{"id":710,"date":"2020-02-27T15:50:26","date_gmt":"2020-02-27T15:50:26","guid":{"rendered":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?p=710"},"modified":"2020-07-26T02:34:54","modified_gmt":"2020-07-26T02:34:54","slug":"umar-ra-pada-periode-makkah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/","title":{"rendered":"Umar RA pada Periode Makkah"},"content":{"rendered":"\n<p>Berdasarkan penelusuran terhadap sumber-sumber primer sejarah Islam, ditemukan banyak versi berbeda mengenai keislaman Umar. Pendapat yang masyhur menyatakan beliau memeluk Islam pada tahun ke-5 dari kenabian, sesaat setelah keberangkatan para shahabat muhajirin menuju tanah Habasyah.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara keislamannya pun masih mengundang perdebatan di\nkalangan sejarawan. Tapi yang jelas, keislaman beliau karena dipengaruhi oleh\nbacaan al-Quran, sekalipun tidak semua sejarawan sepakat dengan versi yang kita\nsebutkan dalam artikel pada edisi yang lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti dijelaskan di edisi sebelumnya, keislaman Umar membawa sebuah kemuliaan yang cukup berharga bagi agama Islam. Namun demikian, bukan berarti deraan cobaan yang menimpa umat Islam lantas berakhir. Kehebatan Sayidina Hamzah dan Umar belum cukup untuk membendung nuansa permusuhan akibat kesan bahwa agama ini adalah agama baru yang mendobrak religiutas masyarakat Quraisy.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun setidaknya, ada perubahan bentuk permusuhan dari pihak Quraisy kepada Rasulullah dan para shahabat. Jika sebelumnya mereka menonjolkan bentuk intimidasi fisik, maka kini, bentuknya bergeser menjadi konspirasi politik dalam bentuk pengucilan dan boikot.<\/p>\n\n\n\n<p>Atas kesepakatan para pembesar Quraisy, boikot\ndilakukan sejak tahun ke-7 dari kenabian hingga tiga tahun berikutnya, sampai\ntahun 10. Sasarannya adalah umat Islam dan dua klan bersaudara, yaitu Bani\nHasyim dan Bani Muththalib. Anggota dua klan tersebut semuanya diboikot,\ntermasuk yang belum memeluk Islam. Terkecuali Abu Lahab yang lebih memilih\nbergabung dengan koleganya sesama musyrikin Quraisy.<\/p>\n\n\n\n<p>Poin utama pemboikotan adalah larangan menikahi\nperempuan dari dua klan Bani Hasyim dan Bani Muththalib, larangan menikahkan\nperempuan Quraisy dengan lelaki dari dua klan tersebut, ditambah larangan\nmelakukan transaksi ekonomi. Nota kesepakatan yang ditulis oleh Manshur bin\nIkrimah itu digantung di Kakbah.<\/p>\n\n\n\n<p>Umat Islam mengalami puncak krisis selama menjalani\nmasa pengucilan di Syiib Abi Thalib, sebuah lembah di kaki bukit Abi Qubais\nitu. Tak bisa dibayangkan, betapa susahnya mereka menjalani kehidupan selama\ntiga tahun itu, kecuali pada bulan-bulan haram, dimana mereka bisa mendapatkan\nmakanan dengan membelinya dari kafilah-kafilah yang datang bertamu ke Makkah.\nItu pun harus mereka beli dengan harga yang tidak masuk akal akibat hasutan\ndari musyrikin Quraisy.<\/p>\n\n\n\n<p>Di luar 4 bulan haram, mereka hanya mengandalkan belas\nkasih dari beberapa orang yang bersimpati dengan nasib umat Islam, seperti\nHakim bin Hizam, keponakan Sayidah Khadijah. Ketika stok makanan sudah tidak\nlagi tersisa, mereka terpaksan memakan dedaunan dan kulit binatang untuk\nbertahan hidup.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengucilan ini nyaris menguras habis harta dan aset\nyang dimiliki umat Islam. Sayidah Khadijah dan Abu Bakar harus rela kehilangan\nmayoritas hartanya akibat pengucilan ini. Abu Bakar konon memiliki 50.000\ndirham sebelum masuk Islam. Tapi pada saat hijrah ke Madinah, hanya 4.000\ndirham yang tersisa. Kemungkinan hartanya habis dibuat untuk menghidupi umat\nIslam selama masa pengucilan, selain dibuat untuk memerdekakan beberapa budak\nMuslim yang disiksa oleh tuannya seperti Bilal, dll.<\/p>\n\n\n\n<p>Umar juga tak berpangku tangan menyikapi pengucilan ini. Beliau berjuang mendapatkan apa saja yang bisa dibuat untuk membantu umat Islam bertahan hidup. Tentu hanya itu yang dapat beliau lakukan. Beliau tidak mungkin menghentikan pengucilan ini seorang diri. Di hadapan para pembesar Quraisy yang saat itu kompak, sosok Umar belum memiliki nilai tawar politik yang cukup kuat.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejarah memang tak banyak merekam segala daya dan upaya yang dilakukan oleh para shahabat dalam rangka membantu umat Islam\u2013 khususnya klan Bani Hasyim dan Bani Muththalib\u2013dalam menjalani masamasa pengucilan. Celah inilah yang dimanfaatkan oleh Syiah Rafidhah dengan menuding para shahabat secara keji, dengan menyebut mereka sebagai kelompok yang tidak setia kepada Rasulullah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">***<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya, pengucilan di Syiib Abi Thalib berakhir\nberkat pertolongan Allah melalui beberapa tokoh humanis Quraisy yang menentang\nkonspirasi politik tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Usai pengucilan di Syiib Abi Thalib yang kelam itu, umat Islam kembali menjalani kehidupan seperti biasa. Begitu pula dengan Umar. Rangkaian peristiwa senantiasa ia ikuti bersama sang junjungan tercinta Rasulullah. Proses kebersamaan ini berlangsung secara terus menerus, menjadi semacam seleksi alam terhadap nilai kualitas keimanan yang tertanam dalam hati para shahabat. Dalam menjalani proses ini Umar menunjukkan kualitas dirinya di hadapan Rasulullah r. Kecintaannya kepada Allah, Rasul, dan Islam yang ia anut, semakin lama semakin kokoh. Maka tak heran jika dalam setiap kesempatan, Abu Bakar dan Umar lah yang selalu terpilih untuk mendampingi Rasulullah. Dan hal ini terus berlanjut hingga periode Madinah, bahkan sampai Baginda Rasul tutup usia pada tahun 11 Hijriyah.<\/p>\n\n\n\n<p>Boikot di Syiib Abi Thalib dilanjutkan dengan\nmomen-momen lain seperti Amul Hazan atau tahun kesedihan, tahun ketika dua\norang yang paling dicinta oleh Baginda Rasul r wafat menghadap Yang Maha\nKuasa. Disusul kemudian dengan Isra Mikraj yang menandai kewajiban shalat lima\nwaktu, setelah itu Baiatul Aqabah di tahun ke-11 dan ke-12 dari kenabian.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahun berikutnya adalah tahun hijrah. Momen yang menandai kepindahan umat Islam dalam rangka menjaga iman dan agama mereka, menuju ke tanah Yatsrib demi menyongsong sebuah kejayaan yang telah digariskan oleh Tuhan Semesta Alam. Umar, sama seperti shahabat lainnya, turut pula hijrah mengikuti sang Rasul panutan, bahkan termasuk kelompok pertama yang sampai ke Madinah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam beberapa sumber disebutkan bahwa hanya Umar lah satu-satunya shahabat yang berani hijrah secara terang-terangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pidatonya di hadapan musyrikin sangat melegenda hingga\nhari ini: \u201cBarang siapa yang ingin ibunya kehilangan, serta ingin anaknya\nmenjadi yatim dan istrinya menjanda, maka hadapi aku di balik lembah ini!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Kisah hijrah secara terang-terangan ini sangatlah masyhur, meskipun ini tidak disebutkan oleh Ibnu Ishaq, Ibnu Hisyam, hingga Ibnu Katsir; serta terdapat 3 orang perawi yang tidak dikenal oleh pakar <em>Jarh wat-Ta\u2019dil.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Menurut beberapa kritikus kontemporer, seperti Dr. Akram Dhiya\u2019 al-Umari dari Irak\u2013yang tidak lain keturunan dari Umar, kisah di atas sangat lemah. Para sejarawan itu berpendapat bahwa Umar t hijrah secara sembunyi-sembunyi, sama seperti shahabat-shahabat lain y.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesimpulan ini diperkuat kisah yang dituturkan sendiri oleh Umar, seperti dicatat oleh Ibnu Ishaq dalam S\u00eerah Ibni Hisy\u00e2m dan Ibnu Saad dalam <em>ath-Thabaq\u00e2t al-Kubr\u00e2<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaat hendak hijrah, aku, Iyasy bin Abi Rabiah, dan Hisyam bin al-\u2018Ash bin Wail sepakat berkumpul di pepohonan di dekat perkambungan Bani Ghifar (13 km dari Makkah). Barang siapa di antara kita bertiga yang besok pagi tidak hadir di tempat itu, berarti ia telah tertangkap, dan dua lainnya hendaknya berangkat ke Madinah. Esok harinya, aku bertemu Iyasy di lokasi yang kami sepakati, sedangkan Hisyam tertangkap.\u201d <em>Wallahu a\u2019lam.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\"><strong>Moh. Yasir\/sidogiri<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berdasarkan penelusuran terhadap sumber-sumber primer sejarah Islam, ditemukan banyak versi berbeda mengenai keislaman Umar. Pendapat yang masyhur menyatakan beliau memeluk Islam pada tahun ke-5 dari kenabian, sesaat setelah keberangkatan para shahabat muhajirin menuju tanah Habasyah. Cara keislamannya pun masih mengundang perdebatan di kalangan sejarawan. Tapi yang jelas, keislaman beliau karena dipengaruhi oleh bacaan al-Quran, sekalipun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":711,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[1041,1039,1040,1042],"class_list":{"0":"post-710","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-hadharah","8":"tag-makkah","9":"tag-sayyidina-umar","10":"tag-umar-bin-khatthab","11":"tag-umar-periode-makkah"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v26.6) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Umar RA pada Periode Makkah - Sidogiri Media Online<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"keislaman Umar membawa sebuah kemuliaan yang cukup berharga bagi agama Islam. Namun demikian, bukan berarti deraan cobaan yang menimpa umat Islam lantas berakhir\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Umar RA pada Periode Makkah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"keislaman Umar membawa sebuah kemuliaan yang cukup berharga bagi agama Islam. Namun demikian, bukan berarti deraan cobaan yang menimpa umat Islam lantas berakhir\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sidogiri Media Online\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-27T15:50:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-07-26T02:34:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"446\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"338\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\"},\"headline\":\"Umar RA pada Periode Makkah\",\"datePublished\":\"2020-02-27T15:50:26+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-26T02:34:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/\"},\"wordCount\":992,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1\",\"keywords\":[\"makkah\",\"sayyidina umar\",\"umar bin khatthab\",\"umar periode makkah\"],\"articleSection\":[\"Hadharah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/\",\"name\":\"Umar RA pada Periode Makkah - Sidogiri Media Online\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1\",\"datePublished\":\"2020-02-27T15:50:26+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-26T02:34:54+00:00\",\"description\":\"keislaman Umar membawa sebuah kemuliaan yang cukup berharga bagi agama Islam. Namun demikian, bukan berarti deraan cobaan yang menimpa umat Islam lantas berakhir\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1\",\"width\":446,\"height\":338,\"caption\":\"umar pada periode mekah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dunia Islam\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/dunia-islam\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hadharah\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/dunia-islam\/hadharah\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Umar RA pada Periode Makkah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"name\":\"Sidogiri Media Online\",\"description\":\"Aktual Salaf\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\",\"name\":\"Sidogiri Media\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"width\":2940,\"height\":690,\"caption\":\"Sidogiri Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\",\"https:\/\/x.com\/sidogirimedia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/Sidogirimedia.com\"],\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Umar RA pada Periode Makkah - Sidogiri Media Online","description":"keislaman Umar membawa sebuah kemuliaan yang cukup berharga bagi agama Islam. Namun demikian, bukan berarti deraan cobaan yang menimpa umat Islam lantas berakhir","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Umar RA pada Periode Makkah","og_description":"keislaman Umar membawa sebuah kemuliaan yang cukup berharga bagi agama Islam. Namun demikian, bukan berarti deraan cobaan yang menimpa umat Islam lantas berakhir","og_url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/","og_site_name":"Sidogiri Media Online","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","article_published_time":"2020-02-27T15:50:26+00:00","article_modified_time":"2020-07-26T02:34:54+00:00","og_image":[{"width":446,"height":338,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sidogirimedia","twitter_site":"@sidogirimedia","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46"},"headline":"Umar RA pada Periode Makkah","datePublished":"2020-02-27T15:50:26+00:00","dateModified":"2020-07-26T02:34:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/"},"wordCount":992,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1","keywords":["makkah","sayyidina umar","umar bin khatthab","umar periode makkah"],"articleSection":["Hadharah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/","name":"Umar RA pada Periode Makkah - Sidogiri Media Online","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1","datePublished":"2020-02-27T15:50:26+00:00","dateModified":"2020-07-26T02:34:54+00:00","description":"keislaman Umar membawa sebuah kemuliaan yang cukup berharga bagi agama Islam. Namun demikian, bukan berarti deraan cobaan yang menimpa umat Islam lantas berakhir","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1","width":446,"height":338,"caption":"umar pada periode mekah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/umar-ra-pada-periode-makkah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dunia Islam","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/dunia-islam\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hadharah","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/dunia-islam\/hadharah\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Umar RA pada Periode Makkah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","name":"Sidogiri Media Online","description":"Aktual Salaf","publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization","name":"Sidogiri Media","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","width":2940,"height":690,"caption":"Sidogiri Media"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","https:\/\/x.com\/sidogirimedia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/Sidogirimedia.com"],"url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Umar-RA-pada-Periode-Makkah.jpg?fit=446%2C338&ssl=1","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/710","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=710"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/710\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/711"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=710"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=710"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=710"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}