{"id":987,"date":"2020-07-28T04:16:30","date_gmt":"2020-07-28T04:16:30","guid":{"rendered":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?p=987"},"modified":"2020-07-28T04:16:51","modified_gmt":"2020-07-28T04:16:51","slug":"maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/","title":{"rendered":"MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA"},"content":{"rendered":"\n<p>7 DESEMBER 1941, secara mendadak Kekaisaran\nJepang menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour,\nHawai. Lima jam setelah serangan mematikan itu, pemerintah Hindia Belanda\nmenyatakan perang melawan Jepang.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, Jepang bergerak menuju arah\nselatan. Sasaran pertama adalah Hongkong. Sempat mendapat perlawanan dari\nInggris, namun tidak berlangsung lama. 25 Desember 1941, Hongkong resmi takluk.<\/p>\n\n\n\n<p>Target selanjutnya adalah Malaysia, negara\nyang sangat vital bagi Inggris. Inggris mati-matian mempertahankan Malaysia,\nnamun akhirnya lumpuh juga pada Februari 1942.<\/p>\n\n\n\n<p>Serangan berikutnya ke wilayah Burma\n(Myanmar), kemudian Filipina. Di Filipina, Jenderal Masaharu Homma mendapatkan\nperlawanan sengit dari tentara AS di bawah komando Jenderal Douglas Mac Arthur.\nDalam keadaan terdesak, Presiden Franklin D. Roosevelt memerintahkan Mac Arhur\nagar mundur.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengantisipasi serangan Jepang yang\nmengancam wilayah Asia Tenggara, negara-negara sekutu membentuk komando\ngabungan bernama ABDACOM (American, British, Dutch, Australian Command).\nKomandan tertinggi dipegang Marsekal Sir Archibald Wavell (Inggris), komandan\nangkatan laut Laksamana Thomas C. Harth (AS), komandan angkatan darat Letnan\nJenderal Hein Ter Pooten (Belanda), dan komandan angkatan udara Marsekal\nRichard E.C. Pierce (Australia).<\/p>\n\n\n\n<p>Markas besar ABDACOM berada di Lembang, Jawa\nBarat, sedangkan markas angkatan lautnya berada di Surabaya. Untuk pertahanan\nlaut, ABDACOM membagi daerah perairan Asia Tenggara atas tiga bagian: barat,\ntimur, dan selatan. Wilayah barat menjadi tanggung jawab Inggris, mencakup\nwilayah Laut China Selatan, Samudera Hindia, dan Singapura. Wilayah timur\nmenjadi tanggung jawab AS dan Australia, meliputi wilayah Makassar ke timur.\nSedangkan Belanda bertanggung jawab atas area Laut Jawa.<\/p>\n\n\n\n<p>ABDACOM memiliki banyak kelemahan: jumlah pasukannya\nkalah dibandingkan jumlah pasukan Jepang, dan mereka tidak pernah melakukan\nlatihan militer bersama. Akibatnya, strategi perang maupun sistem komandonya\ntidak integral dan berbeda-beda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sebuah pertempuran laut di Laur China\nSelatan, kapal Inggris Prince of Wales dan Repulse ditenggelamkan oleh 50\npenyelam berani mati Jepang. Akibat dari kekalahan ini, ABDACOM berantakan dan\nSir Achibald Wavell terpaksa meninggalkan Indonesia dan menyingkir ke India.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Membelit Nusantara<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tepat 75 tahun silam, Jepang merebut Nusantara\ndengan sangat cepat. Pasukan Hindia Belanda tak berdaya menghadapi serangan\nbertubi-tubi dari serdadu Negeri Matahari Terbit.<\/p>\n\n\n\n<p>Pulau Tarakan (Kalimantan Utara) direbut kali\npertama pada 11 Januari 1942, disusul Manado 17 Januari, Balikpapan 22 Januari,\nPontianak 29 Januari, Samarinda 3 Februari, Banjarmasin 10 Februari, Palembang\n14 Februari, dan Bali pada 26 Februari.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam upaya merebut pulau Jawa, Jepang\nmelancarkan \u201cOperasi Gurita\u201d. Gurita barat bergerak menuju Jawa dari Kalimantan\nUtara, sedangkan gurita timur bergerak dari Filipina menuju pulau Jawa melalui\nperairan Makassar.<\/p>\n\n\n\n<p>Gurita barat tak mengalami hambatan berarti.\nMereka mendarat di pulau Eraten (Indramayu), lalu menguasai Serang (Banten)\npada 1 Maret. Adapun gurita timur masih harus berjibaku dalam pertempuran laut\ndekat Balikpapan, juga di Laut Jawa, tepatnya di perairan antara Bawean, Tuban,\ndan Laut Rembang. Pertempuran Laut Jawa berlangsung selama 7 jam pada tanggal\n27 Februari.<\/p>\n\n\n\n<p>Gurita barat menjadikan Bandung sebagai target\nutama. Dari Eraten, detasemen beranggotakan 5.000 serdadu di bawah komando\nKolonel Toshinori Shoji terus bergerak menuju lapangan terbang Kalijati,\nSubang, yang hanya berjarak 40 km dari Bandung. Dalam sebuah pertempuran\nsingkat, lapangan terbang Kalijati berhasil direbut Jepang. Selama tiga hari\nberturut-turut, tanggal 2 s.d 4 Maret, tentara Belanda mencoba merebut kembali\nlapangan Kalijati namun selalu gagal dan menelan banyak korban.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanggal 5 Maret, Batavia (Jakarta) diumumkan\nsebagai \u201cKota Terbuka\u201d, yang berarti bahwa kota itu tidak akan dipertahankan\noleh pasukan Belanda. Dari Batavia, tentara Jepang bergerak ke selatan dan\nmenguasai Buitenzorg (Bogor).<\/p>\n\n\n\n<p>Di hari yang sama, Jepang bergerak dari\nKalijati menuju Bandung. Mula-mula markas pertahanan di Ciater mereke gempur.\nDari Ciater, pasukan Belanda mundur ke Lembang sebagai pertahanan terakhir.\nNamun apa daya, Lembang akhirnya direbut pula oleh Jepang pada 7 Maret petang.<\/p>\n\n\n\n<p>Operasi kilat detasemen Shoji membuat krisis\nkekuatan militer Belanda, dan itu berarti sebuah sinyal akan direbutnya Bandung\ndengan mudah. Pada 6 Desember, keluar perintah dari Letjen Ter Pooten dan\nGubernur Jenderal Hindia Belanda, Tjarda van Starkenborgh agar pasukan Belanda\ntidak mengadakan pertempuran di Bandung, untuk menghindari korban dari penduduk\nsipil.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada 7 Maret, Belanda mencoba mengulur-ulur\nwaktu. Ajakan untuk berunding yang ditawarkan oleh pihak Jepang coba ditolak\noleh pihak Belanda. Akibatnya, Jepang memberikan ultimatum keras, bahwa bila\npada pagi hari 8 Maret 1942 pukul 10:00 para petinggi Belanda belum berada di\nKalijati untuk berunding, maka Bandung akan dibombardir sampai hancur. Sejumlah\npesawat bomber disiagakan oleh pihak Jepang di Pangkalan Udara Kalijati.<\/p>\n\n\n\n<p>Jepang menuntut yang menghadiri perundingan\nadalah panglima tentara Belanda, Letjen Ter Pooten, atau Gubernur Jenderal Van\nStarkenborgh sebagai pimpinan tertinggi di Hindia Belanda. Mereka juga menuntut\nagar wilayah yang diserahkan mencakup seluruh wilayah Hindia Belanda, tidak\nhanya pulau Jawa.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertemuan berlangsung di rumah dinas seorang\nperwira staf Sekolah Penerbang Hindia Belanda yang kini menjadi Museum Rumah\nSejarah, Komplek Garuda E-25 Lanud Suryadarma, Kalijati, Subang. Letnan\nJenderal Hitoshi Imamura datang dari Batavia menghadiri perundingan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Drama 10 Menit<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perundingan penyerahan kekuasaan dari\npemerintah kolonial Hindia Belanda kepada Kekaisaran Jepang berlangsung amat\nsingkat. 10 menit!<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam transkip perundingan Kalijati terungkap,\nJenderal Imamura bertanya dengan nada mengintimidasi, \u201cApakah Gubernur Jenderal\ndan Panglima Tentara mempunyai wewenang untuk mengadakan perundingan ini?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya tidak memiliki wewenang bicara sebagai\nPanglima Tentara,\u201d jawab Van Starkenborgh singkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\"><strong>Moh. Yasir\/sidogiri<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7 DESEMBER 1941, secara mendadak Kekaisaran Jepang menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai. Lima jam setelah serangan mematikan itu, pemerintah Hindia Belanda menyatakan perang melawan Jepang. Setelah itu, Jepang bergerak menuju arah selatan. Sasaran pertama adalah Hongkong. Sempat mendapat perlawanan dari Inggris, namun tidak berlangsung lama. 25 Desember 1941, Hongkong resmi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1159,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[],"class_list":{"0":"post-987","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kilas-balik"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v26.6) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA - Sidogiri Media Online<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"7 DESEMBER 1941, secara mendadak Kekaisaran Jepang menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai. Lima jam setelah serangan mematikan itu, pemerintah Hindia Belanda menyatakan perang melawan Jepang. Setelah itu, Jepang bergerak menuju arah selatan. Sasaran pertama adalah Hongkong. Sempat mendapat perlawanan dari Inggris, namun tidak berlangsung lama. 25 Desember 1941, Hongkong resmi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sidogiri Media Online\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-28T04:16:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-07-28T04:16:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"929\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"681\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\"},\"headline\":\"MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA\",\"datePublished\":\"2020-07-28T04:16:30+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-28T04:16:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/\"},\"wordCount\":803,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Kilas Balik\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/\",\"name\":\"MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA - Sidogiri Media Online\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1\",\"datePublished\":\"2020-07-28T04:16:30+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-28T04:16:51+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1\",\"width\":929,\"height\":681,\"caption\":\"jepang membelit nusantara\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jeda\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/jeda\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kilas Balik\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/jeda\/kilas-balik\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"name\":\"Sidogiri Media Online\",\"description\":\"Aktual Salaf\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\",\"name\":\"Sidogiri Media\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"width\":2940,\"height\":690,\"caption\":\"Sidogiri Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\",\"https:\/\/x.com\/sidogirimedia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/Sidogirimedia.com\"],\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA - Sidogiri Media Online","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA","og_description":"7 DESEMBER 1941, secara mendadak Kekaisaran Jepang menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai. Lima jam setelah serangan mematikan itu, pemerintah Hindia Belanda menyatakan perang melawan Jepang. Setelah itu, Jepang bergerak menuju arah selatan. Sasaran pertama adalah Hongkong. Sempat mendapat perlawanan dari Inggris, namun tidak berlangsung lama. 25 Desember 1941, Hongkong resmi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/","og_site_name":"Sidogiri Media Online","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","article_published_time":"2020-07-28T04:16:30+00:00","article_modified_time":"2020-07-28T04:16:51+00:00","og_image":[{"width":929,"height":681,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sidogirimedia","twitter_site":"@sidogirimedia","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46"},"headline":"MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA","datePublished":"2020-07-28T04:16:30+00:00","dateModified":"2020-07-28T04:16:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/"},"wordCount":803,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1","articleSection":["Kilas Balik"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/","name":"MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA - Sidogiri Media Online","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1","datePublished":"2020-07-28T04:16:30+00:00","dateModified":"2020-07-28T04:16:51+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1","width":929,"height":681,"caption":"jepang membelit nusantara"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maret-1942-saat-gurita-jepang-membelit-nusantara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jeda","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/jeda\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kilas Balik","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/jeda\/kilas-balik\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"MARET 1942, SAAT GURITA JEPANG MEMBELIT NUSANTARA"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","name":"Sidogiri Media Online","description":"Aktual Salaf","publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization","name":"Sidogiri Media","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","width":2940,"height":690,"caption":"Sidogiri Media"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","https:\/\/x.com\/sidogirimedia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/Sidogirimedia.com"],"url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kilas-balik.jpg?fit=929%2C681&ssl=1","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=987"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/987\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1159"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}