{"id":975,"date":"2020-07-28T04:29:12","date_gmt":"2020-07-28T04:29:12","guid":{"rendered":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?p=975"},"modified":"2020-07-29T00:41:05","modified_gmt":"2020-07-29T00:41:05","slug":"dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/","title":{"rendered":"DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF"},"content":{"rendered":"\n<p>BEPERGIAN atau safar adalah bagian yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan manusia, sementara <a href=\"https:\/\/sidogiri.net\/2013\/11\/tinggalkan-shalat-jumat-murtad\/\">shalat <\/a>sebagai ibadah primer tidak boleh ditinggalkan. Dalam kondisi apapun, shalat harus dikerjakan, termasuk saat dalam perjalanan jauh. Hanya saja, ketika dalam perjalanan jauh ada dispensasi atau rukhshah dalam pelaksanaan shalat, yakni jamak dan dan qashar. Sebagai sebuah <em>rukhshah<\/em>, shalat jamak\/qashar dalam safar memiliki beberapa syarat, yang di antaranya adalah tujuan safar harus positif, bukan untuk maksiat. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam dunia kepariwisataan kita saat ini,\nziarah wali menjadi trend di tengah masyarakat. Ziarah wali seperti itu\nmemiliki sisi positif karena adalah bagian dari religi yang dapat mengingatkan\nmanusia pada kematian, sekaligus memburu berkah dari orang-orang shalih. Akan\ntetapi, di sisi lain tour atau ziarah yang biasanya berombongan ini, kadang\njuga memiliki tujuan lain, seperti tempat-tempat rekreasi yang lebih banyak\nkepada nilai negatif semacam candi, tempat ibadah non-Muslim dan wisata\npemandian. Nuansa maksiatnya lebih dominan. Apakah dengan dua tujuan itu dapat\nberpengaruh pada rukhshah dalam safar?<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan perjalanan memang menjadi catatan\npenting ulama dalam mendapatkan rukhshah safar ini. Catatan utamanya adalah\nperjalanan tidak bertujuan maksiat atau perjalanannya tidak mengandung maksiat.\nMasuk hal yang diperbolehkan, perjalanan wajib seperti haji, perjalanan sunah\nseperti haji sunah dan silaturahim, perjalanan mubah seperti berdagang dan\ntamasya, dan perjalanan makruh seperti bepergian sendiri tanpa ada teman.\nSementara itu, menurut Imam Haramaian, ulama sepakat (<em>ittifaq<\/em>) bahwa\ndalam perjalanan tidak disyaratkan harus mengandung nilai ketaatan, meski ada\nulama yang mensyaratkan hal itu. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, ziarah wali telah memenuhi\nsyarat untuk mendapatkan rukhshah safar. Akan tetapi, di tinjau dari sisi lain,\nberkunjung ke tampat-tempat wisata pemandian dan lain sebagainya yang\nmengandung sisi maksiat, rukhshah tidak bisa didapatkan. Inilah inti persoalannya\nyang banyak terjadi di masyarakat saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika melihat penyelenggaraan ziarah wali saat\nini, akan terjadi kontradiksi antara kebolehan dan pelarangan mengambil\ndispensasi safar; boleh ketika bertujuan ziarah wali, tidak boleh ketika\nbertujuan rekreasi tempat maksiat. Sisi pandang ulama dalam menentukanya\nmelihat sisi dominan keduanya. Jika tujuan utamanya adalah ziarah, sedangkan\nwisata ke tempat maksiat hanya menjadi pernak-pernik rekreasi hiburan (tab\u2019an),\nmaka diperbolehkan untuk mengambil dipensasi safar, seperti shalat jamak atau\nqashar dan tidak berpuasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, sebagaimana ditulis oleh\n\u2018Allamah Muhammad bin Muhammad al-Husaini al-Murtadha az-Zabidi (w.1791), saat\nmengomentari kitab Ihya\u2019 Ulumiddin karya Abu Hamid al-Ghazali dengan judul\nIthafus-Sadah al-Muttaqin (7:515-516) mengatakan demikian, \u201cUmpama dalam safar\nmemiliki dua motif, boleh dan haram, jika yang menjadi motif perjalanannya\nbukan perkara yang diharamkan, tentunya bepergian hanya terjadi pada yang mubah\ndan ia tidak akan bepergian untuk selain yang mubah itu, maka boleh boleh\nmelakukan qashar shalat.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Kita tahu bahwa motif utama dalam rombongan\nziarah wali adalah mengunjungi atau ziarah ke makam para wali, semisal\nwalisongo dan orang-orang shalih lainnya. Sementara ke tempat-tempat pariwisata\nhanyalah bagian dari bumbu penyedap rasa, bukan menjadi tujuan utama. Umpama\ntidak untuk ziarah ke makam para wali, perjalanan tidak akan dilakukan oleh\nmereka. Inilah yang kemudian menjadi alasan diperbolehkan melakukan jamak-qashar,\nmeski di antara tujuannya adalah ke tempat-tempak yang dinilai maksiat.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, dalam diskursus rukhshah-safar\nyang disyaratkan harus bebas dari tujuan maksiat ini terdapat khilaf ulama.\nDalam pandangan tiga mazhab Maliki, Syafii dan Hanbali, jamak-qashar yang\nmerupakan rukhshah dalam perjalanan tidak boleh dilakukan ketika perjalanannya\nbertujuan maksiat. Dalam kaidah umum, ketentuan maksiat tidak berhak\nmendapatkan rukhshah atau dispensasi dalam safar (<em>ar-Rukhshatu la tunathu\nbil-ma\u2019ashi<\/em>). Oleh karena itu, ketika dalam bepergian sejak awal memang\nbertujuan untuk maksiat (\u2018ashi bis-safar) maka tidak berhak mendapat keringanan\nrukhshah untuk menjamak atau meng-qashar shalat. <\/p>\n\n\n\n<p>Ketentuan ini hampir menjadi kesepakatan ulama\nmazhab Syafii. Hanya al-Muzanni yang memiliki sisi pandang yang berbeda.\nMenurutnya, musafir dengan tujuan maksiat pun berhak mendapatkan dispensasi\nsafar, berupa qashar shalat. Hanya saja, hukum ini berlaku pada qashar saja,\nuntuk menjamak, tidak boleh secara mutlak, baik bertujuan maksiat atau tidak,\nkecuali bertujuan ibadah di \u2018Arafah dan Muzdalifah.<\/p>\n\n\n\n<p>Pandangan al-Muzanni ini sejalan dengan mazhab\nHanafi. Ulama lain yang sepaham adalah al-Auza&#8217;i dan ats-Tsauri. Alasan mereka,\nshalat qashar dalam perjalanan adalah ketetapan (\u2018azimah), bukan dispensasi\nsyarat (rukhshah). Terlebih lagi, ada kemungkinan terbesar yang dialami oleh\nmusafir dalam perjalanannya untuk tidak bersinggungan dengan maksiat. Sangat\nlangka, musafir tidak melaksanakan maksiat dalam perjalanannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, terjadi kesepakatan di antara\nulama empat mazhab soal ketidakbolehkan melakukan jamak bagi musafir yang\nbertujuan maksiat dalam perjalanannya. Termasuk juga perjalanan yang dinilai\nmaksiat, karena sejak awal sudah tidak legal, seperti istri yang tidak mendapat\nizin suami. Tiga madzhab, tidak membolehkan shalat jamak karena alasan\nmaksiatnya, sementara mazhab Hanafi, termasuk di dalamnya al-Muzanni dalam\nmakdzhab Syafii, melarang shalat jamak secara mutlak, baik ada unsur maksiat\natau tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya, maksiat yang menjadi titik tekan\ndalam rombongan ziarah ini tidak hanya pada tujuannya melainkan pula pada\nindividu peserta rombongan. Bisa mungkin, tujuannya adalah ziarah wali dengan\npernak-pernik tujuannya, sebagaimana penjelasan di atas, tapi individu rombongan\njuga menjadi perhatian. Untuk peserta ziarah dari kalangan ibu-ibu yang telah\nbersuami, misalnya, izin suami mutlak diperlukan. Sebab, tanpa izin suami,\nseorang istri dihukumi maksiat perjalanannya, meski tujuannya mubah. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk hal demikian, bagi mazhab selain Hanafi,\nistri yang tidak mendapat izin suami tidak berhak mendapat rukhshah safar. Bagi\nbagi mazhab Hanafi, termasuk juga alMuzanni, boleh untuk meng-qashar saja,\ntidak boleh melakukan shalat jamak. Dengan demikian, ia tidak boleh melakukan shalat\njamak, atas dasar sebagai musafir, karena empat mazhab semuanya sepakat\nmelarang. Hal yang sama terjadi pada orang yang memiliki hutang jatuh tempo,\nyang dilarang melakukan perjalanan tanpa izin pemilik piutang atau dugaan kuat\n(<em>zhan<\/em>) akan mendapat izin.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, ada banyak hal yang harus\ndiketahui bagi jamaah rombongan ziarah wali, khususnya untuk mendapatkan\ndispensasi dalam pekerjaan shalat. Tidak hanya sekadar melihat sisi niat\nmelakukan ziarah makam para wali, tapi juga faktor izin orang lain yang\nmemiliki hubungan. Untuk hal seperti ini juga penting diketahui oleh panitia\nrombongan, agar memberikan penjelasan pada peserta rombongan, terutama yang\ndiselenggarakan oleh ibu-ibu muslimat, agar tujuan ziarah tidak ternodai oleh\nhal-hal yang diharamkan. <em>Wallahu a\u2019lam<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\"><strong>M. Masyhuri Mochtar\/sidogiri<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BEPERGIAN atau safar adalah bagian yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan manusia, sementara shalat sebagai ibadah primer tidak boleh ditinggalkan. Dalam kondisi apapun, shalat harus dikerjakan, termasuk saat dalam perjalanan jauh. Hanya saja, ketika dalam perjalanan jauh ada dispensasi atau rukhshah dalam pelaksanaan shalat, yakni jamak dan dan qashar. Sebagai sebuah rukhshah, shalat jamak\/qashar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1163,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[1417,1415,1416,1280],"class_list":{"0":"post-975","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kolom-fuqaha","8":"tag-bepergian","9":"tag-dispensasi-safar","10":"tag-safar","11":"tag-sidogirimedia"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v26.6) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF - Sidogiri Media Online<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam kaidah umum, ketentuan maksiat tidak berhak mendapatkan rukhshah atau dispensasi dalam safar (ar-Rukhshatu la tunathu bil-ma\u2019ashi). Oleh karena itu,..\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam kaidah umum, ketentuan maksiat tidak berhak mendapatkan rukhshah atau dispensasi dalam safar (ar-Rukhshatu la tunathu bil-ma\u2019ashi). Oleh karena itu,..\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sidogiri Media Online\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-28T04:29:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-07-29T00:41:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"930\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"681\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\"},\"headline\":\"DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF\",\"datePublished\":\"2020-07-28T04:29:12+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-29T00:41:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/\"},\"wordCount\":973,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1\",\"keywords\":[\"bepergian\",\"dispensasi safar\",\"safar\",\"SidogiriMedia\"],\"articleSection\":[\"Kolom Fuqaha\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/\",\"name\":\"DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF - Sidogiri Media Online\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1\",\"datePublished\":\"2020-07-28T04:29:12+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-29T00:41:05+00:00\",\"description\":\"Dalam kaidah umum, ketentuan maksiat tidak berhak mendapatkan rukhshah atau dispensasi dalam safar (ar-Rukhshatu la tunathu bil-ma\u2019ashi). Oleh karena itu,..\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1\",\"width\":930,\"height\":681,\"caption\":\"dispensasi safar\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kajian\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kolom Fuqaha\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/kolom-fuqaha\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"name\":\"Sidogiri Media Online\",\"description\":\"Aktual Salaf\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\",\"name\":\"Sidogiri Media\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"width\":2940,\"height\":690,\"caption\":\"Sidogiri Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\",\"https:\/\/x.com\/sidogirimedia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/Sidogirimedia.com\"],\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF - Sidogiri Media Online","description":"Dalam kaidah umum, ketentuan maksiat tidak berhak mendapatkan rukhshah atau dispensasi dalam safar (ar-Rukhshatu la tunathu bil-ma\u2019ashi). Oleh karena itu,..","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF","og_description":"Dalam kaidah umum, ketentuan maksiat tidak berhak mendapatkan rukhshah atau dispensasi dalam safar (ar-Rukhshatu la tunathu bil-ma\u2019ashi). Oleh karena itu,..","og_url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/","og_site_name":"Sidogiri Media Online","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","article_published_time":"2020-07-28T04:29:12+00:00","article_modified_time":"2020-07-29T00:41:05+00:00","og_image":[{"width":930,"height":681,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sidogirimedia","twitter_site":"@sidogirimedia","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46"},"headline":"DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF","datePublished":"2020-07-28T04:29:12+00:00","dateModified":"2020-07-29T00:41:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/"},"wordCount":973,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1","keywords":["bepergian","dispensasi safar","safar","SidogiriMedia"],"articleSection":["Kolom Fuqaha"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/","name":"DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF - Sidogiri Media Online","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1","datePublished":"2020-07-28T04:29:12+00:00","dateModified":"2020-07-29T00:41:05+00:00","description":"Dalam kaidah umum, ketentuan maksiat tidak berhak mendapatkan rukhshah atau dispensasi dalam safar (ar-Rukhshatu la tunathu bil-ma\u2019ashi). Oleh karena itu,..","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1","width":930,"height":681,"caption":"dispensasi safar"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/dispensasi-safar-ketika-tujuan-positif-dan-negatif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kajian","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kolom Fuqaha","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/kolom-fuqaha\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"DISPENSASI SAFAR KETIKA TUJUAN POSITIF DAN NEGATIF"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","name":"Sidogiri Media Online","description":"Aktual Salaf","publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization","name":"Sidogiri Media","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","width":2940,"height":690,"caption":"Sidogiri Media"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","https:\/\/x.com\/sidogirimedia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/Sidogirimedia.com"],"url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/safar-fuqahA-1.jpg?fit=930%2C681&ssl=1","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/975","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=975"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/975\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}