{"id":4405,"date":"2022-06-29T09:00:00","date_gmt":"2022-06-29T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?p=4405"},"modified":"2022-07-29T13:13:07","modified_gmt":"2022-07-29T06:13:07","slug":"membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/","title":{"rendered":"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS"},"content":{"rendered":"\n<p>Pada abad ke-4 hijriah lahir sebuah komunitas yang \u201cmengaku\u201d mengikuti ideologi <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/hidayatullah.com\/artikel\/tsaqafah\/read\/2021\/09\/16\/215781\/imam-ahmad-bin-hanbal-bidah-ulama-ahlus-sunnah.html\" target=\"_blank\">Imam Ahmad bin Hambal<\/a> yang mengukur segala hal melalui cara pandang al-Quran dan as-Sunnah. Dan tanpa memberi ruang sedikit pun kepada akal untuk berbicara. Sebab menurut mereka akal dapat mengantarkan kepada kesesatan. Pada akhirnya golongan ini sering kali terjebak dalam \u201cmenerjemahkan\u201d ayat dan hadis mutasyabihat.<\/p>\n\n\n\n<p>Semisal mereka mengartikan <em>\u201cyadull\u00e2h fauqa ayd\u00eehim\u201d<\/em> (QS. Al-Fath [48]: 10) dengan <em>\u201cTangan Allah di atas tangan-tangan mereka\u201d<\/em>. Interpretasi seperti ini sangat berdampak fatal. Dan dapat menjadikan mereka terjebak ke dalam paham tasyb\u00eeh dan tajs\u00eem (menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya) yang bisa menjadikan mereka keluar dari Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>Ibnu Taimiyah misalnya mengungkapkan dalam kitabnya, <em>al-Majm\u00fb\u2019ah al-Kubr\u00e2 f\u00ee Majmuatir-Ras\u00e2il al-Kubr\u00e2<\/em>, begini, \u201cPara salaf bersepakat bahwa Allah mempunyai sifaf turun, di atas dan di bawah, dan mengenai hal itu tidak boleh dipertanyakan bagaimana dan seperti apa. Tidak kita temukan dalam teks al-Quran maupun hadis serta penjelasan sahabat, tabiin dan ulama-ulama selanjutnya yang mengatakan bahwa Allah tidak di langit, tidak di \u2018<em>ars<\/em>, dan tidak di semua tempat\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Atas dasar ini, Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa ideologi salaf yang sebenarnya, adalah menetapkan (<em>itsb\u00e2t<\/em>) segala hal yang ditetapakan oleh al-Quran dan hadis, baik berupan sifat turun, bersemayam di atas \u2018<em>ars<\/em> , memiliki tangan, wajah, rasa cinta, amarah tanpa harus ditakwil atau diarahkan pada makna yang lain.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote has-medium-font-size is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Baca Juga: <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/akidah-ahlusunah-terhadap-sahabat-rasulullah-1\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/akidah-ahlusunah-terhadap-sahabat-rasulullah-1\/\" target=\"_blank\">Akidah Ahlusunah Terhadap Shahabat Rasulullah I<\/a> <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Tak pelak, pernyataan kontroversi ini menuai banyak komentar dari para ulama di masanya. Statemen semacam ini menurut para ulama bagaimanapun juga tidak dapat menghindarkannya dari menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya. Bagaimana tidak, jika penisbatan sebuah panca indra dijadikan sebuah keniscayaan dengan sekadar mengacu pada teks zahir al-Quran berarti juga meniscyakan adanya keserupaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di antara ulama yang membantah keras setatemen Ibnu Taimiyah di atas adalah al-Khatib bin Jauzi al-Hambali, dalam kitabnya, <em>Daf\u2019ut-Tasyb\u00eeh<\/em>, ia menyatakan: \u201cSaya melihat ada sebuah golongan yang berbicara prihal perkara fundamental dalam urusan agama dengan hal yang tidak sepatutnya ia sampaikan. Ia juga mengarahkan sifat-sifat Allah kepada sifat-sifat makhluk-Nya. Lantas mereka mengatakan bahwa Allah memiliki wajah, mulut, dua tangan, dua kaki, dan anggota tubuh yang lain. Padahal sedikit pun mereka tidak memiliki dalil akan hal itu, baik melalui jalur nash ataupun secara rasio. Pun, mereka enggan untuk menggunakan perangkat bahasa guna mengarahkan sebuah sifat-sifat Allah kepada hal yang semestinya dimiliki oleh-Nya. Bahkan segalnya diukur berdasarkan teks zahir al-Quran dan hadis\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kitab tersebut, Ibnu Jauzi membantah bahwa mereka adalah golongan salaf. Begitu pula, menurutnya, statemen tersebut bukanlah pernyataan Imam Ahmad bin Hambal. Sebab pada dasarnya Imam Ahmad bin Hambal juga menolak atas cara pandang kaum pelaku <em>tashb\u00eeh<\/em> tersebut di dalam memahami <a href=\"https:\/\/www.nu.or.id\/daerah\/ulama-salaf-pun-menakwil-ayat-mutasyabihat-GiRUJ\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.nu.or.id\/daerah\/ulama-salaf-pun-menakwil-ayat-mutasyabihat-GiRUJ\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ayat-ayat mutasyabihat<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote has-medium-font-size is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Baca Juga: <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/akidah-ahlusunah-terhadap-sahabat-rasulullah-2\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/akidah-ahlusunah-terhadap-sahabat-rasulullah-2\/\" target=\"_blank\">Akidah Ahlusunah Terhadap Shahabat Rasulullah II<\/a><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Dalam kitab <em>Syarhu Mull\u00e2 Al\u00ee al-Q\u00e2r\u00ee li Kit\u00e2bil-Fiqh al-Akbar<\/em>, Abul Fadal at-Tamimi mengutip pernyataan Imam Ahmad bin Hambal atas penolakannya terhadap kaum <em>Mujassimah<\/em> begini, \u201cEsensi dari sebuah nama hakikatnya diambil dari syariat atau bahasa. Menurut ahli bahasa kata \u201c<em>jis\u00eem<\/em>\u201d dikatakan pada setiap sesuatu yang memiliki ukuran panjang, lebar, dan terdiri dari beberapa komponen anggota. Sedangkan Allah mustahil akan semua hal itu\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab pengaruh pemikaran kaum <em>Mujassimah<\/em> ini dipandang sangat membahayakan bagi akidah umat Islam, banyak dari kalangan ahli kalam membantahnya dengan dalil-dalil yang argumentatif, baik melalui orasi di majelis-majelis ilmu maupun melalui sebuah karya tulis yang secara khusus berbicara prihal penolakan mereka atas cara pandang kaum <em>Mujassimah<\/em> dalam memahami teks-teks ketuhanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Imam Fakhruddin ar-Razi, melalui kitabnya yang berjudul <em>As\u00e2sut-Taqd\u00ees<\/em> menolak keras pemikiran kaum Mujassimah yang secara masif disebarkan kepada khalayak ramai. Dalam bukunya tersebut ar-Razi menyampaikan beberapa <em>hujjah<\/em> yang diyakini sebagai bantahan yang belum terjawab oleh pelaku <em>tashbih<\/em> di zamannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di antara argumentasi ar-Razi yang dibahas secara mendetail adalah diskursus tentang surah al-Ikhlas. Sudah lumrah diketahui bahwa konteks diturunkannya ayat dalam <a href=\"https:\/\/hidayatullah.com\/kajian\/tazkiyatun-nafs\/read\/2018\/02\/21\/136115\/surah-al-ikhlas-menyebutkan-empat-keesaaan-allah.html\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/hidayatullah.com\/kajian\/tazkiyatun-nafs\/read\/2018\/02\/21\/136115\/surah-al-ikhlas-menyebutkan-empat-keesaaan-allah.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">surah al-Ikhlas<\/a> adalah timbul dari sebuah pertanyaan seorang shahabat kepada Nabi tentang hakikat Allah dan sifat-sifat-Nya. Lantas turunlah ayat ini (artinya);<\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201cKatakanlah: \u201cDia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia\u201d (Qs. Al<\/em><em>-Ikhlas [112]: 1-4 )<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Surah Al-Ikhlas adalah ayat <em>muhkam\u00e2t<\/em> bukan ayat <em>mutasyabih\u00e2t<\/em>, karena ayat-ayat tersebut diturunkan guna menjadi jawaban atas sebuah pertayaan. Oleh sebab itu jika ditemukan seorang yang mengingkari esensi ayat tersebut dapat dipastikan bahwa ia termasuk dari golongan yang batil.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-style-default has-medium-font-size is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Baca Juga: <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/akidah-ahlusunah-terhadap-sahabat-rasulullah-3-menetapkan-keadilan-shahabat\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/akidah-ahlusunah-terhadap-sahabat-rasulullah-3-menetapkan-keadilan-shahabat\/\" target=\"_blank\">Akidah Ahlusunah Terhadap Shahabat Rasulullah III<\/a><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Ayat pertama, kata \u201c<em>Ahad<\/em> (<em>Yang Maha Esa<\/em>)\u201d secara otomatis menafikan sifat <em>jis\u00eem<\/em> (beranggota tubuh atau bersifat benda), tempat dan arah bagi Allah. Sudah menjadi sebuah keniscayaan bahwa sebuah benda paling sedikitnya terdiri dari dua partikel terkecil atom yang tidak bisa dipecah lagi menjadi bagian yang lain. Begitupun setiap benda pasti memiliki sisi yang berlawanan. Logikanya seperti ini, adanya sisi sebelah kiri dikarenakan adanya sisi sebelah kanan, adanya arah depan dikarenakan adanya arah belakang, dan begitu seterusnya. Sedangkan Allah Mahatunggal serta Mahasuci dari semua itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Ayat kedua, Allah menjelaskan bahwa hanya Dialah dzat yang dibutuhkan oleh segala sesuatu. Dari ayat ini, ada dua hal yang menyatakan bahwa Allah Mahasuci dari segala tuduhan bahwa dzat-Nya adalah <em>jis\u00eem<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama, sebagaimana maklum di muka bahwa <em>jis\u00eem<\/em> pasti terdiri dari beberapa bagian dan tentu setiap satu dari bagian-bagian tersebut membutuhkan kepada bagian yang lain. Jadi dapat disimpulkan bahwa setiap sesuatu yang membutuhkan kepada hal lain memastikan bahwa hal tersebut adalah perkara yang lemah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua, jika Allah terbentuk dari anggota tubuh, tentu Allah membutuhkan terhadap tangan untuk menyentuh, mata untuk melihat, dan kaki untuk berjalan. Dan semua hal itu mustahil bagi Allah.<\/p>\n\n\n\n<p>Berkaitan dengan teks ayat kedua dari <a href=\"https:\/\/www.nu.or.id\/nasional\/surat-al-ikhlas-mengandung-rahasia-luar-biasa-37iPH\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.nu.or.id\/nasional\/surat-al-ikhlas-mengandung-rahasia-luar-biasa-37iPH\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">surah al-Ikhlas <\/a>ini berupa lafal \u201c<em>as-shamad<\/em>\u201d, Hasan al-Bashri menafisirinya demikian; \u201cDia tetap tidak berubah-ubah, Dia tidak mungkin tidak ada, Dia ada sebelum adanya tempat, \u2018<em>arsy<\/em> dan <em>kursi<\/em>, Dia bukan dari golongan manusia maupun jin, dan Dia sekarang sebagaimana sebelum diciptakannya tempat\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya saja, Ahlussunnah wal Jamaah ketika menemukan pelaku <em>tajs\u00eem<\/em>, tidak semerta-merta mengafirkan pelakunya. Imam ad-Dasuki, membagi sikap kepada pelaku <em>tajs\u00eem<\/em> dengan dua katagori. Pertama, menjadi kafir bila meyakini Allah berbentuk seperti makhluknya. Kedua, berdosa bila meyakini Allah berbentuk namun tidak sama dengan makhluk-Nya. Kendati keduanya sama-sama argumen yang menyimpang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\"><strong>Sanusi Baisuni\/sidogiri<\/strong><strong><em><\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada abad ke-4 hijriah lahir sebuah komunitas yang \u201cmengaku\u201d mengikuti ideologi Imam Ahmad bin Hambal yang mengukur segala hal melalui cara pandang al-Quran dan as-Sunnah. Dan tanpa memberi ruang sedikit pun kepada akal untuk berbicara. Sebab menurut mereka akal dapat mengantarkan kepada kesesatan. Pada akhirnya golongan ini sering kali terjebak dalam \u201cmenerjemahkan\u201d ayat dan hadis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4558,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[7,10],"tags":[2595,2094,2098,2596],"class_list":{"0":"post-4405","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kajian","8":"category-kolom-akidah","9":"tag-salafi-wahabi","10":"tag-sidogiri-media","11":"tag-sidogirimedia-com","12":"tag-wahabi"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v26.6) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS - Sidogiri Media Online<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagaimana cara membungkam Wahabi terkait memahami ayat mutasyabihat. Berikut adalah argumentasi Imam Fakhruddin ar-Razi dengan menggunakan surat al-Ikhlas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagaimana cara membungkam Wahabi terkait memahami ayat mutasyabihat. Berikut adalah argumentasi Imam Fakhruddin ar-Razi dengan menggunakan surat al-Ikhlas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sidogiri Media Online\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-29T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-29T06:13:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\"},\"headline\":\"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS\",\"datePublished\":\"2022-06-29T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-29T06:13:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/\"},\"wordCount\":1013,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1\",\"keywords\":[\"Salafi Wahabi\",\"Sidogiri Media\",\"Sidogirimedia.com\",\"Wahabi\"],\"articleSection\":[\"Kajian\",\"Kolom Akidah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/\",\"name\":\"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS - Sidogiri Media Online\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1\",\"datePublished\":\"2022-06-29T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-29T06:13:07+00:00\",\"description\":\"Bagaimana cara membungkam Wahabi terkait memahami ayat mutasyabihat. Berikut adalah argumentasi Imam Fakhruddin ar-Razi dengan menggunakan surat al-Ikhlas.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1\",\"width\":1024,\"height\":683,\"caption\":\"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kajian\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kolom Akidah\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/kolom-akidah\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"name\":\"Sidogiri Media Online\",\"description\":\"Aktual Salaf\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\",\"name\":\"Sidogiri Media\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"width\":2940,\"height\":690,\"caption\":\"Sidogiri Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\",\"https:\/\/x.com\/sidogirimedia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/Sidogirimedia.com\"],\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS - Sidogiri Media Online","description":"Bagaimana cara membungkam Wahabi terkait memahami ayat mutasyabihat. Berikut adalah argumentasi Imam Fakhruddin ar-Razi dengan menggunakan surat al-Ikhlas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS","og_description":"Bagaimana cara membungkam Wahabi terkait memahami ayat mutasyabihat. Berikut adalah argumentasi Imam Fakhruddin ar-Razi dengan menggunakan surat al-Ikhlas.","og_url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/","og_site_name":"Sidogiri Media Online","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","article_published_time":"2022-06-29T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2022-07-29T06:13:07+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sidogirimedia","twitter_site":"@sidogirimedia","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46"},"headline":"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS","datePublished":"2022-06-29T02:00:00+00:00","dateModified":"2022-07-29T06:13:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/"},"wordCount":1013,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1","keywords":["Salafi Wahabi","Sidogiri Media","Sidogirimedia.com","Wahabi"],"articleSection":["Kajian","Kolom Akidah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/","name":"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS - Sidogiri Media Online","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1","datePublished":"2022-06-29T02:00:00+00:00","dateModified":"2022-07-29T06:13:07+00:00","description":"Bagaimana cara membungkam Wahabi terkait memahami ayat mutasyabihat. Berikut adalah argumentasi Imam Fakhruddin ar-Razi dengan menggunakan surat al-Ikhlas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1","width":1024,"height":683,"caption":"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/membungkam-wahabi-dengan-al-ikhlas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kajian","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kolom Akidah","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/kolom-akidah\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"MEMBUNGKAM WAHABI DENGAN AL-IKHLAS"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","name":"Sidogiri Media Online","description":"Aktual Salaf","publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization","name":"Sidogiri Media","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","width":2940,"height":690,"caption":"Sidogiri Media"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","https:\/\/x.com\/sidogirimedia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/Sidogirimedia.com"],"url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/imgonline-com-ua-compressed-yurqZlaiHq9dBa21.jpg?fit=1024%2C683&ssl=1","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4405","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4405"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4405\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4901,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4405\/revisions\/4901"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4558"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4405"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4405"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4405"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}