{"id":5811,"date":"2022-11-23T09:00:00","date_gmt":"2022-11-23T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?p=5811"},"modified":"2022-12-27T09:44:52","modified_gmt":"2022-12-27T02:44:52","slug":"memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/","title":{"rendered":"MEMAHAMI SUNAH DAN BIDAH SECARA <em>KAFFAH<\/em>"},"content":{"rendered":"\n<p>Sunah dan bidah merupakan dua hal yang perlu kita pahami secara <em>kaffah. <\/em>Karena keduanya memiliki perbedaan makna. Jika salah dalam memahami arti dan esensi dari dua hal tersebut, maka akan menimbulkan kekeliruan pemahaman dan amal kita sehari-hari. Tidak sedikit orang beranggapan bahwa setiap perkara baru adalah <a href=\"https:\/\/islam.nu.or.id\/bahtsul-masail\/inilah-kriteria-bidah-dhalalah-dan-bidah-hasanah-2dwZw\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/islam.nu.or.id\/bahtsul-masail\/inilah-kriteria-bidah-dhalalah-dan-bidah-hasanah-2dwZw\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">bidah<\/a>. Hingga mereka pun memfonis bahwa setiap orang yang melakukan bidah adalah ahli neraka. Ironisnya, -sebagaimana yang terjadi dalam sejarah orang-orang wahabi. Mereka membunuh seluruh ulama Ahlusunah wal jamaah. Dengan cara membidahkannya lalu mengkafirkan dan menganggap darah mereka halal.<\/p>\n\n\n\n<p>Bidah secara etimologi adalah membuat hal baru yang tidak pernah ada contoh sebelumnya. Sedangkan secara terminologi (<em>syarak<\/em>) adalah membuat hal baru yang tidak pernah ada di masa Rasulullah \ufdfa. Kendati definisi bidah secara terminologi sudah banyak diketahui oleh para ulama, mereka tetap berbeda dalam pembagian bidah. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Syekh Izzudin bin Abdussalam dalam kitabnya <em>Qowa\u2019idul-Ahkam <\/em>berkata sebagai berikut: <em>\u201cBidah adalah mengerjakan sesuatu yang belum pernah dikenal (terjadi) pada masa Rasulullah. Bidah terbagi menjadi lima, bidah wajibah, bidah muharramah, bidah mandubah, bidah makruhah, bidah mubahah.\u201d<\/em> Beliau menambahkan bahwa cara untuk mengetahui hal itu adalah dengan membandingkan bidah pada kaidah-kaidah syariat. Apabila bidah itu masuk dalam kaidah wajib maka menjadi <em>bidah wajibah<\/em>. Apabila masuk dalam kaidah haram, maka menjadi <em>bidah muharramah<\/em>. Apabila masuk dalam kaidah sunnah, maka menjadi <em>bidah mandubah<\/em>. Dan apabila masuk dalam&nbsp; kaidah mubah, maka menjadi <em>bidah mubahah<\/em>.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan dalam masalah sunah, mayoritas orang menganggap bahwa sunah hanyalah apa yang Nabi kerjakan saja. Perihal pekerjaan yang datang dari selain Nabi (seperti para sahabat) maka bukan termasuk sunah.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maulid-di-antara-bidah-dan-maslahah\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/maulid-di-antara-bidah-dan-maslahah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Maulid Di Antara Bidah Dan Maslahah<\/a><\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Perlu kita ketahui bahwa sunah (Arab: <em>Sunnah<\/em>), menurut para leksikograf (ahli perkamusan) bahasa Arab, berarti cara, jalan, aturan, model, pola bertindak atau menjalani hidup. Begitu pula dijelaskan dalam satu keterangan bahwa kata <em>as-sunnah<\/em> secara etimologis (<em>lughawi<\/em>) memiliki arti <em>at-thariqah <\/em>(jalan dan perilaku), baik jalan dan prilaku tersebut benar atau keliru. Sedangkan secara&nbsp; terminologis, <em>as-sunnah <\/em>adalah jalan yang ditempuh oleh Nabi \ufdfa dan para sahabatnya yang selamat dari keserupaan (<em>syubhat<\/em>) dan hawa nafsu. Dalam konteks ini, <em>Hadhratusysyaikh <\/em>Kiai Hasyim Asy\u2019ari mengatakan:<\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201cSunnah seperti dikatakan oleh Abul-Baqaa\u2019 dalam kitab al-Kulliyyat, as-sunnah secara kebahasaan adalah jalan, meskipun tidak diridhai. Sedangkan as-sunnah menurut syarak ialah nama bagi jalan dan prilaku yang diridhai dalam agama yang ditempuh oleh Rasulullah <\/em>\ufdfa <em>atau orang-orang yang dapat menjadi teladan dalam berargama<\/em><em> seperti para shahabat \u2013radliyallahu \u2018anhum, berdasarkan sabda Nabi <\/em>\ufdfa \u201c<em>Ikutilah sunnahku dan sunnah Khulafau-Rasyidin sesudahku\u201d.<\/em><em><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam al-Quran, kata <em>sunnah<\/em> atau <em>sunan<\/em> (jamak dari kata sunnah) digunakan sebanyak 16 kali. Dalam seluruh kasus ini, kata ini digunakan&nbsp; dalam pengertian aturan, model kehidupan, dan garis perilaku yang baku.\u201d Oleh karena itu, ketika Allah \ufdfb&nbsp; memerintahkan kaum muslimin menaati Nabi dan menjadikan kehidupannya sebagai model yang baik, ungkapan \u201c<a href=\"https:\/\/islam.nu.or.id\/syariah\/ushul-fiqih-tidak-semua-sunnah-nabi-dimaksudkan-tasyri-UvxRw\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/islam.nu.or.id\/syariah\/ushul-fiqih-tidak-semua-sunnah-nabi-dimaksudkan-tasyri-UvxRw\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">sunnah Nabi<\/a>\u201d pun mulai digunakan. Penggunaan ini dimulai pada masa hidup Nabi dan dilakukan oleh Beliau sendiri.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>Baca Juga: <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/periode-nabi-periode-terbaik\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/periode-nabi-periode-terbaik\/\" target=\"_blank\">Periode Nabi Periode Terbaik<\/a><\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Perlu kita ketahui pula bahwa sunah terbagi menjadi empat bagian. 1. <em>Sunnah Qauliyyah <\/em>2. <em>Sunnah Fi\u2019liyah <\/em>3. <em>Sunnah Taqririyyah <\/em>4. <em>Sunnah Washfiyyah. <\/em>Namun ulama ushul tidak menganggap <em>Sunnah Washfiyyah<\/em> sebagai <em>sunnah<\/em>, karena tidak dapat diambil faidah untuk hukum <em>amaliyah. <\/em>Namun dalam hal ini hanya akan dijelaskan tentang <em>sunah taqririyah<\/em>, karena modelnya serupa dengan bidah, di mana pekerjaan yang ada bukan dari Nabi langsung, melainkan dari orang lain.<em><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.nu.or.id\/daerah\/banyak-orang-gagal-paham-sunnah-taqririyyah-nabi-oG7QL\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.nu.or.id\/daerah\/banyak-orang-gagal-paham-sunnah-taqririyyah-nabi-oG7QL\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sunah taqririyah<\/a><\/em> ialah sunah yang berupa ketetapan Nabi \ufdfa atas apa yang dilakukan oleh para sahabat. Baik berupa ucapan atau pekerjaan. Sebab diamnya Nabi \ufdfa, tidak ada keingkaran atau dengan persetujuan dan anggapan baik dari Nabi \ufdfa. Ketetapan dan persetujuan ini datang dari Nabi \ufdfa sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Sunnah taqririyah<\/em> itu seperti ada salah seorang sahabat yang mengatakan atau mengerjakan sesuatu dimulai dari dirinya, dengan tanpa ada sanad dari al-Quran atau Hadis. Kemudian mereka melaporkan hal tersebut pada Nabi \ufdfa, lalu Nabi \ufdfa tidak mengingkarinya. Terkadang Nabi \ufdfa menetapkan laporan tersebut dengan perkataan atau pekerjaan, memberi kabar gembira, mendoakan orang yang mengerjakannya dan lain sebagainya. Pada intinya, semua itu menunjukkan pada bolehnya pekerjaan dan perkataan tersebut. Hingga hal itu pun menjadi sunah Nabi \ufdfa. Dengan ini, dapat diketahui akan bolehnya sesuatu yang telah ditetapkan Nabi \ufdfa atau selain Nabi \ufdfa, seperti para Imam. Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh para ulama ahli syariat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan ini, sangat jelas bagi kita akan hubungan kuat antara <em>sunah taqririyah<\/em> dan paham bidah. Secara sepintas, <em>sunnah taqririyah<\/em> mungkin seperti bidah. Lalu ketika kabar ini sampai pada Nabi \ufdfa, Beliau memperbolehkan pekerjaan tersebut pada pelakunya. Seandainya setiap bidah itu sesat dalam agama dan tidak boleh dikerjakan maka Nabi \ufdfa akan mengingkari perbuatan para sahabat yang tidak ada penjelasan dalam al-Quran dan Hadis. Akan tetapi orang yang menganggap sunah Rasulullah \ufdfa akan mengetahui bahwa ketetapan Nabi \ufdfa itu berlandaskan atas banyaknya pekerjaan dan perkataan yang muncul dari mereka. Sekalipun hanya masuk pada keumuman dalil syar\u2019i atau kembali pada <em>qaidah syar\u2019iyah.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">Oleh: Dede Febiyan Hidayat<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>memahami sunah dan bidah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5904,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[7,10],"tags":[2100,2818,2098],"class_list":{"0":"post-5811","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kajian","8":"category-kolom-akidah","9":"tag-media-pesantren","10":"tag-memahami-sunah-dan-bidah","11":"tag-sidogirimedia-com"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v26.6) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Memahami Sunah Dan Bidah Secara Kaffah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"sangat jelas bagi kita akan hubungan kuat antara sunah taqririyah dan memahami bidah. Secara sepintas, sunnah taqririyah mungkin seperti bidah. Lalu...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"MEMAHAMI SUNAH DAN BIDAH SECARA KAFFAH\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"sangat jelas bagi kita akan hubungan kuat antara sunah taqririyah dan memahami bidah. Secara sepintas, sunnah taqririyah mungkin seperti bidah. Lalu...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sidogiri Media Online\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-23T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-27T02:44:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"930\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\"},\"headline\":\"MEMAHAMI SUNAH DAN BIDAH SECARA KAFFAH\",\"datePublished\":\"2022-11-23T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-27T02:44:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/\"},\"wordCount\":783,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1\",\"keywords\":[\"Media Pesantren\",\"memahami sunah dan bidah\",\"Sidogirimedia.com\"],\"articleSection\":[\"Kajian\",\"Kolom Akidah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/\",\"name\":\"Memahami Sunah Dan Bidah Secara Kaffah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1\",\"datePublished\":\"2022-11-23T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-27T02:44:52+00:00\",\"description\":\"sangat jelas bagi kita akan hubungan kuat antara sunah taqririyah dan memahami bidah. Secara sepintas, sunnah taqririyah mungkin seperti bidah. Lalu...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1\",\"width\":930,\"height\":682,\"caption\":\"memahami sunah dan bidah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kajian\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kolom Akidah\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/kolom-akidah\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"MEMAHAMI SUNAH DAN BIDAH SECARA KAFFAH\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"name\":\"Sidogiri Media Online\",\"description\":\"Aktual Salaf\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\",\"name\":\"Sidogiri Media\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"width\":2940,\"height\":690,\"caption\":\"Sidogiri Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\",\"https:\/\/x.com\/sidogirimedia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/Sidogirimedia.com\"],\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Sunah Dan Bidah Secara Kaffah","description":"sangat jelas bagi kita akan hubungan kuat antara sunah taqririyah dan memahami bidah. Secara sepintas, sunnah taqririyah mungkin seperti bidah. Lalu...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"MEMAHAMI SUNAH DAN BIDAH SECARA KAFFAH","og_description":"sangat jelas bagi kita akan hubungan kuat antara sunah taqririyah dan memahami bidah. Secara sepintas, sunnah taqririyah mungkin seperti bidah. Lalu...","og_url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/","og_site_name":"Sidogiri Media Online","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","article_published_time":"2022-11-23T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2022-12-27T02:44:52+00:00","og_image":[{"width":930,"height":682,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sidogirimedia","twitter_site":"@sidogirimedia","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46"},"headline":"MEMAHAMI SUNAH DAN BIDAH SECARA KAFFAH","datePublished":"2022-11-23T02:00:00+00:00","dateModified":"2022-12-27T02:44:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/"},"wordCount":783,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1","keywords":["Media Pesantren","memahami sunah dan bidah","Sidogirimedia.com"],"articleSection":["Kajian","Kolom Akidah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/","name":"Memahami Sunah Dan Bidah Secara Kaffah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1","datePublished":"2022-11-23T02:00:00+00:00","dateModified":"2022-12-27T02:44:52+00:00","description":"sangat jelas bagi kita akan hubungan kuat antara sunah taqririyah dan memahami bidah. Secara sepintas, sunnah taqririyah mungkin seperti bidah. Lalu...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1","width":930,"height":682,"caption":"memahami sunah dan bidah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/memahami-sunah-dan-bidah-secara-kaffah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kajian","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kolom Akidah","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/kolom-akidah\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"MEMAHAMI SUNAH DAN BIDAH SECARA KAFFAH"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","name":"Sidogiri Media Online","description":"Aktual Salaf","publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization","name":"Sidogiri Media","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","width":2940,"height":690,"caption":"Sidogiri Media"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","https:\/\/x.com\/sidogirimedia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/Sidogirimedia.com"],"url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/imgonline-com-ua-compressed-xncih9NbyRG.jpg?fit=930%2C682&ssl=1","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5811","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5811"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5811\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5905,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5811\/revisions\/5905"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5904"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5811"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5811"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5811"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}