{"id":45,"date":"2020-02-15T16:42:25","date_gmt":"2020-02-15T16:42:25","guid":{"rendered":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?p=45"},"modified":"2022-10-09T20:58:44","modified_gmt":"2022-10-09T13:58:44","slug":"hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/","title":{"rendered":"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1)"},"content":{"rendered":"\n<p>Hadis adalah rujukan kedua dalam sumber <a href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/burung-piaraan-di-rumah-saat-ihram\/\" data-type=\"post\" data-id=\"3166\">hukum <\/a>Islam, setelah al-Quran. Posisi Hadis, tidak hanya diperlukan untuk menafsiri dan menjlentrehkan isi al-Quran, tapi juga berdiri sendiri manakala al-Quran tidak menyinggung kasus yang tengah dihadapi. Mengembalikan sepenuhnya semua hukum Islam pada al-Quran, jelas suatu hal yang mustahil dilakukan, karena Nabi sebagai sumber Hadis, selain mengajarkan al-Quran juga memberi arahan sesuai dengan petunjuk wahyu.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya\nyang menjadi masalah kemudian adalah kompleksitas hadis yang mengalami\nperubahan iklim otentisitas teks yang disebabkan intensitas penjagaan umat\nIslam terhadap Hadis terkalahkan oleh al-Quran. Jika al-Quran terjaga otensitisitasnya\nkarena selain ada jaminan dari Allah dan itu didukung oleh tenaga yang\nmenfokuskan padanya sehingga dapat dikodifikasi sejak awal Islam, sedang Hadis\nbaru dibukukan pada akhir abad I dan awal abad II sejak Umar bin Abdul Aziz\nmencanangkan gerakan pembukuan Hadis.<\/p>\n\n\n\n<p>Hadis\nadalah hasil dari reportase dan rekaman shahabat Nabi mengenai hal yang\ndisampaikan dan dikerjakan oleh Nabi. Kemudian, hasil reportase dan rekaman\ntersebut kepada priode selanjutnya, dan terus berlanjut secara oral melalui\nrawi-rawi sebagai mediator. Hasil reportase yang berupa rekaman tersebut\ndisebut Hadis atau Sunah, baik itu berisikan kalam ilahi yang akhirnya disebut\ndengan al-Quran atau bersumber dari Nabi sebagai interpretasi terhadap al-Quran\ndan tuntunan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun\nkemudian, transfer hadis dari satu masa ke masa ini menuai masalah disebabkan\npengaruh politik dan beberapa kepentingan di tubuh Islam, sehingga memunculkan\nhadishadis Maudhu\u2019. Inilah yang kemudian memaksa para ulama berusaha untuk\nmemurnikan ajaran Nabi tersebut melalui kajian intensif dalam melakukan\npenyaringan. Upaya-upaya tersebut akhirnya membentuk sebuah norma dan menjadi\ndisiplin ilmu tersendiri dalam Islam, yaitu Ilmu Hadis yang objek kajiannya\nadalah seputar jalur isnad dan matan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada\nakhirnya, upaya penyaringan itu tidak hanya menemukan hadis Mawdhu\u2019 yang\nmenjadi sasaran utama, melainkan hadis yang mendekati Mawdhu\u2019. Klasifikasi\nhukum pun berkembang, sehingga dikenal istilah hukum pada Hadis, yaitu shahih, hasan\ndan dhaif. Rumusan hukum ini demikian populer hingga saat ini, sehingga muncul\nditengah kajian Hadis, \u201cHadis ini shahih\u201d dan \u201cHadis ini dhaif\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya,\nkajian ilmu Hadis ini juga mempengaruhi sistem keilmuan Islam, terutama ilmu\nfikih yang berkonsentrasi pada hukumhukum Islam. Rumus hukum hadis: shahih,\nhasan, dha\u2019if dan mawdhu\u2019, juga harus diterapkan dalam konsep bangunan syariah.\nAkhirnya, gelombang perbedaan terjadi di tubuh umat Islam kala itu. Bukan hanya\ndalam tataran apakah hadis harus mutawatir yang boleh diterima sebagai bangunan\nsyariah atau hadis ahad juga diterima, tapi juga berkaitatan dengan hadis ahad\nitu sendiri; Apakah hanya yang berkategori shahih dan hasan saja yang diterima,\natau dha\u2019if bisa diterima?<\/p>\n\n\n\n<p>Hal penting yang harus disadari adalah secara teori kelahiran Ilmu Ushul Fikih justru lebih awal daripada kajian Ilmu Hadis. Ilmu Hadis justru lahir dari kajian Metodologi Fikih itu sendiri, sebab sebelum istinbathulhukmi dilakukan penyaringan kualitas dalil yang menjadi sumber praktis dilakukan. Praktik penyaringan jelas telah dilakukan oleh para Mujtahid yang kompetensinya memang menggali hukum dari Hadis itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/2020\/02\/15\/antara-qada-qadar-dan-alur-kehidupan\/\">ANTARA QADA\u2019, QADAR DAN ALUR KEHIDUPAN<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Kita\nperhatikan dalam sejarah perkembangan Ilmu Hadis, akan kita temukan bahwa\nperbincangan isnad dan kualitas rawi justru berkembang lebih setelah Imam\nSyafi\u2019i menyinggung soal kualitas hadis dalam kitab monumentalnya yang berjudul\nar- Risalah. Ada istilah Hadis Khash dan \u2018Amm untuk menyebut Hadis Mutawatir dan\nAhad. Singgungan ilmu al-Jarh wa at-Ta\u2019dil pun mulai dilakukan Imam Syafi\u2019i.\nSementara Imam Syafi\u2019i sendiri adalah pendiri mazhab ketiga, setelah didahului\noleh Mazhab Hanafi dan Maliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara\nalami, teori keilmuan memang sering lahir dari praktik yang berjalan di tengah\nmasyarakat. Secara teori, ilmu fikih lahir belakangan, tapi bukan berarti para\nshahabat Nabi tidak ber-fikih, justru ilmu itu lahir dari pekerjaan mereka.\nTermasuk juga, kajian Ilmu Hadis yang semarak pada abad ketiga Hijriah.\nUlama-ulama sebelum berkembangnya ilmu ini bukan berarti tidak menerapkan\naturan yang berkembang selanjutnya. Hanya yang kemudian menjadi persoalan\nadalah ketika bangunan fikih yang dikonsep oleh pendiri mazhab belakangan ditemukan\ndi sebagian kasus bersumber dari hadis yang dinilai bermasalah, tepatnya\nberhukum dha\u2019if oleh peneliti hadis setelahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Telah\nmaklum, dalam beberapa kasus fikih, kita temukan perbedaan pandangan dari empat\nmazhab fikih. Perbedaan ini dilatari oleh dua hal: perbedaan pada penilaian\nkualitas sumber hukum dan perbedaan tafsir dan pikiran pada sumber hukum. Pada tataran\nkualitas sumber hukum inilah Hadis Dha\u2019if menjadi sumber problem utama; satu\nmenyatakan shahih dan satu lagi menyatakan dhaif. Ada pula, ulama hadis\nmenyatakan bahwa hadis pada kasus tertentu dhaif, tetapi kasus itu sudah\nmenjadi bangunan hukum dalam fikih mazhab tertentu. Inilah topik pembahasan\ntulisan ini; hadis dhaif dalam lingkaran fikih.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun\nsebelumnya, perlu dikenal terlebih dahulu apa itu hadis dhaif. Menilik definisi\nyang dikemukan dalam ilmu hadis adalah Hadis yang tidak memenuhi kriteria dalam\nHadis Shahih dan Hasan, yakni salah satu syarat dari kedua Hadis ini tidak\nterpenuhi oleh Hadis Dha\u2019if. Peninjauan kelemahan dari Hadis Dha\u2019if ini bisa\nterjadi di dalam Sanad, Matan atau Rawinya, karena indikator ke-Shahihan hadis\nadalah mata rantai sanad yang menyambung (ittishal), integritas para rawi\n(\u2018adalah) akurasi data para rawi (Dhabt) dan selamat dari syadz dan illat.<\/p>\n\n\n\n<p>Istilah\nShahih, Hasan, dan Dhaif, sebenarnya juga lahir belakangan dari kalangan ahli\nHadis, mulai al- Khaththabi (w. 388) kemudian Ibn Shalah. Namun kemudian,\nistilah itu dipopulerkan oleh Imam at-Tirmidzi, sehingga beliau diyakini oleh\nsebagian orang sebagai pencetus tiga istilah itu. Sebelumnya, dikenal pula\nistilah Maqbul dan Mardud. Setelah ketiga istilah itu muncul, Shahih dan Hasan dimasukkan\ndalam kategori Maqbul, sementara dhaif dan Mawdhu\u2019 disematkan pada kategori\nMardud.<\/p>\n\n\n\n<p>Memasukkan\nhadis dha\u2019if pada kategori Mardud, sebenarnya tidak sepenuhnya diterima di\nkalangan umat Islam. Berbeda dengan Mawdhu\u2019 yang memang bukan hadis. Alasanya, bagaimana\npun Hadis dhaif adalah Hadis. Terlebih, kelas Dha\u2019if memiliki banyak macam,\ntergantung seberapa parah penyakit yang menjangkitinya. Hal ini belum ada\nkepastian ketika ditemukan daftar rujukan melalui kajian komparasi isnad\n(I\u2019tibar) sehingga dapat diperkuat melalui Tabi\u2019 dan Syahid.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal\ninilah yang kemudian melahirkan ketentuan bahwa hadis Dhaif masih bisa\ndiamalkan dengan beberapa ketentuan. Meski sempat menjadi polemik di tengah\nperdebatan mazhab, posisi hadis Dhaif di tengah amaliah umat Islam mendapat\ntempat tersendiri. Hujjah masing-masing kelompok antara penerima dan penolak Hadis\nDhaif dalam bangunan hukum fikih dapat dilihat di beberapa kitab Ushul Fikih.\nKonsep paling populer adalah penerimaan hadis Dhaif dalam tatanan fadh\u2019il\na\u2019mal.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas,\nbagaimana Hadis Fada\u2019il A\u2019mal dalam kajian polemik ulama, termasuk juga\nbagaimana perkembangan ilmu hadis yang sering berseberangan dengan fikih?\nKelanjutan tulisan ini akan mengupas hal itu. Insya-Allah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\"><strong>Masyhuri Mochtar\/sidogiri<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hadis adalah rujukan kedua dalam sumber hukum Islam, setelah al-Quran. Posisi Hadis, tidak hanya diperlukan untuk menafsiri dan menjlentrehkan isi al-Quran, tapi juga berdiri sendiri manakala al-Quran tidak menyinggung kasus yang tengah dihadapi. Mengembalikan sepenuhnya semua hukum Islam pada al-Quran, jelas suatu hal yang mustahil dilakukan, karena Nabi sebagai sumber Hadis, selain mengajarkan al-Quran juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":64,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":{"0":"post-45","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kolom-fuqaha"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v26.6) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1) - Sidogiri Media Online<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"istilah hukum pada Hadis, yaitu shahih, hasan dan dhaif. Rumusan hukum ini demikian populer hingga saat ini, sehingga muncul ditengah kajian Hadis,.......\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"istilah hukum pada Hadis, yaitu shahih, hasan dan dhaif. Rumusan hukum ini demikian populer hingga saat ini, sehingga muncul ditengah kajian Hadis,.......\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sidogiri Media Online\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-15T16:42:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-09T13:58:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1771\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1074\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\"},\"headline\":\"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1)\",\"datePublished\":\"2020-02-15T16:42:25+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-09T13:58:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/\"},\"wordCount\":1041,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Kolom Fuqaha\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/\",\"name\":\"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1) - Sidogiri Media Online\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1\",\"datePublished\":\"2020-02-15T16:42:25+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-09T13:58:44+00:00\",\"description\":\"istilah hukum pada Hadis, yaitu shahih, hasan dan dhaif. Rumusan hukum ini demikian populer hingga saat ini, sehingga muncul ditengah kajian Hadis,.......\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1\",\"width\":1771,\"height\":1074,\"caption\":\"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kajian\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kolom Fuqaha\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/kolom-fuqaha\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"name\":\"Sidogiri Media Online\",\"description\":\"Aktual Salaf\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\",\"name\":\"Sidogiri Media\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"width\":2940,\"height\":690,\"caption\":\"Sidogiri Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\",\"https:\/\/x.com\/sidogirimedia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/Sidogirimedia.com\"],\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1) - Sidogiri Media Online","description":"istilah hukum pada Hadis, yaitu shahih, hasan dan dhaif. Rumusan hukum ini demikian populer hingga saat ini, sehingga muncul ditengah kajian Hadis,.......","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1)","og_description":"istilah hukum pada Hadis, yaitu shahih, hasan dan dhaif. Rumusan hukum ini demikian populer hingga saat ini, sehingga muncul ditengah kajian Hadis,.......","og_url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/","og_site_name":"Sidogiri Media Online","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","article_published_time":"2020-02-15T16:42:25+00:00","article_modified_time":"2022-10-09T13:58:44+00:00","og_image":[{"width":1771,"height":1074,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sidogirimedia","twitter_site":"@sidogirimedia","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46"},"headline":"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1)","datePublished":"2020-02-15T16:42:25+00:00","dateModified":"2022-10-09T13:58:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/"},"wordCount":1041,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1","articleSection":["Kolom Fuqaha"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/","name":"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1) - Sidogiri Media Online","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1","datePublished":"2020-02-15T16:42:25+00:00","dateModified":"2022-10-09T13:58:44+00:00","description":"istilah hukum pada Hadis, yaitu shahih, hasan dan dhaif. Rumusan hukum ini demikian populer hingga saat ini, sehingga muncul ditengah kajian Hadis,.......","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1","width":1771,"height":1074,"caption":"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/hadis-dhaif-dalam-lingkaran-fikih-1\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kajian","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kolom Fuqaha","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/kolom-fuqaha\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Hadis Dhaif dalam Lingkaran Fikih (1)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","name":"Sidogiri Media Online","description":"Aktual Salaf","publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization","name":"Sidogiri Media","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","width":2940,"height":690,"caption":"Sidogiri Media"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","https:\/\/x.com\/sidogirimedia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/Sidogirimedia.com"],"url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Kolom-Fuqaha.jpg?fit=1771%2C1074&ssl=1","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5541,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45\/revisions\/5541"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}