{"id":1664,"date":"2021-01-05T01:37:53","date_gmt":"2021-01-05T01:37:53","guid":{"rendered":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?p=1664"},"modified":"2021-07-06T15:39:03","modified_gmt":"2021-07-06T15:39:03","slug":"berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/","title":{"rendered":"BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM"},"content":{"rendered":"\n<p>Secara umum, artis identik dengan kecantikan dan ketampanan, meski tidak semuanya kriteria itu terpenuhi. Fans dan idola juga menjadi hal tak terpisahkan dari seorang artis, sehingg berada di samping artis adalah hal yang paling didambakan oleh para fans. Tak terkecuali membayangkan, bagaimana rasanya bercinta dengan sang idola. Sangat mungkin, berfantasi seperti itu terjadi saat berhubungan dengan isteri atau suami.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah riset yang diterbitkan dalam Journal of Sex Research menunjukkan data yang mengejutkan. Sebanyak 98% pria beristri dan 80% wanita bersuami mengaku mereka membayangkan orang lain saat sedang bercinta dengan pasangannya. Jumlah yang cukup banyak bukan? Lebih mengejutkan, ternyata sebagian besar orang merasa puas saat berhubungan intim dengan orang yang sangat bisa membuat mereka nyaman, meski dalam bayangan. Lantas, bagaimana dalam kasus berfantasi saat bercinta dengan isteri atau suami dengan membayangkan berhubungan dengan artis idola dalam kacamata fikih?<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kitab <em>Tuhfatul-Muhtaj Syarhul-Minhaj<\/em>, Ibnu Hajar al-Haitami mengulasnya dalam satu pembahasan (<em>furu\u2019<\/em>). Menurutnya, ketika ada seorang laki-laki saat menjimak isterinya sembari membayangkan kecantikan orang lain dan berfantasi seolah-olah berjimak dengannya terjadi khilaf di kalangan ulama mutaakhkhirin. Pendapat khilaf ini, karena ditemukan dasar yang jelas dalam persoalan ini (<em>innal-mas\u2019alah laysat-manqulah<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Sekumpulan ulama, tulis Ibnu Hajar, seperti Ibnu al-Farkah, al-Kamal ar-Radad, as-Suyuthi dan lainnya, menyatakan bahwa hal itu halal dilakukan. Alasan berpikirnya, ketika aktivitas fantasi itu dilakukan, tentu tidak ada tujuan untuk melakukan tindakan maksiat berupa zina dan <em>muqaddimah<\/em>-nya. Artinya, murni membayangkan berhubungan dengan orang yang dihayalkan, bukan bermaksud untuk berzina dengannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini berbeda, dengan hukum adanya rencana dan rancangan di hati untuk melakukan maksiat, bukan sekedar obsesi dan perasaan saja (<em>hajis<\/em>). Ketika sudah ada \u2018<em>azm<\/em> untuk melakukan hal yang sama dengan orang yang difantasikan, maka jelas sudah haram dari sudut \u2018<em>azm<\/em> itu sendiri. Sementara dalam penghayalan artis saat berhubungan intim dengan pasangan halal, tidak beresiko (<em>khathr<\/em>) untuk melakukan zina. Akitivitasnya hanya mempermainan rasa dari hal yang terlihat buruk dibayangkan menjadi bagus (<em>tashawurul-qabih bi shuratilhasan<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Karena aktivitasnya sekadar pengolahan rasa (<em>tashawurusy-syai&#8217; fizh-zhan<\/em>), tidak pada kenyataan, hal itu tidak dilarang karena bersifat insidental (\u2018<em>aridh<\/em>). Hal ini berbeda jika kemudian dari aktivitas berfantasi itu melahirkan tujuan untuk berzina dengan orang lain yang hadir dalam dunia fantasinya. Artinya, ada rancangan dan rencana (<em>shammama<\/em>) untuk melakukan perzinahan atau sekedar <em>muqaddimah<\/em> zina dalam hayalannya saat berhubungan intim. Maksud dan tekad inilah yang kemudian melahirkan dosa.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini adalah pandangan mu\u2019tamad dari sebagian besar Madzhab Syafii. Hal berbeda, juga dari kalangan Madzhab Syafii, yakni al-Iraqi menyatakan dalam kitab <em>Tharh at-Tatsrib<\/em>-nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">\u0644\u0648 \u062c\u0627\u0645\u0639 \u0623\u0647\u0644\u0647 \u0648\u0641\u064a \u0630\u0647\u0646\u0647 \u0645\u062c\u0627\u0645\u0639\u0629 \u0645\u0646 \u062a\u062d\u0631\u0645 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u060c \u0648\u0635\u0648\u064e\u0651\u0631 \u0641\u064a \u0630\u0647\u0646\u0647 \u0623\u0646\u0647 \u064a\u062c\u0627\u0645\u0639 \u062a\u0644\u0643 \u0627\u0644\u0635\u0648\u0631\u0629 \u0627\u0644\u0645\u062d\u0631\u0645\u0629 : \u0641\u0625\u0646\u0647 \u064a\u062d\u0631\u0645 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0630\u0644\u0643 \u060c \u0648\u0643\u0644 \u0630\u0644\u0643 \u0644\u062a\u0634\u0628\u0647\u0647 \u0628\u0635\u0648\u0631\u0629 \u0627\u0644\u062d\u0631\u0627\u0645 \u0648\u0627\u0644\u0644\u0647 \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 \u0627\u0639\u0644\u0645<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJika seseorang menjimak istrinya, sementara di perasaannya ia menjimak perempuan yang haram, dan ia menggambarkan dalam perasaannya ia telah berjimak dengan perempuan haram yang digambarkan maka semua aktivitas itu ia haram, karena telah menyerupakan dengan sesuatu yang haram.\u201d (<em>Tharhut-Tatsrib<\/em>, II\/19)<\/p>\n\n\n\n<p>Pandangan senada dengan sebagian Madzhab Syafii tersebut dalam madzhab Maliki. Hal ini juga dikutip oleh Ibnu Hajar dalam kelanjutan pembahasannya di atas, terkait dengan sikap Ibnu al-Hajj al-Maliki. Berikut kutipannya:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">\u0648\u0642\u0627\u0644 \u0627\u0628\u0646 \u0627\u0644\u062d\u0627\u062c \u0627\u0644\u0645\u0627\u0644\u0643\u064a \u064a\u062d\u0631\u0645 \u0639\u0644\u0649 \u0645\u0646 \u0631\u0623\u0649 \u0627\u0645\u0631\u0623\u0629 \u0623\u0639\u062c\u0628\u062a\u0647 \u0648\u0623\u062a\u0649 \u0627\u0645\u0631\u0623\u062a\u0647 \u062c\u0639\u0644 \u062a\u0644\u0643 \u0627\u0644\u0635\u0648\u0631\u0629 \u0628\u064a\u0646 \u0639\u064a\u0646\u064a\u0647 \u0648\u0647\u0630\u0627 \u0646\u0648\u0639 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0632\u0646\u0627 \u0643\u0645\u0627 \u0642\u0627\u0644 \u0639\u0644\u0645\u0627\u0624\u0646\u0627 \u0641\u064a\u0645\u0646 \u0623\u062e\u0630 \u0643\u0648\u0632\u0627 \u064a\u0634\u0631\u0628 \u0645\u0646\u0647 \u0641\u062a\u0635\u0648\u0631 \u0628\u064a\u0646 \u0639\u064a\u0646\u064a\u0647 \u0623\u0646\u0647 \u062e\u0645\u0631 \u0641\u0634\u0631\u0628\u0647 \u0623\u0646 \u0630\u0644\u0643 \u0627\u0644\u0645\u0627\u0621 \u064a\u0635\u064a\u0631 \u062d\u0631\u0627\u0645\u0627 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0627 \u0647\u0640<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIbnu al-Hajj al-Maliki menyatakan haram pada seorang laki-laki yang melihat perempuan lain yang ia kagumi, lalu melakukan hubungan intim dengan istrinya sembari membayangkan perempuan lain itu di hadapannya. Hal ini adalah bagian dari zina, sebagaimana pandangan ulama kita (Madzhab Maliki) terkait dengan orang yang meminum air dalam kendi sembari membayangkan meminum khamr, air pada kendi tersebut menjadi haram baginya.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Pandangan dari kalangan Madzhab Hanafi juga menyatakan haram aktivitas penghayalan orang lain saat berhubungan intim bersama pasangan halal. Ibnu \u2018Abidin al-Hanafi dari kalangan al-Hanafiyah, misalnya, menulis demikian saat menanggapi tulisan Ibnu Hajar dalam kitab <em>Tuhfah<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">\u0648\u0644\u0645 \u0623\u0631 \u0645\u0646 \u062a\u0639\u0631\u0636 \u0644\u0644\u0645\u0633\u0623\u0644\u0629 \u0639\u0646\u062f\u0646\u0627 \u0648\u0625\u0646\u0645\u0627 \u0642\u0627\u0644 \u0641\u064a \u0627\u0644\u062f\u0631\u0631 \u0625\u0630\u0627 \u0634\u0631\u0628 \u0627\u0644\u0645\u0627\u0621 \u0648\u063a\u064a\u0631\u0647 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0645\u0628\u0627\u062d\u0627\u062a \u0628\u0644\u0647\u0648 \u0648\u0637\u0631\u0628 \u0639\u0644\u0649 \u0647\u064a\u0626\u0629 \u0627\u0644\u0641\u0633\u0642\u0629 \u062d\u0631\u0645 \u0627\u0647 \u0648\u0627\u0644\u0623\u0642\u0631\u0628 \u0644\u0642\u0648\u0627\u0639\u062f \u0645\u0630\u0647\u0628\u0646\u0627 \u0639\u062f\u0645 \u0627\u0644\u062d\u0644 \u0644\u0623\u0646 \u062a\u0635\u0648\u0631 \u062a\u0644\u0643 \u0627\u0644\u0623\u062c\u0646\u0628\u064a\u0629 \u0628\u064a\u0646 \u064a\u062f\u064a\u0647 \u064a\u0637\u0624\u0647\u0627 \u0641\u064a\u0647 \u062a\u0635\u0648\u064a\u0631 \u0645\u0628\u0627\u0634\u0631\u0629 \u0627\u0644\u0645\u0639\u0635\u064a\u0629 \u0639\u0644\u0649 \u0647\u064a\u0626\u062a\u0647\u0627<\/p>\n\n\n\n<p>Saya tidak menemukan orang yang menentang masalah ini dari kalangan kita (Hanafiyah). Yang pasti pemilik kitab ad-Durar mengatakan, \u2018Ketika seseorang minum air dan lainnya yang memang diperbolehkan dengan bermain-main serta mengoyang-goyang layaknya seorang ahli fasiq (peminum khamr) maka haram\u2019. Tidak jauh dari kaidah mazhab kita (hal itu) tidak halal, karena pembayangan orang lain di sampingnya saat mewathi\u2019 tergolong melakukan maksiat\u201d (<em>Hasyiyah Ibnu \u2018Abidin,<\/em> VI\/372)<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, dalam pandangan madzhab Hanbali, Ibn al-Muflih, misalnya menulis dalam kitab <em>al-Adab asy-Syar\u2019iyah-<\/em>nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">\u0648\u0642\u062f \u0630\u0643\u0631 \u0627\u0628\u0646 \u0639\u0642\u064a\u0644 \u0648\u062c\u0632\u0645 \u0628\u0647 \u0641\u064a \u0627\u0644\u0631\u0639\u0627\u064a\u0629 \u0627\u0644\u0643\u0628\u0631\u0649: \u0623\u0646\u0647 \u0644\u0648 \u0627\u0633\u062a\u062d\u0636\u0631 \u0639\u0646\u062f \u062c\u0645\u0627\u0639 \u0632\u0648\u062c\u062a\u0647 \u0635\u0648\u0631\u0629 \u0623\u062c\u0646\u0628\u064a\u0629 \u0645\u062d\u0631\u0645\u0629 \u0623\u0646\u0647 \u064a\u0623\u062b\u0645.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIbnu \u2018Aqil menyebutkan dan menegaskan dalam <em>ar-Ri\u2019ayah al-Kubra<\/em>-nya: bahwa jika ada seorang suami membayangkan wanita lain yang diharamkan baginya ketika berjima\u2019 dengan istrinya maka dia berdosa.\u201d (<em>al-Adab as-Syar\u2019iyah<\/em>, I\/98).<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, terkait dengan dunia fantasi saat hubungan intim dengan membayangkan orang lain di sisinya, ulama berbeda dalam menyikapinya. Tentu tidak semua fantasi yang menjadi titik perdebatan, karena beberapa macam fantasi yang sering dilakukan sebagian orang saat berhubungan intim. Ada yang membayangkan tempat dan suasa indah, seperti di kamar hotel atau di tempat kenangan. Aktivitas hayalan seperti ini tentu tidak masalah, karena tidak ada kaitannya dengan perzinahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena masuk dalam ranah khilaf, tentu menjadi pilihan bagi kita, mana pendapat yang ingin diikuti. Akan tetapi, sikap hati-hati tentu juga menjadi pilihan terbaik. Setidaknya, keluar dari khilaf dengan tidak melakukan aktivitas fantasi yang diperdebatkan, menjadi pilihan terbaik tersebut, terlebih jatuhnya pada hukum \u201charam\u201d. <em>Wallahu a\u2019lam<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>M. Masyhuri Mokhtar\/sidogiri<\/strong><strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah riset yang diterbitkan dalam Journal of Sex Research menunjukkan data yang mengejutkan. Sebanyak 98% pria beristri dan 80% wanita bersuami mengaku mereka membayangkan orang lain saat sedang bercinta dengan pasangannya. Jumlah yang cukup banyak bukan? Lebih mengejutkan, ternyata sebagian besar orang merasa puas saat berhubungan intim dengan orang yang sangat bisa membuat mereka nyaman, meski dalam bayangan. Lantas, bagaimana dalam kasus berfantasi saat bercinta dengan isteri atau suami dengan membayangkan berhubungan dengan artis idola dalam kacamata fikih?<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kitab <em>Tuhfatul-Muhtaj Syarhul-Minhaj<\/em>, Ibnu Hajar al-Haitami mengulasnya dalam satu pembahasan (<em>furu\u2019<\/em>). Menurutnya, ketika ada seorang laki-laki saat menjimak isterinya sembari membayangkan kecantikan orang lain dan berfantasi seolah-olah berjimak dengannya terjadi khilaf di kalangan ulama mutaakhkhirin. Pendapat khilaf ini, karena ditemukan dasar yang jelas dalam persoalan ini (<em>innal-mas\u2019alah laysat-manqulah<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Sekumpulan ulama, tulis Ibnu Hajar, seperti Ibnu al-Farkah, al-Kamal ar-Radad, as-Suyuthi dan lainnya, menyatakan bahwa hal itu halal dilakukan. Alasan berpikirnya, ketika aktivitas fantasi itu dilakukan, tentu tidak ada tujuan untuk melakukan tindakan maksiat berupa zina dan <em>muqaddimah<\/em>-nya. Artinya, murni membayangkan berhubungan dengan orang yang dihayalkan, bukan bermaksud untuk berzina dengannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini berbeda, dengan hukum adanya rencana dan rancangan di hati untuk melakukan maksiat, bukan sekedar obsesi dan perasaan saja (<em>hajis<\/em>). Ketika sudah ada \u2018<em>azm<\/em> untuk melakukan hal yang sama dengan orang yang difantasikan, maka jelas sudah haram dari sudut \u2018<em>azm<\/em> itu sendiri. Sementara dalam penghayalan artis saat berhubungan intim dengan pasangan halal, tidak beresiko (<em>khathr<\/em>) untuk melakukan zina. Akitivitasnya hanya mempermainan rasa dari hal yang terlihat buruk dibayangkan menjadi bagus (<em>tashawurul-qabih bi shuratilhasan<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Karena aktivitasnya sekadar pengolahan rasa (<em>tashawurusy-syai&#8217; fizh-zhan<\/em>), tidak pada kenyataan, hal itu tidak dilarang karena bersifat insidental (\u2018<em>aridh<\/em>). Hal ini berbeda jika kemudian dari aktivitas berfantasi itu melahirkan tujuan untuk berzina dengan orang lain yang hadir dalam dunia fantasinya. Artinya, ada rancangan dan rencana (<em>shammama<\/em>) untuk melakukan perzinahan atau sekedar <em>muqaddimah<\/em> zina dalam hayalannya saat berhubungan intim. Maksud dan tekad inilah yang kemudian melahirkan dosa.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini adalah pandangan mu\u2019tamad dari sebagian besar Madzhab Syafii. Hal berbeda, juga dari kalangan Madzhab Syafii, yakni al-Iraqi menyatakan dalam kitab <em>Tharh at-Tatsrib<\/em>-nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">\u0644\u0648 \u062c\u0627\u0645\u0639 \u0623\u0647\u0644\u0647 \u0648\u0641\u064a \u0630\u0647\u0646\u0647 \u0645\u062c\u0627\u0645\u0639\u0629 \u0645\u0646 \u062a\u062d\u0631\u0645 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u060c \u0648\u0635\u0648\u064e\u0651\u0631 \u0641\u064a \u0630\u0647\u0646\u0647 \u0623\u0646\u0647 \u064a\u062c\u0627\u0645\u0639 \u062a\u0644\u0643 \u0627\u0644\u0635\u0648\u0631\u0629 \u0627\u0644\u0645\u062d\u0631\u0645\u0629 : \u0641\u0625\u0646\u0647 \u064a\u062d\u0631\u0645 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0630\u0644\u0643 \u060c \u0648\u0643\u0644 \u0630\u0644\u0643 \u0644\u062a\u0634\u0628\u0647\u0647 \u0628\u0635\u0648\u0631\u0629 \u0627\u0644\u062d\u0631\u0627\u0645 \u0648\u0627\u0644\u0644\u0647 \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 \u0627\u0639\u0644\u0645<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJika seseorang menjimak istrinya, sementara di perasaannya ia menjimak perempuan yang haram, dan ia menggambarkan dalam perasaannya ia telah berjimak dengan perempuan haram yang digambarkan maka semua aktivitas itu ia haram, karena telah menyerupakan dengan sesuatu yang haram.\u201d (<em>Tharhut-Tatsrib<\/em>, II\/19)<\/p>\n\n\n\n<p>Pandangan senada dengan sebagian Madzhab Syafii tersebut dalam madzhab Maliki. Hal ini juga dikutip oleh Ibnu Hajar dalam kelanjutan pembahasannya di atas, terkait dengan sikap Ibnu al-Hajj al-Maliki. Berikut kutipannya:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">\u0648\u0642\u0627\u0644 \u0627\u0628\u0646 \u0627\u0644\u062d\u0627\u062c \u0627\u0644\u0645\u0627\u0644\u0643\u064a \u064a\u062d\u0631\u0645 \u0639\u0644\u0649 \u0645\u0646 \u0631\u0623\u0649 \u0627\u0645\u0631\u0623\u0629 \u0623\u0639\u062c\u0628\u062a\u0647 \u0648\u0623\u062a\u0649 \u0627\u0645\u0631\u0623\u062a\u0647 \u062c\u0639\u0644 \u062a\u0644\u0643 \u0627\u0644\u0635\u0648\u0631\u0629 \u0628\u064a\u0646 \u0639\u064a\u0646\u064a\u0647 \u0648\u0647\u0630\u0627 \u0646\u0648\u0639 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0632\u0646\u0627 \u0643\u0645\u0627 \u0642\u0627\u0644 \u0639\u0644\u0645\u0627\u0624\u0646\u0627 \u0641\u064a\u0645\u0646 \u0623\u062e\u0630 \u0643\u0648\u0632\u0627 \u064a\u0634\u0631\u0628 \u0645\u0646\u0647 \u0641\u062a\u0635\u0648\u0631 \u0628\u064a\u0646 \u0639\u064a\u0646\u064a\u0647 \u0623\u0646\u0647 \u062e\u0645\u0631 \u0641\u0634\u0631\u0628\u0647 \u0623\u0646 \u0630\u0644\u0643 \u0627\u0644\u0645\u0627\u0621 \u064a\u0635\u064a\u0631 \u062d\u0631\u0627\u0645\u0627 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0627 \u0647\u0640<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIbnu al-Hajj al-Maliki menyatakan haram pada seorang laki-laki yang melihat perempuan lain yang ia kagumi, lalu melakukan hubungan intim dengan istrinya sembari membayangkan perempuan lain itu di hadapannya. Hal ini adalah bagian dari zina, sebagaimana pandangan ulama kita (Madzhab Maliki) terkait dengan orang yang meminum air dalam kendi sembari membayangkan meminum khamr, air pada kendi tersebut menjadi haram baginya.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Pandangan dari kalangan Madzhab Hanafi juga menyatakan haram aktivitas penghayalan orang lain saat berhubungan intim bersama pasangan halal. Ibnu \u2018Abidin al-Hanafi dari kalangan al-Hanafiyah, misalnya, menulis demikian saat menanggapi tulisan Ibnu Hajar dalam kitab <em>Tuhfah<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">\u0648\u0644\u0645 \u0623\u0631 \u0645\u0646 \u062a\u0639\u0631\u0636 \u0644\u0644\u0645\u0633\u0623\u0644\u0629 \u0639\u0646\u062f\u0646\u0627 \u0648\u0625\u0646\u0645\u0627 \u0642\u0627\u0644 \u0641\u064a \u0627\u0644\u062f\u0631\u0631 \u0625\u0630\u0627 \u0634\u0631\u0628 \u0627\u0644\u0645\u0627\u0621 \u0648\u063a\u064a\u0631\u0647 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0645\u0628\u0627\u062d\u0627\u062a \u0628\u0644\u0647\u0648 \u0648\u0637\u0631\u0628 \u0639\u0644\u0649 \u0647\u064a\u0626\u0629 \u0627\u0644\u0641\u0633\u0642\u0629 \u062d\u0631\u0645 \u0627\u0647 \u0648\u0627\u0644\u0623\u0642\u0631\u0628 \u0644\u0642\u0648\u0627\u0639\u062f \u0645\u0630\u0647\u0628\u0646\u0627 \u0639\u062f\u0645 \u0627\u0644\u062d\u0644 \u0644\u0623\u0646 \u062a\u0635\u0648\u0631 \u062a\u0644\u0643 \u0627\u0644\u0623\u062c\u0646\u0628\u064a\u0629 \u0628\u064a\u0646 \u064a\u062f\u064a\u0647 \u064a\u0637\u0624\u0647\u0627 \u0641\u064a\u0647 \u062a\u0635\u0648\u064a\u0631 \u0645\u0628\u0627\u0634\u0631\u0629 \u0627\u0644\u0645\u0639\u0635\u064a\u0629 \u0639\u0644\u0649 \u0647\u064a\u0626\u062a\u0647\u0627<\/p>\n\n\n\n<p>Saya tidak menemukan orang yang menentang masalah ini dari kalangan kita (Hanafiyah). Yang pasti pemilik kitab ad-Durar mengatakan, \u2018Ketika seseorang minum air dan lainnya yang memang diperbolehkan dengan bermain-main serta mengoyang-goyang layaknya seorang ahli fasiq (peminum khamr) maka haram\u2019. Tidak jauh dari kaidah mazhab kita (hal itu) tidak halal, karena pembayangan orang lain di sampingnya saat mewathi\u2019 tergolong melakukan maksiat\u201d (<em>Hasyiyah Ibnu \u2018Abidin,<\/em> VI\/372)<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, dalam pandangan madzhab Hanbali, Ibn al-Muflih, misalnya menulis dalam kitab <em>al-Adab asy-Syar\u2019iyah-<\/em>nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">\u0648\u0642\u062f \u0630\u0643\u0631 \u0627\u0628\u0646 \u0639\u0642\u064a\u0644 \u0648\u062c\u0632\u0645 \u0628\u0647 \u0641\u064a \u0627\u0644\u0631\u0639\u0627\u064a\u0629 \u0627\u0644\u0643\u0628\u0631\u0649: \u0623\u0646\u0647 \u0644\u0648 \u0627\u0633\u062a\u062d\u0636\u0631 \u0639\u0646\u062f \u062c\u0645\u0627\u0639 \u0632\u0648\u062c\u062a\u0647 \u0635\u0648\u0631\u0629 \u0623\u062c\u0646\u0628\u064a\u0629 \u0645\u062d\u0631\u0645\u0629 \u0623\u0646\u0647 \u064a\u0623\u062b\u0645.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIbnu \u2018Aqil menyebutkan dan menegaskan dalam <em>ar-Ri\u2019ayah al-Kubra<\/em>-nya: bahwa jika ada seorang suami membayangkan wanita lain yang diharamkan baginya ketika berjima\u2019 dengan istrinya maka dia berdosa.\u201d (<em>al-Adab as-Syar\u2019iyah<\/em>, I\/98).<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, terkait dengan dunia fantasi saat hubungan intim dengan membayangkan orang lain di sisinya, ulama berbeda dalam menyikapinya. Tentu tidak semua fantasi yang menjadi titik perdebatan, karena beberapa macam fantasi yang sering dilakukan sebagian orang saat berhubungan intim. Ada yang membayangkan tempat dan suasa indah, seperti di kamar hotel atau di tempat kenangan. Aktivitas hayalan seperti ini tentu tidak masalah, karena tidak ada kaitannya dengan perzinahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena masuk dalam ranah khilaf, tentu menjadi pilihan bagi kita, mana pendapat yang ingin diikuti. Akan tetapi, sikap hati-hati tentu juga menjadi pilihan terbaik. Setidaknya, keluar dari khilaf dengan tidak melakukan aktivitas fantasi yang diperdebatkan, menjadi pilihan terbaik tersebut, terlebih jatuhnya pada hukum \u201charam\u201d. <em>Wallahu a\u2019lam<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\"><strong>M. Masyhuri Mokhtar\/sidogiri<\/strong><strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berfantasi Dengan Artis saat Hubungan Intim <\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1666,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":{"0":"post-1664","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kolom-fuqaha"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v26.6) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM - Sidogiri Media Online<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hukum lelaki yang menjimak isterinya sembari membayangkan kecantikan orang lain dan berfantasi seolah-olah berjimak dengannya terjadi khilaf di kalangan ulama\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hukum lelaki yang menjimak isterinya sembari membayangkan kecantikan orang lain dan berfantasi seolah-olah berjimak dengannya terjadi khilaf di kalangan ulama\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sidogiri Media Online\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-05T01:37:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-07-06T15:39:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"513\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Khoiril Umam\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Khoiril Umam\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/\"},\"author\":{\"name\":\"Khoiril Umam\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/e76f88ec3416049df1c63e84794eb2a7\"},\"headline\":\"BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM\",\"datePublished\":\"2021-01-05T01:37:53+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-06T15:39:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/\"},\"wordCount\":1525,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Kolom Fuqaha\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/\",\"name\":\"BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM - Sidogiri Media Online\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1\",\"datePublished\":\"2021-01-05T01:37:53+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-06T15:39:03+00:00\",\"description\":\"Hukum lelaki yang menjimak isterinya sembari membayangkan kecantikan orang lain dan berfantasi seolah-olah berjimak dengannya terjadi khilaf di kalangan ulama\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1\",\"width\":700,\"height\":513,\"caption\":\"Berfantasi Dengan Artis saat Hubungan Intim\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kajian\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kolom Fuqaha\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/kolom-fuqaha\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"name\":\"Sidogiri Media Online\",\"description\":\"Aktual Salaf\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\",\"name\":\"Sidogiri Media\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"width\":2940,\"height\":690,\"caption\":\"Sidogiri Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\",\"https:\/\/x.com\/sidogirimedia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/e76f88ec3416049df1c63e84794eb2a7\",\"name\":\"Khoiril Umam\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/eba95a74ab75db4bd1ed58736d125dad?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/eba95a74ab75db4bd1ed58736d125dad?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Khoiril Umam\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\",\"sidogiri media\"],\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/umam\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM - Sidogiri Media Online","description":"Hukum lelaki yang menjimak isterinya sembari membayangkan kecantikan orang lain dan berfantasi seolah-olah berjimak dengannya terjadi khilaf di kalangan ulama","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM","og_description":"Hukum lelaki yang menjimak isterinya sembari membayangkan kecantikan orang lain dan berfantasi seolah-olah berjimak dengannya terjadi khilaf di kalangan ulama","og_url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/","og_site_name":"Sidogiri Media Online","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","article_published_time":"2021-01-05T01:37:53+00:00","article_modified_time":"2021-07-06T15:39:03+00:00","og_image":[{"width":700,"height":513,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Khoiril Umam","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sidogirimedia","twitter_site":"@sidogirimedia","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Khoiril Umam","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/"},"author":{"name":"Khoiril Umam","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/e76f88ec3416049df1c63e84794eb2a7"},"headline":"BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM","datePublished":"2021-01-05T01:37:53+00:00","dateModified":"2021-07-06T15:39:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/"},"wordCount":1525,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1","articleSection":["Kolom Fuqaha"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/","name":"BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM - Sidogiri Media Online","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1","datePublished":"2021-01-05T01:37:53+00:00","dateModified":"2021-07-06T15:39:03+00:00","description":"Hukum lelaki yang menjimak isterinya sembari membayangkan kecantikan orang lain dan berfantasi seolah-olah berjimak dengannya terjadi khilaf di kalangan ulama","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1","width":700,"height":513,"caption":"Berfantasi Dengan Artis saat Hubungan Intim"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/berfantasi-dengan-artis-saat-hubungan-intim\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kajian","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kolom Fuqaha","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/kajian\/kolom-fuqaha\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"BERFANTASI DENGAN ARTIS SAAT HUBUNGAN INTIM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","name":"Sidogiri Media Online","description":"Aktual Salaf","publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization","name":"Sidogiri Media","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","width":2940,"height":690,"caption":"Sidogiri Media"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","https:\/\/x.com\/sidogirimedia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/e76f88ec3416049df1c63e84794eb2a7","name":"Khoiril Umam","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/eba95a74ab75db4bd1ed58736d125dad?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/eba95a74ab75db4bd1ed58736d125dad?s=96&d=mm&r=g","caption":"Khoiril Umam"},"sameAs":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new","sidogiri media"],"url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/umam\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/WHSFHfh-e1615963888498.jpg?fit=700%2C513&ssl=1","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1664","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1664"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1664\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1666"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1664"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1664"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1664"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}