung, mengganggu pemahaman orang awam, atau bahkan bisa menggoyahkan keimanan mereka, tentu hal sedemikian sangat berbahaya.

Kedua, kode 1.400 secara umum memang mengarah pada periode kehidupan Nabi, sebab begitulah lumrahnya istilah yang digunakan oleh para penulis. Dan jika memang demikian maksudnya, maka pernyataan itu sungguh sangat berbahaya, karena bisa berarti bahwa orang-orang yang meniru cara-cara hidup Rasulullah dan masyarakat Muslimin saat itu (para shahabat) dianggap tidak waras. Anggapan seperti ini tidak boleh muncul dari seorang Muslim, karena jelas berbahaya bagi keselamatan iman mereka.

Namun, jika kita mencoba melacak lebih dalam lagi dan mengerucutkan kecenderungan komentar semacam di atas, tampaknya itu lebih mengarah pada komentar terhadap simbol-simbol islami yang mulai digandrungi oleh umat Islam Indonesia, seperti jilbab dan cadar untuk perempuan atau jubah untuk laki-laki.

Baca Juga: Surga itu Tidak Penting!

Sebab umumnya, orang Islam yang liberal memang enggan dengan segala sesuatu yang berbau Arab, lalu mereka mencoba membenturkannya dengan budaya Nusantara. Namun, pada waktu yang bersamaan, mereka sangat welcome dengan budaya dan nilai-nilai Barat, karena dianggap sebagai simbol kemodernan.

Akan tetapi, mungkin juga kata-kata di atas diarahkan untuk menyerang ide khilafah yang dipasarkan oleh sebagian ormas yang ada di Indonesia (HTI). Bagaimanapun khilafah adalah sistem pemerintahan dalam Islam, tetapi ide khilafah versi HTI banyak yang tidak sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh para ulama Ahlusunah wal-Jamaah dan karena itu kita juga menolaknya.

Namun, mengatakan bahwa khilafah secara umum adalah sistem kuno dan orang yang mencoba menerapkannya dianggap tidak waras, adalah komentar yang jauh dari sikap ilmiah dan bahkan tidak dewasa. Sebab sistem demokrasi yang kita gunakan hari ini adalah warisan Yunani dan jauh lebih kuno ketimbang sistem khilafah yang digunakan pada zaman Khulafaur Rasyidin. Apakah dengan demikian berarti saat ini kita semua sedang tidak waras?

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

ASY-SYIFA BINTI ABDILLAH AL-ADAWIYAH (20 H), USTADZAH PERTAMA PARA MUSLIMAH DI MASA RASULULLAH

BUKU REFERENTIF DAN KOMPREHENSIF

Kajian Annajah HMASS

PAHAMI ISTILAH “MODERAT” SESUAI AJARAN ISLAM

KISAH ISLAMNYA PUTRA-PUTRI PRABU SILIWANGI

TAGGED:Kehidupan Nabimajalah santriMedia PesantrenPeriode NabiSidogirimedia.com

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article EUFORIA PENDIDIKAN PESANTREN EUFORIA PENDIDIKAN PESANTREN
Next Article MENDAKWAHI DIRI SENDIRI MENDAKWAHI DIRI SENDIRI
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
NYANYIAN DAN TARIAN SUFI
Kajian 24 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d