{"id":123,"date":"2020-02-15T19:00:15","date_gmt":"2020-02-15T19:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?p=123"},"modified":"2021-12-18T20:13:29","modified_gmt":"2021-12-18T13:13:29","slug":"kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/","title":{"rendered":"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu"},"content":{"rendered":"\n<p>BANYAK masyarakat yang belum memahami secara jelas posisi MUI sebagai lembaga agama di Indonesia. Selain itu, belum ada juga batasan pasti soal fatwa dan sikap keagamaan yang selama ini dikeluarkan MUI. Salah satunya adalah sikap keagamaan MUI soal penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. MUI dituding menjadi biang keributan. Banyak pihak kemudian menyerang MUI. Katanya MUI harus segera direformasi baik secara kelembagaan maupun fatwa yang dikeluarkan. Menyikapai hal ini, berikut hasil wawancara <strong>Alil Wafa<\/strong> dari Sidogiri Media dengan <strong>KH. Ma\u2019ruf Amin, <\/strong>Ketua Umum MUI di Hotel Mercure, Ancol Jakarta beberapa waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Sepertinya ada usaha masif untuk menyerang membentuk stigma negatif MUI?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Iya\nbukan kali ini saja sebenarnya. Kelompok yang tidak menyukai MUI dalam beberapa\nfatwa dan sikap keagamaan yang dikeluarkan MUI, karena merasa kepentingannya terganggu\ndengan fatwa dan sikap keagamaan MUI, mereka pasti melakukan perlawanan.\nCaranya menuduh MUI dengan bermacam-macam tuduhan, biasa terjadi hal seperti\nini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Bagaimana Hubungan MUI dengan Pemerintah? Ada informasi MUI harus direformasi?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Hubungan\nMUI dengan pemerintah baik-baik saja, harmonis. Cuma media saja yang\nmemberitakan macemmacem. Memang ada upaya dari pihak-pihak yang tidak suka\nuntuk mengganggu MUI. Tadinya kan suara yang muncul mau membubarkan MUI, kemudian\nbelakangan katanya mau mereformasi MUI. Ya sepertinya agar MUI itu bukan\nmenjadi mufti tunggal, sehingga apa yang difatwakan MUI itu tidak menjadi\nsatu-satunya rujukan, terutama bagi mereka yang gerah dengan pendapat-pendapat\nMUI. Sebenarnya hanya kelompok-kelompok tertentu saja, tidak seberapa, Cuma media\nyang membesar-besarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk\nmasalah kebangsaan sudah final, bahwa kita di dalam berbangsa dan bernegara\nsudah sepakat, mengakui keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).\nKita negara majemuk, mengakui pancasila sebagai dasar negara, sudah tidak\nkhilaf, kecuali kelompok-kelompok kecil saja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Ada kesan memang gerak MUI mau dibatasi, salah satunya sertifikasi halal mau diambil alih pemerintah?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itu\nkan amanat dari undang-undang, DPR yang mengesahkan, akan diambil alih oleh\nbadan pemerintah, MUI ya patuh saja, tidak ada masalah. Dalam teknisnya, fatwa\nhalal dan tidaknya tetap dari MUI, tapi yang mengeluarkan sertifikatnya bukan\nMUI lagi. Di sini ada keuntungannya, sertifikat halal itu jadinya wajib. Sampai\nsaat ini kan tidak wajib, sukarela, voluntary, nantinya akan menjadi wajib,\nsifatnya mandatory. Selama voluntary ini produk yang tersertifikasi halal itu Cuma\n15 %. Kalau nanti berlaku mandatory maka akan menambah 85 %. Ya kita dorong\nsaja pemerintah nantinya, mudah-mudahan nantinya membawa maslahah.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah\nuntuk GNPF MUI (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI) yang barusan, secara\nkelembagaan tidak ada kaitannya dengan MUI. Itu adalah gerakan masyarakat yang\nmendukung fatwa dan sikap keagamaan MUI. Inisiatif masyarakat sendiri. Maka MUI\nmenyampaikan terima kasih. Jadi kalau ada tuduhan MUI yang menggerakkan massa,\nitu tidak benar. Masyarakat yang bergerak sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Ada isu liar bahwa MUI melarang demo?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>MUI\nitu seperti biasanya pasti menghimbau, apapun kalau bisa dilakukan pendekatan\nsecara musyawarah, dengan tanpa demo tujuannya bisa tercapai, ya tidak usah demo.\nKalau terpaksa harus demo, maka harus dilakukan dengan tertib dan santun, dan\njangan bawa panjipanji MUI. Jadi MUI itu tidak melarang juga tidak menyuruh.\nMUI tidak bisa melarang, presiden saja tidak boleh melarang, apalagi MUI.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah\nopini yang dimainkan sekarang, sikap keagamaan MUI dibenturkan dengan\ntokoh-tokoh lain yang memang dicari-cari yang beda. Untuk kasus Ahok dibenturkan\ndengan yang mengatakan ini bukan penistaan. Memang ada pihak-pihak yang\nkelihatannya memang ingin Ahok bebas, dia tidak bersalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada\nprovokasi-provokasi yang dibangun oleh kelompok anti MUI. Mereka mencurigai\nMUI, jangan-jangan MUI itu main belakang. Kita gak ada main belakang. Kita\ntidak ada kaitannya dengan usaha-usaha menumbangkan pemerintahan, apalagi\nmenghancurkan NKRI. Kita menjelaskan apa yang sebenarnya, dalam kasus sekarang\nini Ahok menista agama, menista ulama, menista al-Quran. Jangan\ndihubunghubungkan dengan sentimen Ahok Kristen, Ahok Cina, dan lain sebagainya,\nini adu domba.<\/p>\n\n\n\n<p>Masalahnya sekarang opini yang dibangun, ketika umat Islam tidak menghendaki kepemimpinan non Muslim di daerah mayoritas Islam ini dianggapnya tidak punya komitmen kebangsaan dan dianggap mencederai Bhineka Tunggal Ika. Paham yang dikembangkan kemudian menolak Ahok sama dengan menolak Bhineka Tunggal Ika. Padahal Bhineka Tunggal Ika itu sesuatu yang lain, menolak Ahok itu sesuatu yang lain lagi. Makanya majelis ulama di dalam Rakernas kemarin <a href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/2020\/02\/15\/agama-sudah-diolok-olok-kita-harus-jihad-membela\/\">meneguhkan <\/a>kembali sikap dan komitmen kebangsaan dan kenegaraan yang final.<\/p>\n\n\n\n<p>Sepertinya ini adalah isu-isu yang dibangun untuk meloloskan orang non Muslim yang minoritas menjadi pemimpin di daerah mayoritas Muslim. Dulu Ahok menjadi calon gubernur di Bangka Belitung, dia tersingkir dari sana juga karena Al-Maidah 51, jadi sudah dari sana dia membenci surah Al- Maidah 51, karena menjadi pengganjal. Sedangkan tokoh-tokoh Islam itu ingin menerapkan Al-Maidah 51 di daerah-daerah mayoritas Muslim.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika\nmendengarkan ribut-ribut tentang ucapan Ahok di Pulau Seribu, orang-orang bertanya\nkepada MUI. Maka MUI membentuk tim dari komisi fatwa, komisi pengkajian, komisi\ninfokom dan lainnya, maka hasilnya ada penghinaan kepada Al-Quran, dijadikan alat\nkebohongan dan penghinaan kepada ulama. Nah sikap keagamaan ini yang Sekarang\nmengalami perlawanan. Sepertinya ada upaya untuk melindungi Ahok ini, tapi saya\ntidak tahu pasti.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Penegak hukum terkesan beda sikap untuk kasus penistaan oleh Ahok ini, padahal sudah keluar Sikap Keagamaan dari MUI?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Karena\nada tokoh yang mengatakan ucapan Ahok itu bukan penistaan. Ini perjuangan,\nsementara ini yang ada kekuatan hukumnya itu fatwa-fatwa MUI yang berkenaan\ndengan ekonomi syariah, perbankan syariah, asuransi syariah dan sejenisnya.\nTapi sebenarnya dalam banyak hal pemerintah itu sering minta fatwa kepada MUI,\nbahkan untuk aksi 2 Desember kemarin polisi minta fatwa kepada MUI tentang\nshalat Jumat di jalan. Ini kan aneh, fatwa tentang Ahok dipermasalahkan, terus\nminta fatwa lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari\ndulu, memang fatwa-fatwa MUI itu selalu jadi acuan pemerintah, seperti ketika\nkasus Ahmadiyah, meskipun alot, tapi akhirnya dikeluarkan SKB tiga menteri.\nKasus Gafatar pemerintah melakukan eksekusi menunggu fatwa MUI, termasuk yang\nKasus terakhir di Jawa Timur, Dimas Kanjeng, pemerintah menunggu fatwa MUI. Nah\nuntuk urusan Ahok ini, sikap keagamaan MUI dipersoalkan. Dibuatlah second\nopinion untuk membantah sikap keagamaan MUI. Dari dulu-dulunya hampir gak\npernah kayak gini. Di undang-undang memang tidak ada kekuatan hukumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">Alil\nWafa\/sidogiri<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYAK masyarakat yang belum memahami secara jelas posisi MUI sebagai lembaga agama di Indonesia. Selain itu, belum ada juga batasan pasti soal fatwa dan sikap keagamaan yang selama ini dikeluarkan MUI. Salah satunya adalah sikap keagamaan MUI soal penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. MUI dituding menjadi biang keributan. Banyak pihak kemudian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":125,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":{"0":"post-123","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-wawancara"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v26.6) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu - Sidogiri Media Online<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"BANYAK masyarakat yang belum memahami secara jelas posisi MUI sebagai lembaga agama di Indonesia. Selain itu, belum ada juga batasan pasti soal fatwa dan...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BANYAK masyarakat yang belum memahami secara jelas posisi MUI sebagai lembaga agama di Indonesia. Selain itu, belum ada juga batasan pasti soal fatwa dan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sidogiri Media Online\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-15T19:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-18T13:13:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1771\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2539\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sidogirimedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\"},\"headline\":\"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu\",\"datePublished\":\"2020-02-15T19:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-18T13:13:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/\"},\"wordCount\":951,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Wawancara\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/\",\"name\":\"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu - Sidogiri Media Online\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1\",\"datePublished\":\"2020-02-15T19:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-18T13:13:29+00:00\",\"description\":\"BANYAK masyarakat yang belum memahami secara jelas posisi MUI sebagai lembaga agama di Indonesia. Selain itu, belum ada juga batasan pasti soal fatwa dan...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1\",\"width\":1771,\"height\":2539,\"caption\":\"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Utama\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/utama\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Wawancara\",\"item\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/utama\/wawancara\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"name\":\"Sidogiri Media Online\",\"description\":\"Aktual Salaf\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization\",\"name\":\"Sidogiri Media\",\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1\",\"width\":2940,\"height\":690,\"caption\":\"Sidogiri Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/\",\"https:\/\/x.com\/sidogirimedia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/Sidogirimedia.com\"],\"url\":\"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu - Sidogiri Media Online","description":"BANYAK masyarakat yang belum memahami secara jelas posisi MUI sebagai lembaga agama di Indonesia. Selain itu, belum ada juga batasan pasti soal fatwa dan...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu","og_description":"BANYAK masyarakat yang belum memahami secara jelas posisi MUI sebagai lembaga agama di Indonesia. Selain itu, belum ada juga batasan pasti soal fatwa dan...","og_url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/","og_site_name":"Sidogiri Media Online","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","article_published_time":"2020-02-15T19:00:15+00:00","article_modified_time":"2021-12-18T13:13:29+00:00","og_image":[{"width":1771,"height":2539,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sidogirimedia","twitter_site":"@sidogirimedia","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46"},"headline":"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu","datePublished":"2020-02-15T19:00:15+00:00","dateModified":"2021-12-18T13:13:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/"},"wordCount":951,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1","articleSection":["Wawancara"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/","name":"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu - Sidogiri Media Online","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1","datePublished":"2020-02-15T19:00:15+00:00","dateModified":"2021-12-18T13:13:29+00:00","description":"BANYAK masyarakat yang belum memahami secara jelas posisi MUI sebagai lembaga agama di Indonesia. Selain itu, belum ada juga batasan pasti soal fatwa dan...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1","width":1771,"height":2539,"caption":"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/kepentingannya-terganggu-mui-mau-diadu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Utama","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/utama\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Wawancara","item":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/category\/utama\/wawancara\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Kepentingannya Terganggu, MUI Mau Diadu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#website","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","name":"Sidogiri Media Online","description":"Aktual Salaf","publisher":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#organization","name":"Sidogiri Media","url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Logo-Sidmed.png?fit=2940%2C690&ssl=1","width":2940,"height":690,"caption":"Sidogiri Media"},"image":{"@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/sidogirimedia\/","https:\/\/x.com\/sidogirimedia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/55dcd72ffc456d4a5ff0d2f50fe7fc46","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/30d160d2f97f8e98c4f6d9b67e6b7a08?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/Sidogirimedia.com"],"url":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/author\/4dmin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/sidogirimedia.com\/new\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/wawancara-kiai-maruf.jpg?fit=1771%2C2539&ssl=1","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3665,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123\/revisions\/3665"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidogirimedia.com\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}