Sidogiri Media OnlineSidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: NARASI PEMIMPIN
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Font ResizerAa
  • Account
  • Berlangganan
  • My Bookmarks
  • Ngaji Jurnalistik
Search
  • Aktual
  • Utama
    • Topik Utama
    • Wawancara
    • Editorial
    • Tabayun
  • Artikel
    • Kolom Akidah
    • Kolom Fuqaha
    • Kajian Resensi
    • Ngaji Hikam
    • SidoNesia
  • Dunia Islam
    • Hadharah
    • Rihlah
    • Rijaluddin
  • Jeda
    • Kilas Balik
    • Sakinah
    • Muslimah
    • Tips Pesantren
    • Klinik Pesantren
  • Liputan
    • Jelajah
    • Ngaji IASS
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Kajian » SidoNesia » NARASI PEMIMPIN
KajianSidoNesia

NARASI PEMIMPIN

Redaksi
Last updated: 4 September 2022 11:15 pm
Redaksi
Share
4 Min Read
NARASI PEMIMPIN
NARASI PEMIMPIN
SHARE

Lihatlah! Bagaimana narasi awal yang dibangun oleh Rasulullah. Seorang lelaki yang dulunya hanya dikenal sebagai penggembala. Dari wilayah terpencil nan gersang Makkah. Gelap dengan kebodohan aksara dan baca. Ummi dan jahili.

“Saat kekaisaran Persia sudah hancur, maka tidak akan ada lagi kekaisaran Persia. Dan ketika kekaisaran Romawi sudah hancur, maka tidak akan ada lagi kekaisaran Romawi. Demi Dzat yang diriku ada di dalam kekuasaan-Nya, sungguh kalian akan memasuki istana-istana keduanya di jalan Allah.” (Al-Hadis)

Tetiba saja, Ibnu Abdillah Rasulullah tampil menawan di antara jerat kuat tangan besi adidaya Romawi dan Persia. Beliau lantang menyerukan kehancuran dua negara raksasa itu.

Gelak tawa penghinaan terdengar bersautan dari tokoh-tokoh ‘seberang’. Narasi ini dinilai sebatas obsesi Muhammad. Tidak mungkin terwujud dalam kenyataan. Tapi begitulah narasi seorang pemimpin. Sesuatu yang awalnya dianggap mustahil, namun pada akhirnya diyakini bisa berhasil.

Membangun narasi memang mudah. Tapi mewujudkannya tidak sekadar obsesi, butuh ilmu dan kerja keras. Dua hal yang disadari betul oleh beliau sebagai pemimpin teragung umat Islam.

Baca Juga: Calon Pemimpin Yang Sesungguhnya

Untuk membangun peradaban ilmu, Rasulullah memulai dengan kebijakan tidak lazim. Membebaskan tawanan perang Badar, dengan tebusan ‘baca-tulis’. Sangat tidak lazim.

Pun, saat Dinasti Tang masyhur dengan kemajuannya di negeri China sana. Mampu membangun relasi perdagangan dengan Jazirah Arab melalui jalur sutera. Hadir dengan ‘Birokrasi Rasional’ jauh sebelum dikenalkan oleh Max Weber. Maka Rasulullah tahu, Dinasti Tang menyimpan berbagai disiplin keilmuan. Narasi unik kembali beliau munculkan. Uthlubul-Ilma walau bish-Shin. Gapailah ilmu meski sampai ke negeri China. Pesan singkat Rasulullah yang sangat lekat di setiap sanubari Muslim.

Setelah ilmu, lalu kerja keras. Menembus batas. Begitulah Rasulullah turun tangan sendiri dalam membangun batu bata peradaban Masjid Nabawi. Beliau menyadari betul umat Islam perlu pusat untuk memerintah. Markaz untuk mengatur strategi. Serta tempat peribadatan untuk melatih dimensi spiritual. Maka berdirilah Masjid Nabawi dengan pondasi takwa. Batu-batu itu ikut beliau emban di antara sahabat Muhajirin-Anshar.

Tidak kalah keras ketika umat Islam menggali khandak. Parit besar yang membentengi kota Madinah. Tangan mulia Rasulullah juga menggenggam erat beban hantam menghancurkan bebatuan bebal yang menghadang.

Baca Juga: Cerita Negeri Kita

Di kala perang orang Arab masih ‘konvensional’, Persia sudah memiliki sistem pertahanan kokoh nan canggih, yaitu dengan parit. Ilmu militer ini dikenalkan oleh sahabat Salman al-Farisi. Maka upaya ekstra dikerahkan oleh Rasulullah dan para sahabat. Berupaya mengaplikasikannya.

Ilmu dan kerja keras… Dan pada akhirnya, narasi yang awalnya terkesan hanya obsesi, berputar terbalik 180 derajat. Persia dan Romawi betul-betul runtuh. Berhasil ditaklukkan umat Islam. Ribuan, bahkan jutaan manusia setelahnya, menjadi saksi keberhasilan narasi Rasulullah mencapai nyata. Bukan lagi sebatas obsesi.

Begitulah pemimpin membangun narasi ‘kehidupan’. Sepenggal kalimat, yang semangatnya menyala sepanjang hayat. Bahkan sepanjang sejarah.

Andai Rasulullah tahu kondisi umatnya saat ini. Banyak tapi lemah. Bersaudara tapi pecah. Entah narasi apa yang akan beliau serukan untuk membangkitkan tidur sore kita.

Tapi entah, semua narasi telah disabdakan Rasulullah. Tinggal usaha kita untuk kembali menelaahnya. Lalu mengemas ulang dengan bahasa lugas. Jadilah! Maka akan terjadi.

Mudah tenan membangun narasi. Tapi tidak dengan mewujudkannya. Di sanalah perbedaan seorang pemimpin. Atau sebatas pemimpi.

M. Muhsin Bahri/sidogiri

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

You Might Also Like

NYANYIAN DAN TARIAN SUFI

BANGKAI SERANGGA SAAT SHALAT

HUKUM MENGIJING MAKAM

AGAR PERNIKAHAN LEBIH BERARTI

MENGENAL PARA ALAWIYUN

TAGGED:Majalah Pesantrenmajalah santrinarasi kepemimpinanNarasi Rasulullahnarasi seorang pemimpinSidogiriMediaSidogirimedia.com

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article TENTARA HATI TENTARA HATI
Next Article EKSISTENSI ABBASIYAH PASCA KERUNTUHAN BAGHDAD EKSISTENSI ABBASIYAH PASCA KERUNTUHAN BAGHDAD
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Latest News

Milad Sidogiri 288: Meluncurkan Website Resmi untuk Souvenir dan Pernak-Pernik
Liputan 28 Januari 2025
DAKWAH DENGAN MUSIK
Kajian 25 November 2024
SEKULARISME & HEDONISME
Kajian 6 November 2024
MEMILIH IDOLA DALAM MEDIA
Topik Utama Utama 6 November 2024
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Sidogiri Media OnlineSidogiri Media Online
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Login
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

%d